Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Selingkuh, Ayah Tembak Mati Anaknya Dihadapan Ratusan Penduduk Desa

Di depan sekitar 300 pasang mata penduduk desa, seorang ayah yang menggenggam senjata AK-47 memberondong anak perempuannya sendiri yang sebelumnya disuruh membelakanginya.
Baca lebih lanjut

4 Mei 2013 Posted by | Islam, Kriminalitas | , , , , , , , , , , | 5 Komentar

Kematian Osama bin Laden Diperingati

Ratusan orang di di kota Quetta, Pakistan, pada Kamis (2/5/2013), turun kejalan-jalan untuk memperingati dua tahun kematian Osama bin Laden, pendiri organisasi terorisme internasional al Qaeda.
Baca lebih lanjut

4 Mei 2013 Posted by | hukum, Islam, terorisme | , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

MUI Mengancam Eyang Subur Untuk Ceraikan Istri-istrinya?

Majelis Ulama Indonesia (MUI), akhirnya menerbitkan fatwa terhadap ‘kasus’ perkawinan Eyang Subur, sebagai suatu penyimpangan karena memiliki lebih dari empat istri. Sekalipun demikian, pihak MUI, seperti diungkapkan ketua MUI juga tidak akan memaksakan Eyang Subur untuk menceraikan empat dari kedelapan istrinya.

“Kalau dia menolak, itu hak dia. MUI tidak akan memaksa, MUI hanya mengingatkan kepada pak Subur,” ujar Ketua MUI, Umar Shihab seperti yang dilansir DetikHOT, pada Kamis (02/05/13)

Umar Shihab beralasan dalam pelaksanaan agama tidak ada unsur paksaan. “Dalam melakukan pelaksanaan agama kan juga tidak ada unsur paksaan, masa kita mau paksa seseorang untuk salat atau bagaimana. Itu semua urusan dia sama Allah” terangnya.

Namun, apakah fatwa MUI itu akan dibiarkan begutu saja, dengan asumsi, lembaga yang tak jarang dituding oleh beberapa elemen masyrakat sebagai lembaga yang kerab menimbulkan ketidakharmonisan kehidupan umat beragama di Indonesia akibat fatwa-fatwa ‘intoleransi’nya akan semakin disepelekan?

Beberapa pihak menyebutkan, MUI tidak ‘lepas tangan’ begitu saja. Ada lobi-lobi serius dibalik itu., antara pihak MUI dan orang-orang dekat Eyang Subur. Tentu saja loby-loby dimaksudkan agar lembaga agama terkemuka Indonesia itu tidak kehilangan muka.

Ini bukannya tidak berhasil. Kabar-kabarin pun menyusul, kasus kepemilikan banyak istri oleh Eyang Subur yang mencuat menyusul pengaduan Adi Bing Slamet kepada media dan belakangan ke pihak Polda Metro Jaya akibat perampasan istrinya itu, mengabarkan Eyang Subur bersedia untuk mengikuti fatwa yang dikeluarkan MUI.

Kabar tunduknya Eyang Subur itu mencuat dari Umar Shihab sendiri yang mengungkapkan kalau pengacara Subur sempat mengatakan kepada pihaknya kalau ia bersedia untuk mengikuti fatwa MUI.

“Pengacaranya kan bilang sendiri pak Subur siap ikuti fatwa MUI. Kami sendiri bersedia berikan tuntunan ajaran agama, itu pun kalau dia mau,” ujarnya.

Lantas apakah persoalan tunduknya Eyang Subur terhadap fatwa MUI, yang mungkin saja sekaligus membebaskannya dari tindak kekerasan jalanan pihak-pihak tertentu atas nama agama, itu segera menjadi happy ending?

Kemarin, Rabu (1/5/2013), beberapa media yang getol menyampaikan berbagai demo protes ribuan buruh dibeberapa lokasi di Indonesia, juga sempat menyampaikan protesnya para istri Eyang Subur yang sepertinya menjadi bagian yang disepelekan layaknya ban mobil yang bila dianggap tidak laik pakai boleh dilepas buang begitu saja tanpa masalah. Mereka, para istri Eyang Subur melalui kuasa hukumnya, nyatakan kecewa dengan MUI yang mengfatwakan suaminya hanya boleh menikah dengan 4 orang istri.

Seperti dilaporkan media, melalui kuasa hukumnya, para istri Subur ini mengatakani, fatwa MUI yang menekan suami mereka, Subur agar menceraikan empat dari seluruh istrinya itu tak memiliki landasan hukum yang baku sesuai undang-undang negara.

“Kalau hukum sudah memutuskan untuk bercerai, tidak ada warga negara yang bisa melanggarnya. Tapi jika hanya fatwa, itu bisa dipertanyakan,” ujar Made Rahman, kuasa hukum para istri Subur.

Menurut Made, para istri Subur telah meminta pertimbangan lebih lanjut sehubungan fatwa itu, namun MUI tak menanggapinya, dengan alasan fatwa tersebut sudah final.

Kini, istri-istri Subur, langsung dipimpin oleh istri pertama Heri Mahwati, dikabarkan berniat menggugat MUI. Adakah sesuatu ancaman serius disana yang perlu dipikirkan sehubungan dengan fatwa MUI itu, sementara menurut kuasa hukum para istri Subur juga telah menyatakan kalau hukum (negara, red) sudah memutuskan untuk bercerai, tidak ada warga negara yang bisa melanggarnya. Tapi jika hanya fatwa, itu bisa dipertanyakan, apakah ada ketakutan oleh suatu ancaman-ancaman disana, seperti selama ini adanya kekerasan-kekerasan oleh ormas-ormas agama tertentu akibat pelanggaran-pelanggaran fatwa-fatwa semacam itu? Apakah ucapan ketua MUI bahwa dalam melakukan pelaksanaan agama tidak ada unsur paksaan? Masa mau paksa seseorang untuk salat? Lebih lanjut lagi Umar Shihab, mengatakan itu semua urusan dia sama Allah. Apakah hanya sekedar asal bunyi doang?

2 Mei 2013 Posted by | Agama, hukum, humaniora | , , , , , | Tinggalkan komentar

Pria Ini Menikahi Murid, Guru, Kepala Sekolah Serta Pengawasnya

Konon, kejadian luarbiasa berkaitan dengan seksualitas di negara-negara Arab, semuanya bisa saja terjadi. Sebut saja soal pemerkosaan, saking luarbiasa tingginya hingga negara seperti Arab Saudi misalnya dikatakan sebagai negara pemerkosa. Tentu saja ini luarbiasa bagi negara yang ketat hukumnya dalam “memproteksi” perempuan hingga wanita pun dilarang bebas keluar rumah selain busananya pun wajib menutupi seluruh tubuh kecuali telapak kaki, tangan dan mata.
Baca lebih lanjut

21 November 2012 Posted by | budaya, internasional, news | , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Lagi Video Mesum Pelajar SMA Meresahkan Situbondo

SITUBONDO – Masyrakat Situbondo, Jawa Timur, saat ini tengah resah dengan beredarnya video mesum sepasang pelajar SMA.
Baca lebih lanjut

17 November 2012 Posted by | hukum, Seksualitas | , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

Serangan-serangan Keji Terhadap Perempuan Tak Berjilbab Mesir


Gadis yang rambutnya dipotong secara paksa di dalam kereta api di Mesir.

Seorang perempuan muda Mesir yang tengah melakukan perjalanan dengan menumpang kereta api metro di Mesir tiba-tiba dikejutkan dengan serangan membabi buta dua perempuan lainnya dalam kereta tersebut.
Baca lebih lanjut

12 November 2012 Posted by | hukum, internasional | , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

TKW Indonesia Diperkosa Tiga Polisi Malaysia

“Saya takut, tidak punya
pilihan kecuali melayani
ketiga polisi itu.”
Baca lebih lanjut

11 November 2012 Posted by | internasional, Kriminalitas | , , , , , , , , , , | 3 Komentar

Sutradara Film Anti Islam diganjar Penjara

Basseley Nakoula seorang warganegara AS yang melambung namanya berkat film anti-Muslim yang disutradarainya, Innocence
of Muslims, dijatuhi divonis satu tahun penjara oleh pengadilan AS.
Baca lebih lanjut

8 November 2012 Posted by | hukum, internasional | , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Mendownload Video Mesum Siswi SMP YKPP Dumai, Riau

Dumai – Dunia pendidikan di Dumai kembali dihebohkan dengan kemunculan video mesum yang dilakoni oleh para siswa-siswi baru-baru ini.
Baca lebih lanjut

8 November 2012 Posted by | hukum, Kriminalitas, Pendidikan | , , , , , , , , , | 3 Komentar

Wabah Virus Pemakan Otak Manusia Serang Pakistan

Karachi – Virus ganas pemakan otak manusia, yang sementara ini belum teridentifikasi, menyerang puluhan orang di Pakistan. Dikatakan, 98 persen korbannya yang terinfeksi langsung meninggal dunia.
Baca lebih lanjut

11 Oktober 2012 Posted by | kesehatan | , , , , , , , | 1 Komentar

Al-Qaidah Pun Rekrut Anak-anak

Jaringan Islam radikal, Al-Qaidah, disinyalir tengah giat-giatnya merekrut anak-anak di Somalia, diantaranya diduga melalui penculikan-penculikan. Anak-anak tersebut dididik secara radikal dengan metode pencucian otak agar dimasa depan dapat menjadi mesin perang terhadap kaum kafir.
Baca lebih lanjut

14 Agustus 2012 Posted by | anak-anak, terorisme | , , , , , , , , , , | 2 Komentar

Pengusaha Dermawan Muslim Tewas Diperkosa Lima Istrinya

Seorang pengusaha muslim kaya serta dikenal dermawan yang
memiliki enam istri tewas setelah dipaksa berhubungan seks secara
maraton oleh kelima istrinya. Baca lebih lanjut

27 Juli 2012 Posted by | Seksualitas. Hukum | , , , , , , , | 1 Komentar

Musri Berjanji Lebih Mengembangkan Hubungan Baik Dgn Israel !!!

Tidak aneh dan tidak luar biasa kalo Muhammad Musri yang telah terpilih sebagai presiden Mesir ingin meniti kariernya dibidang perdamaian, dimana untuk itu beliau telah memastikan untuk mempertahankan dan bahkan lebih mengembangkan hubungan2 baik kerjasama masa lalu dengan Israel untuk ditingkatkan ke level yang paling maximal. Baca lebih lanjut

8 Juli 2012 Posted by | Agama, internasional | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Ustadz Mengerayangi Puluhan Payudara Santriwati Diamankan di Sidoarjo

Sidoarjo – Warga Sidoarjo geger lantaran ustadz yang mestinya menjadi pelindung serta mengajarkan kebaikan moral terhadap para santrinya, justru berkelakuan bejat. Hal ini terungkap setelah beberapa santriwati yang mengaku digerayangi payudaranya melaporkan sang ustadz, guru mereka, ke Polsek Jabon yang segera
dilimpahkan ke Polres Sidoarjo.
Baca lebih lanjut

6 Juli 2012 Posted by | hukum, Kriminalitas | , , , , , , , , , , | 42 Komentar

Mozaik Kuno Berisi Kisah Samson dan Delilah ditemukan


Mozaik kuno di sinagoga
(foto: Live Science)

Israel – Para Arkeolog Israel kembali mengungkap penemuan terbaru yang berhubungan dengan sejarah bangsa Israel kuno. Penemuan itu berupa rangkaian mozaik batu pada lantai sinagoga (tampat ibadah Yahudi). Rangkaian mozaik batu berwarna itu menampilkan kisah Samson yang membalas dendamnya atas orang Filistin.
Baca lebih lanjut

5 Juli 2012 Posted by | Agama, sejarah | , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Ingin Berjihad? Al-Qaeda Membuka Peluang Bagi Anda

Sebuah kelompok fundamentalisme/radikalisme terkenal dunia, Al-Qaeda, secara terbuka, melalui forum-forum radikalis Islam, kembali mengajak kaum radikalis Islam untuk bergabung dengan kelompok yang paling dimusuhi AS, negara-negara Eropa maupun negara-negara non Islam itu.
Baca lebih lanjut

7 Juni 2012 Posted by | Agama, Kriminalisme, terorisme | , , , , , , | Tinggalkan komentar

Geng Motor Makassar Serang Gereja

MAKASSAR- Belasan orang yang diduga anggota geng motor menyerang sebuah rumah ibadah di Jalan Latimojong, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (7/4/12), dini hari tadi.
Baca lebih lanjut

7 Mei 2012 Posted by | hukum, Kriminal, terorisme | , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

4 Ulama Islam Terkemuka Dunia Dilarang Masuk Prancis

Pemerintah Prancis, hari Kamis (29/03) melarang empat ulama Islam terkenal dunia masuk ke negara itu.
Dalam pernyataan, disebutkan langkah pemerintah Prancis ini diambil karena ke empat ulama terkemuka berdarah Arab itu kerab melakukan seruan-seruan kebencian, kekerasan serta permusuhan terhadap non muslim yang disampaikan terhadap komunitas Islam dunia, berpotensi mengancam ketentraman masyarakat seluler tersebut.
Larangan masuk Prancis itu menyusul tindakan brutal seorang teroris muslim terhadap warga Prancis.

Empat Ulama itu disebutkan, dua ulama Arab Saudi, yakni Ayed Bin Abdallah al-Qarni dan Abdallah Basfar, seorang ulama Mesir Safwat al-Hijazi dan bekas mufti Yerusalem Akrama Sabri.

“Posisi orang-orang ini dan pernyataan mereka yang menyerukan kebencian dan kekerasan, secara serius merusak prinsip-prinsip
Republik (Prancis-red), dan dalam konteks saat ini merupakan ancaman serius bagi ketentraman masyarakat,” demikian isi pernyataan Menteri Luar Negeri Alain Juppe serta Menteri Dalam Negeri Claude Gueant yang dilansir AFP.
Sebelumnya, Prancis juga telah menolak kedatangan seorang ulama terkenal Yusuf al-Qardawi.

Presiden Nikolas Sarkozy mengatakan “Ada sejumlah orang yang telah diundang ke kongres ini, dan mereka yang memiliki atau mengambil posisi yang tidak sesuai dengan prinsip
Republik (Prancis-red), tidak akan diterima”.

Larangan masuk bagi para ulama terkenal ini diumumkan pasca teror pembunuhan brutal yang menggegerkan Prancis, diduga dilakukan Mohamed
Merah. Mohamed diduga melakukan aksi kekerasan karena terinspirasi prinsip-prinsip kepercayaannya seperti yang dilakukan Al Qaeda.

Moderat Konservatif
Yusuf al-Qardhawi adalah ulama terkenal yang menjadi pembawa acara di stasiun televisi satelit Al Jazeera. Ia mendukung Revolusi Arab yang berlangsung di Tunisia, Mesir dan Libya. Bahkan, belakangan Qardhawi juga aktif menggalang dana untuk membantu kelompok oposisi Suriah menghadapi rejim Bashar al-Assad.

Meski dalam beberapa isu politik ia dianggap moderat namun pandangan keagamaannya yang konservatif membuat ulama beken ini ditolak masuk ke beberapa negara Barat. Tahun 2008 Qardhawi dilarang masuk ke Inggris, karena ceramahnya yang terang-terangan anti Yahudi dan homoseksual. Karena sikap fundamentalis Qardhawi, yang menonjol kebenciannya terhadap apa yang disebut kaum kafir jugalah dia dilarang masuk Amerika sejak tahun 1999.

30 Maret 2012 Posted by | Islam, terorisme | , , , , , , , , , , , , , | 4 Komentar

Majelis Ulama Prancis Kecewa Penembakan Mati Teroris Islam

Dari kotak email saya mendapat berita menarik soal selisih Majelis Ulama Prancis dan Pemerintah Prancis terkait tertembak matinya teroris Mohammed Merah, tersangka penembakan 7 warga Prancis yang menghebohkan baru-baru ini.

Majelis ulama di Perancis minta agar para terorist Islam ini jangan ditembak mati tapi tangkap saja hidup2 agar bisa diambil informasinya, menurut para ulama, Islam melarang terorisme sehingga pelaku terorist Islam ini pasti salah memahami ajaran Islam.
Baca lebih lanjut

26 Maret 2012 Posted by | Islam, terorisme | , , , , , , , , , | 2 Komentar

Birahi di Balik Jubah Habib

Berkedok agama,
Hasan bin Jafar
Assegaf, pemimpin sebuah majelis pengajian, yang
menggelari dirinya habib, diduga telah mencabuli anggota jemaahnya sejak sembilan tahun lalu. Bagaimana kisahnya?

Reporter KBR68H, Nur Azizah, berhasil menemui dan mewawancarai sejumlah korban dan keluarga mereka yang terus mengupayakan keadilan.

Berikut reportasenya, beberapa nama dalam cerita ini sengaja disamarkan untuk keamanan.

November lalu, Kadar, Sanwani, Somad dan
sejumlah anak lainnya memberanikan diri
melapor ke polisi atas ulah cabul guru agama mereka. Langkah ini ditempuh
menyusul gagalnya upaya penyelesaian
kekeluargaan.

Kisah para Korban
“Dulu saya masih
menganggap dia guru. Dia maksa sampe meluk-meluk saya. Trus ngomong gini, anggap saja Habib ini perempuan,” cerita
Sanwani, remaja bekas anggota majelis pengajian Nurul Musthofa. Ia salah satu korban aksi cabul Hasan bin Jafar Assegaf, pemimpin majelis itu.

“Dia juga sering minta kirimin foto kelamin saya.
Sering banget. Tapi saya ngirimnya cuma sekali. Dia nyuruh datang, cuma saya lagi di luar kota. Gantinya dia minta kirimin foto. Saya lagi di sekolah, dia nyuruh saya maksa ke kamar mandi sampai nelpon-nelpon gitu. Saya gak mau, sampai akhirnya ngambek.”

Perlakuan serupa dialami Kadar. “Saya disuruh oral.
Saya bilang ama dia, Bib bau, nggak kuat. Ya udah, selesai. Saya mikir langsung, nggak deh. Gua sama cewek gua enggak sampe gini-gini amat. Dia bukan cewek gua, bukan apa gua, dia laki, gua harus ngelakuin kaya gitu, enggak banget. Nah saya langsung mikir. Apa sih guru sampah kaya gini.”

Obyek seksual
Sudah enam tahun Kadar menjadi obyek seksual Hasan bin Jafar Assegaf.
Habib cabul itu sudah
mengenal keluarga Kadar sejak ia masih kelas 2 SD.
Kadar bergabung dengan majelis pengajian Nurul Musthofa sejak duduk di kelas 2 SMP, tujuh tahun lalu.
Tahun-tahun berikutnya menjadi kenangan buruk baginya.

Aksi bejat habib cabul itu juga menimpa Somad.
“Bulan puasa setelah sholat Subuh. Waktu pertama sih cuma cium, dia pegang kemaluan saya. Saya nggak mau gitu, saya alasan, ya halus lah. Bilangnya saya itu mau dicariin orangtua. Dalam hati kok kayak gini ajarannya.”

Somad berani menceritakan pengalaman buruk ini setelah berkomunikasi dengan korban lainnya. Bersama Kadar, Sanwani dan belasan korban lainnya, mereka sering berkumpul untuk saling menguatkan.

Buat Pengaduan
Orangtua Kadar sudah mengenal Hasan bin Jafar Assegaf sejak ia baru datang dari Bogor, Jawa Barat.
Hasan menumpang
di rumah orangtua Kadar selama bertahun-tahun.

Ida, sang ibu, sebelumnya tak pernah berburuk sangka, hingga dia sendiri menyaksikan ulah cabul Hasan di kota Mekkah.

“Bersama keluarga saya, berlima, saya bertiga. Nah setelah itu pulang umroh, karena di sana saya ngelihat dia si Kadar sama si Hasan lagi dipangku-pangku di kamar. Nah dari situ deh saya mulai kurang nggak percaya sama dia.”

Ida meneruskan, suatu hari Kadar mengaku tertekan karena ulah Hasan.
“Padahal curhatnya nggak banyak, cuman begini doang. Ma, apa bener Sayidina Ali sama Rosululloh begituan. Saya kan nggak paham. Begituan apaan sih, Dar?
Itu, Sayidina Ali sama Rosululloh katanya begini-begini. Saya paham. Ya kagak mungkin lah itu kan Nabi. Iya mah, dibilang begitu ama Hasan kemarin. Kata dia jangan diomongin sama mama, kalau diomongin sama mama, nggak dapat syafaat. Itu baru omongan itu, tapi belum pelecehan.”

Ida menanyakan hal itu ke Hasan.
“Apa bener Habib nyampein, Rasululloh sama Sayidina Ali itu seperti begini-begini.
Ah nggak bu Haji saya mah ngomong begituan buat becandaan sama Haidar. Itu rahatnya saya. Rahatnya saya begitu.
Lha nggak bisa begitu Bib, itu Sayidina Ali sama Rasululloh nggak bisa dibecandai kayak begitu, apalagi sama anak kecil.
Saya langsung diusir sama dia. Udah bu Haji ke dalam, emang di dalam nggak ada urusan lain.”

FPI
Tak puas, Ida pun berkunjung menemui petinggi Front Pembela Islam, mencari solusi.
Organisasi ini memiliki
hubungan dekat dengan majelis Nurul Musthofa.

“Habib Rizieq paling pertama yang saya kasih aduan. Waktu itu saya datang ke sana sama semua korban, sama saksi semua. Itu saya diterima di sana. Kata Habib Rizieq, ya udah itu gampang nanti saya yang ngomongin lagi ke Hasannya. Dari pihak dia, dia dipanggil lebih dulu. Habis dia, baru saya. Tapi nggak ada tanggapan apa-apa.”
Ida bersama keluarga
korban lainnya mengadu ke sidang Habib. Hasilnya serupa, nihil. Saban malam tak lelap tidur, memaksa Ida melapor ke polisi.

Siapa sebenarnya Hasan bin Jafar Assegaf?
Bagaimana proses hukum kasus pencabulan belasan santri Nurul Musthofa?

Habib itu tak tersentuh
Empat petugas keamanan tak mengizinkan KBR68H menemui Hasan bin Jafar Assegaf di rumahnya.

Anggota majelis pengajian biasa menyebut rumah Hasan sebagai istana.
Istana Hasan menjadi pusat kegiatan majelis.
Terletak di Kampung Sila Ciganjur Jakarta Selatan.
Saban harinya belasan remaja laki-laki tinggal di sana.
Di istana itu pula laki-laki berusia 35 tahun itu diduga mencabuli jemaah laki-lakinya.

Hasan bin Jafar Assegaf adalah pemimpin majelis taklim berbendera Nurul Musthofa. Acaranya rutin digelar tiap Sabtu malam dan Senin malam. Saat taklim digelar di Utan Kayu Jakarta Timur, ribuan jemaahnya menutup jalan utama.
Koordinator Majelis Nurul Musthofa Abdurrahman mengaku, majelis itu kerap didekati pejabat.
Bahkan Presiden Yudhoyono pernah hadir di acara majelis ini, lanjut Abdurahman, orang dekat Hasan.

“Nah pada waktu itu dia mau bikin event besar, salah satunya di Masjid Istiqlal. Kebetulan orang-orangnya Syeih Kabbani ini orang-orang elit. Kru mereka mengundang SBY, bukan kita yang ngundang, bukan pula Habib Hasan dekat dengan SBY. Bukan. Sampailah mereka ketemu di situ, bukan dekat, cuma hanya silaturahim.”

Memohon dukungan
Pada taklim yang digelar dua pekan lalu di Cipayung Jakarta Selatan, hadir pula Ketua Umum DPD Partai Demokrat Jakarta Nachrowi Ramli, sosok yang maju dalam Pilkada DKI 2012. Sebelum mengakhiri ceramahnya, Habib Hasan memohon dukungan jemaahnya.

“Oleh karena itu walaupun Nurul Mushtofa dihadang kanan dihadang kiri, dicaci kanan, dicaci kiri, saya tidak akan mundur dan semua yang hadir mau mundur atau tidak? Tidak. Ucapkan yang kenceng, mau mundur atau tidak? Tidak.”

Hingga lepas tiga bulan belum ada kabar baik dari hasil penyelidikan polisi.
Penyidik belum juga
menyerahkan Surat Pengembangan Penyidikan. Juru Kepolisian Jakarta Rikwanto mengklaim, polisi sedang menunggu ahli kejiwaan untuk memeriksa korban.

“Kita lagi menunggu dari Departemen Sosial untuk menyampaikan waktu kapan diadakan pemeriksaan psikologis. Kita sudah menyurati mereka, kita minta tenaga ahlinya bidang psikologi agar supaya waktu ditentukan kemudian ahli diberikan dan kita panggil para korban untuk diperiksa secara psikologis. Ini tahap kita yang sedang kita laksanakan tahap ini.”

Pengertian sesama ibu
Ida, ibu Kadar, menyiapkan sepucuk surat untuk istri Hasan. Memohon pengertian sesama ibu. Sementara Kadar, Sanwani dan
Somad ingin terus menuntut keadilan.

“Saya tu pengennya dia dipenjara trus dia
mengakui di depan umum, di depan murid-muridnya biar muridnya tahu, yang salah itu siapa, yang benar itu siapa,” kata Sanwani.

“Kalau misalnya dipenjara otomatis orang-orang pada tahulah. Mana yang bener. Ngaku aja deh. Ngaku aja udah sukur. Kalau minta maaf ya udah, urusan dia,” sambung Kadar.

“Kalau bisa dihukum yang setimpal. Bukan cuma setimpal, ya. Ini kan bukan buat diri saya doang, ini kan juga masih, kasihan juga teman-
teman yang masih di
sana,” tutup Somad.
(RNW)

15 Maret 2012 Posted by | Agama, hukum, Kriminalitas | , , , , , , , , , , , , , , | 6 Komentar