Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Heboh, WikiLeaks Tuduh SBY Korup


Halaman muka The Age tentang Presiden SBY

Laman pembocor kawat diplomatik rahasia, WikiLeaks, kembali mengungkap informasi mengenai Indonesia. Kali ini, informasi itu menuding bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah terlibat dalam praktek korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan, sehingga merusak reputasinya sebagai tokoh yang dianggap bersih dan reformis.

Baca lebih lanjut

11 Maret 2011 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Pemilu 2014, Dinasti Politik Pasang Kuda-kuda


Suasana pemilu di Indonesia

Pemilu masih jauh, tapi para politisi mulai pasang kuda-kuda. Sejumlah nama mulai disebut-sebut sebagai calon presiden 2014.

Baca lebih lanjut

10 Maret 2011 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

Politisi PDIP: Audit Juga Semua Kapolda


JAKARTA -Mantan Kabareskrim Komjen (Pol) Susno Duadji hendak dibungkam dengan lima kasus supaya tidak menanyi terus soal berbagai ketidakberesan di Mabes Polri.
Menurut Trimedya Panjaitan, anggota Komisi III DPR RI dari PDI Perjuangan, lima kasus itu, antara lain, pemangkasan dana pengamanan Pilgub Jawa Barat saat Susno jadi Kapolda Jawa Barat. Baca lebih lanjut

26 Mei 2010 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , | 1 Komentar

Pasangan PDIP Unggul Sementara dalam Pilwakot Semarang

Pasangan calon yang diusung PDIP, Soemarmo HS-Hendi Hendrar Prihadi, unggul sementara dalam Pilwakot Semarang, Jateng. Mereka mengalahkan empat pasangan calon lainnya.
Berdasarkan data tabulasi KPUD Kota Semarang pukul 16.58 WIB, Minggu (18/4/2010), Soemarmo-Hendi mendapatkan 131.424suara. Disusul Machfud Ali-Anis Nugroho Widiarto (PD) dengan 118.741 suara dan Bambang Raya-Kristanto (koalisi Partai Golkar dan partai non parlemen) dengan 63.764 suara. Baca lebih lanjut

18 April 2010 Posted by | Uncategorized | , , , , , | Tinggalkan komentar

Ayu Azhari Ngotot Pilih PDIP


SUKABUMI -Aktris cantik Ayu Azhari yang sebelumnya dikabarkan dicoret dari daftar bakal calon bupati Kabupaten Sukabumi oleh PDIP, tetap ngotot memilih PDIP sebagai partai pilihannya untuk merebut orang kedua di kabupaten itu. Baca lebih lanjut

25 Januari 2010 Posted by | Uncategorized | , , , , , | 1 Komentar

Pencalonan Guruh Tak Goyahkan Megawati

KUPANG – Pencalonan Guruh Soekarnoputra dalam perebutan kursi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) pada kongres partai di Bali April mendatang, diperkirakan tidak akan menggoyahkan posisi kakaknya, Megawati Soekarnoputri, Baca lebih lanjut

17 Januari 2010 Posted by | Uncategorized | , , , , , , | 1 Komentar

500 PAC Datangi Guruh, Desak Pimpin PDIP

Jakarta, Mengaku hendak menyelamatkan PDIP, setidaknya ada 500 Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Indonesia mendatangi Guruh Soekarno Putra untuk memimpin PDIP.
Baca lebih lanjut

15 Januari 2010 Posted by | Uncategorized | , , , , | Tinggalkan komentar

Ramalan Permadi: 2010 Akan Terjadi “Goro-goro”


JAKARTA -Mantan politisi PDIP, yang kini hijrah dan mendapat posisi penting di partai Gerindra, kembali bercuap, ini berhubungan dengan kemampuan paranormalnya. Kata paranormal gaek yang sulit lepas dari pakaian hitam-hitam ini, mengungkapkan terawangannya, bahwa pada tahun 2010 yang akan tiba ini, kondisinya akan lebih buruk dibandingkan 2009, yang dia sebutkan sebagai “goro-goro.” Baca lebih lanjut

30 Desember 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

SBY ketahui penyelamatan Century

Nama presiden disebut dalam risalah rapat penyelamatan Bank Century

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diduga mengetahui proses pengambilan keputusan pengucuran dana talangan untuk Bank Century. Baca lebih lanjut

25 Desember 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

SBY Berjudi? Atau Berpolitik?


Benarkah SBY berjudi ketika dulu memilih Boediono untuk jabatan wakil presiden? Jangan-jangan beban Boediono dalam kasus Bank Century bisa menyeret kemenangan satu babak SBY ke lembah kekalahan.

Baca lebih lanjut

7 Desember 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Komentar

Idrus Marham Jadi Ketua Pansus Angket dipandang Sebagai Konspirasi Busuk


Jakarta – Seperti yang sudah diprediksi, akhirnya Idrus Marham terpilih menjadi Ketua Pansus Hak Angket Century. Politisi Golkar itu dipilih melalui mekanisme voting tertutup dengan meraih 19 suara. Sementara inisiator hak angket, Gayus Lumbuun cuma mendapatkan 7 suara, sedangkan Mahfud Siddiq, politisi PKS mendapat 3 suara.
Usai dipilih, Baca lebih lanjut

5 Desember 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Komentar

Bentuk Tim Investigasi, PDIP Langsung Usut skandal Bank Century

JAKARTA – Selepas pelantikan kabinet, PDIP langsung menekan pemerintah. Partai yang batal bergabung dalam koalisi SBY itu akan mengusut bailout Bank Century Rp 6,7 triliun. Partai pimpinan Megawati itu memutuskan membentuk tim kecil di internal DPP untuk menginvestigasi skandal tersebut secara mendalam. Baca lebih lanjut

23 Oktober 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Ada Intervensi CIA dalam Pembentukan Kabinet?


Ketua Komisi IX DPR RI Ribka Tjiptaning curiga keterpilihan Endang Rahayu Sedyaningsih diintervensi oleh pihak asing melalui agen mata-mata CIA.
Kemunculan nama peneliti Litbang Depkes ini menggantikan Siti Fadilah Supari dinilai fenomenal. Baca lebih lanjut

22 Oktober 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Mega Menang di Antara Kekalahan

Kegigihan Megawati untuk menempatkan PDIP berada di luar pemerintahan SBY-Boediono berimplikasi luas. Bak Simalakama, ini suatu pilihan yang sulit, setidaknya bagi beberapa petinggi PDIP, mungkin seperti itu gambarannya, terlebih yang mendapat lambaian tangan SBY. Baca lebih lanjut

21 Oktober 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , | 1 Komentar

Tak Jadi Oposisi, PDIP Mungkin Ditinggal Massa?

MENJADI oposisi selama lima tahun ini tidak membuat perolehan suara PDIP dalam Pemilu 2009 terdongkrak. Itulah salah satu pertimbangan sederhana yang menyebabkan sebagian elite PDIP merasa ragu terus bertahan sebagai partai di luar pemerintahan. Tapi, apabila bergabung ke kabinet Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), adakah jaminan bahwa masa depan PDIP lebih cerah? Direktur Eksekutif Reform Institute Yudi Latief berpandangan Baca lebih lanjut

17 Oktober 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , | Tinggalkan komentar

Mega dan Taufik Bertentangan Lagi

Perbedaan pendapat antara Taufik Kiemas dengan Megawati Soekarnoputri berkepanjangan.
Dulu mereka konon sudah berbeda pendapat untuk menggandeng Prabowo Subiyanto dalam pilpres lalu.
Sekarang “konflik” suami isteri ini berkenaan dengan keikutsertaan dalam kabinet SBY. Baca lebih lanjut

15 Oktober 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , | 1 Komentar

Koalisi Besar: Kiemas Berpeluang Jadi Ketua MPR


Bergabungnya PDIP dan Golkar dalam koalisi besar yang dibangun SBY hampir pasti terwujud. Itu tergambar dalam paket yang disiapkan Partai Demokrat untuk mengisi pos ketua dan wakil ketua MPR Baca lebih lanjut

1 Oktober 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , | Tinggalkan komentar

Deklarasi Mega Pro Rakyat: 10 Ribu Tamu Diundang

JAKARTA- Pasangan Megawati
Soekarnoputri dan Prabowo
Subianto berencana mengundang sepuluh ribu undangan resmi untuk acara yang akan diselenggarakan pada Minggu 24 Mei 2009 di TPA
Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat, pukul 14.00 WIB. Demikian keterangan yang diberikan oleh Aria Bima, Koordinator Tim Sukses Mega Pro Rakyat kepada wartawan di
markas Badan Pemenangan
Presiden PDIP di Jalan Cik Ditiro 43, Jakarta Pusat, Rabu (20/5).
Termasuk dalam undangan itu ada 44 partai politik peserta Pemilu 2009 serta seluruh kepala
daerah dan beberapa tokoh masyarakat simpatisan PDIP.

Skenario pendeklarasian itu, nantinya pasangan Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto akan didaulat langsung oleh rakyat sebagai pemimpin.
“Kita mengemas ini sebagai daulat deklarasi rakyat. Jadi rakyatlah yang mengatakan presiden dan wakil presdiennya,” kata Aria.
Diperincikan bahwa rakyat yang dimaksud adalah perwakilan kaum petani, buruh, maupun TKW yang langsung memberikan mandat kepada duet Mega Pro Rakyat.

20 Mei 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Prabowo Cawapres Terkaya Dengan Aset 1,7 Triliun

Harta kekayaan cawapres
Prabowo Subianto ternyata mencapai Rp 1,7 triliun.
Hal itu terungkap saat Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani melaporkan harta kekayaan di
Direktorat Laporan Harta dan Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di Gedung KPK,
Jakarta, Senin (18/5). Usai melaporkan, kepada wartawan, Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa sebagian besar kekayaan Prabowo itu berupa aset pada 27
perusahaannya baik didalam maupun diluar negeri, seperti di Prancis serta Argentina.
Sisanya berupa sejumlah uang cash, yang mencapai Rp 28 miliar dan mata uang lainnya di Malaysia, sekitar sekitar 12.000 dollar AS, dan pada rekening lainnya ada 48.000 dollar AS.
Sekjen Partai
Gerindra itu juga mengungkapkan bahwa Prabowo memiliki sejumlah kekayaan lainnya berupa motor maupun mobil, antara lain Land
Cruiser dan Lexus serta peternakan
kuda yang berisi sekitar 84 ekor yang berada di Jakarta.
Dengan kekayaan sejumlah itu Ahmad Muzani tidak menampik bila Prabowo Subianto merupakan yang terkaya dari ketiga capres maupun dua cawapres lainnya.

19 Mei 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Stagnasi Partai Berbasiskan Agama

HASIL Pemilu Legislatif 2009 menunjukkan sebuah fenomena yang kuat, sangat kuat. Yaitu tidak berkembangnya perolehan suara partai yang berbasiskan agama. Gejala itu menimpa baik agama dengan pemeluk minoritas maupun dengan pemeluk mayoritas.
Buktinya, partai-partai berbasiskan agama minoritas hanya menjadi partai desimal karena dalam persentase meraih suara nol koma. Fakta itu memperlihatkan sang penganut agama itu sekalipun tidak memilihnya di bilik suara.
Bagaimana dengan partai-partai berbasiskan agama dengan pemeluk mayoritas? Partai-partai berbasiskan agama Islam yang lolos ambang batas suara parlemen 2,5% hanya menempati barisan papan tengah ke bawah. Mereka adalah PKS, PPP, PAN, dan PKB yang total hanya meraih 24% suara.
Selebihnya suara yang terbanyak diraih partai-partai abangan, atau yang dapat digolongkan sebagai partai berbasiskan paham kebangsaan. Mereka adalah Partai Demokrat, Golkar, PDIP, Gerindra, dan Hanura yang total memperoleh 58% suara.
Fenomena lain yang menarik ialah tidak satu pun partai baru yang berbasiskan agama yang dapat lolos ambang batas parlemen. Sebaliknya, ada dua partai baru, yaitu Gerindra dan Hanura, yang berbasiskan paham kebangsaan yang lolos ke DPR.
Fakta itu diperkuat dengan agregat bahwa perolehan suara partai berbasiskan paham kebangsaan naik dari 47,6% pada Pemilu 2004 menjadi 58% pada Pemilu 2009. Apa artinya?
Pertama, itu bisa berarti bahwa pemilih lama yang mencoblos partai berbasiskan agama pada Pemilu 2004 berpindah ke partai yang berbasiskan paham kebangsaan.
Kedua, itu juga dapat bermakna bahwa pemilih baru cenderung memilih partai abangan ketimbang partai agama.
Penjelasan yang kedua itu diperkuat fakta bahwa perolehan partai baru Gerindra dan Hanura yang berbasiskan paham kebangsaan itu melampaui pertambahan suara yang diraih PKS yang merupakan partai Islam yang paling militan.
Akan tetapi, pada sisi lain juga terjadi perpindahan suara dari satu kantong ke kantong lain dalam lingkup partai berbasiskan paham kebangsaan. Partai Golkar dan PDI Perjuangan kehilangan suara yang diambil Partai Demokrat, Gerindra, dan Hanura.
Singkatnya, adalah moderat untuk mengatakan terjadi stagnasi perolehan suara partai berbasiskan agama jika dibandingkan dengan perolehan suara partai berbasiskan paham kebangsaan.
Sebaliknya, adalah moderat juga untuk menunjukkan partai berbasiskan paham kebangsaan pun sulit tumbuh menjadi partai yang sangat besar karena terjadi rebut-rebutan suara di antara mereka sendiri.
Pelajaran terpenting lainnya ialah partai baru hasil pertikaian ternyata tidak laku dijual. Maka, berhentilah cekcok lalu sok mendirikan partai baru.
MediaIndonesia.Com

17 Mei 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar