Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Lima Desa TTS Disapu Banjir, Dua Meninggal, 7.000 Mengungsi

Bencana banjir yang menghantam Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Sabtu (10/3) hingga Minggu (11/3) malam, telah menewaskan dua orang warga Desa Noemuke Kecamatan Amanuban Selatan, Anaci Snae Taneo (60) dan satu orang belum diketahui
identitasnya sedangkan dua
orang masih dalam pencarian Tim SAR.

Selain dua korban jiwa, banjir yang terjadi sekira
pukul 15.00 Wita itu meluluh lantakan lima desa dengan perkiraan sekitar 7.000 jiwa penghuni atau sekitar 1.855 kepala keluarga dipaksa mengungsi. Selain ribuan rumah terkubur banjir, beberapa diantaranya dilaporkan dibawa banjir.

Seperti diketahui, hujan lebat beberapa hari terakhir mengguyur daerah sekitar hulu sungai Noemuke hingga airnya meluap dan menyapu perkampungan di
sekitar sungai tersebut.

Belum diketahui jumlah kerugian materialnya. Namun dipastikan ratusan rumah terendam, puluhan diantaranya terbawa banjir. Selain itu ribuan hektare lahan pertanian diantaranya ratusan hektar sawah serta perkebunan maupun ribuan ternak milik petani mengalami nasib yang sama.

Bupati TTS, Paulus VR Mella yang langsung memantau banjir bandang ini, juga bersama Ketua DPRD Kabupaten TTS,
Eldat Nenabu dan Muspida serta Ketua Komisi B dan pengurus PIA TTS telah mengunjungi warga yang terkena musibah. Bantuan oleh Pemerintah Kabupaten TTS terus diberikan, diantarnya berupa tenda dan bahan makanan. Untuk memudahkan pemantauan, sebuah posko di bangun di Dusun II Desa Noemuke.

Mella telah menghimbau masyarakat yang masih bertahan dipemukiman sekitar kali Noemuka agar meninggalkan rumah mereka dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Mella memastikan walau belum bisa mendata, banyak lahan yang rusak yang berakibat kegagalan panen. “Kerugian belum bisa dipastikan karena masih di data. Tapi yang pasti bahwa lahan jagung dan padi banyak sekali yang rusak. Sehingga sudah pasti
gagal panen. Kemudian Dinas
Kesehatan harus antisipasi karena masyarakat yang
mengungsi rentan dengan penyakit, terutama diare dan malaria. Jadi pemerintah sudah
laksanakan tanggap darurat dengan bantuan tenda dan
bahan makanan,” jelas Mella, seperti dikutip Suara Pembaruan.

Mella mengatakan, wilayah yang paling parah adalah Desa Oebelo dan Desa Noemuke.
Bahkan, wilayah tersebut pada awal Januari lalu juga telah mengalami bencana yang sama. Karenanya, Mella berencana melakukan tindakan antisipasi untuk normalisasi kali Noemuke.

“Kita akan normalisasi kali
untuk mengatur alurnya supaya jangan lagi meluap,”
jelasnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana
Daerah (BPBD) Provinsi NTT, Tini Thadeus, seperti dirilis SP di Kupang, Senin (12/3) mengatakan, “Sesuai Data yang disampaikan dari lokasi kejadian menyebutkan, bencana tersebut melanda lima desa dengan jumlah korban dari Kecamatan Amanuban Selatan Desa Oebelo 3.135 jiwa atau 627 kepala keluarga mengungsi, Desa Noemuke 660 jiwa atau 425 kepala keluarga mengungsi.”

Thadeus, menambahkan,
Untuk Kecamatan Kualin Desa Toineke 3.008 jiwa mengungsi atau 728 kepala keluarga, Desa Tuafanu 100 jiwa mengungsi atau 25 kepala keluarga dan Desa Kiufatu 270 jiwa atau 50 kepala keluarga.
Korban tewas atas nama Anaci Snae -Taneo (60) dan seorang lagi belum diketahui identitasnya, adalah warga Desa Noemuke
Kecamatan Amanuban Selatan.

Diterangkan, korban tewas terseret banjir sejauh lima kilometer dan baru ditemukan, Minggu (11/3) sore oleh warga di Desa Oebelo Kecamatan Kualin sedangka dua orang masih dalam pencarian warga dan pihak keamanan bersama Tim SAR.

Thadeus juga menyebutkan pengiriman makanan siap saji bersama beras 3 ton, tenda serta air bersih telah dikirim untuk para pengungsi.

“Staf sudah melakukan pengiriman bantuan-bantuan dari provinsi saat ini sudah tiba di lokasi pengungsi di TTS. Bantuan akan terus dikirim karena saat ini lagi musim hujan,” kata Tini Thadeus.

13 Maret 2012 - Posted by | Bencana | , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: