Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

10 Kabupaten NTT Ini Serempak Laksanakan Pilkada Tahun 2013

Tahun 2013 menjadi tahun tersibuk bagi Nusa Tenggara Timur (NTT) pasalnya selain Pemilihan Gubernur (Pilgub), juga ada Pemilihan Bupati (Pilbup) di 10 kabupaten.
Baca lebih lanjut

25 Desember 2012 Posted by | politik | , , , | Tinggalkan komentar

Anas & Andi Jadi Tersangka Bukan Lagi Isu

Kabar bahwa Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum serta Menpora Andi Mallarangeng, akan ditetapkan sebagai tersangka bakal segera terwujud. Baca lebih lanjut

22 Oktober 2012 Posted by | hukum, politik | , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Menggantung Anas di Monas

MONUMEN Nasional (Monas) sudah lama menjadi ikon Jakarta. Monumen yang dibangun Presiden Soekarno itu dikenal luas masyarakat Indonesia hingga jauh ke pelosok negeri. Tempat itu pun menjadi pusat hiburan masyarakat kecil di Ibu Kota.
Baca lebih lanjut

13 Maret 2012 Posted by | hukum, politik, Tipikor | , , , , , , , , , , , | 2 Komentar

Inilah 11 Parpol Pilihan Bila Pileg Digelar Saat Ini

Survei terbaru Lembaga Survei Indonesia yang
dirilis Minggu, 11 Maret 2012, menyebutkan 11 partai politik pilihan rakyat apabila pemilu legislatif digelar ‘hari ini.’ ‘Hari
ini’ yang dimaksud di sini adalah waktu pelaksanaan survei, yakni 25 Februari-5
Maret 2012.
Baca lebih lanjut

12 Maret 2012 Posted by | politik | , , , , , , | Tinggalkan komentar

Israel Siapkan Serangan Militer ke Iran

Para pakar, tokoh politik
dan media massa sejak
seminggu terakhir mendiskusikan tema panas,
mengenai kemungkinan
serangan militer Israel
terhadap Iran.

Baca lebih lanjut

30 November 2011 Posted by | internasional, militer, politik | , , , , , , , , , | 3 Komentar

Dapatkah Revolusi Facebook Menumbangkan Rezim di Cina atau Belarus?


Facebook dan Twitter menggerakkan massa

Tumbangnya beberapa rezim di negara-negara dengan tradisi Islam yang kuat, diyakini internet-lah menjadi salah satu faktor kuncinya yang berhasil
menguak transparansi
yang jauh lebih kuat dan meyakinkan dibandingkan kekuatan rezim
otoriter yang berupaya menutupinya.

Suatu pertanyaan, apakah di Cina atau Belarusia juga bisa terjadi hal yang sama? Apakah jejaring sosial semacam Facebook dan Twitter mampu membangkitkan revolusi massa guna mendobrak rezim disana?
Baca lebih lanjut

16 September 2011 Posted by | politik | , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Akhirnya Wilders diseret ke Pengadilan Akibat Kebenciannya Terhadap Islam

Politikus ‘anti Islam’ Belanda Geert Wilders harus menghadap hakim pada 20 Januari. Wilders berang dengan keputusan ini.
Awal tahun ini Kejaksaan Belanda memutuskan untuk menuntut Wilders karena menyebarkan kebencian dan diskriminasi terhadap Islam dan muslim. Ketua Partai PVV itu menyatakan kasus pengadilan ini menyedihkan. Baca lebih lanjut

12 September 2009 Posted by | Agama, politik | , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Yuddy Lapangkan Jalan Klan Cendana?

Jakarta – Indikasi kembalinya klan Cendana ke kancah politik nasional sepertinya semakin jelas. Ini berawal dari
pencalonan politisi muda berbakat Yuddy Chrisnandi sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar. Dari dia lah nama Tommy dan Mbak Tutut kemukakan.
Baca lebih lanjut

31 Agustus 2009 Posted by | politik | , , | 1 Komentar

Konser Perpisahan Tantowi Yahya Dari Panggung Hiburan


JELANG dilantik menjadi anggota DPR, Tantowi Yahya, salah satu dari sepuluh besar pengumpul suara terbanyak pada pemilu legislatif baru lalu, tengah menyiapkan konser tunggal pada 14 Agustus mendatang di Surabaya. Baca lebih lanjut

4 Agustus 2009 Posted by | Hiburan, politik | , , , , , , | Tinggalkan komentar

Keterangan Resmi ‘Nur Din M Top’ Atas Pemboman Marriott & Ritz di Internet, Benarkah?

Jakarta- Di tengah misteri siapa dan untuk apa sebenarnya pengeboman JW Marriott dan Ritz-Carlton, sebuah organisasi yang menamakan dirinya Tandzim Al Qo’idah Indonesia mengaku bertanggung jawab atas peledakan kedua hotel mewah itu. Hal ini diluar kebiasaan selama ini, teroris yang beraksi di Indonesia belum pernah ada yang mengklaim sebagai penanggung jawab seperti itu, yang pada akhirnya menimbulkan berbagai spekulasi tentang keabsahan ‘keterangan resmi’ itu sendiri maupun organisasinya.
Berikut ‘keterangan resmi’ mereka Baca lebih lanjut

30 Juli 2009 Posted by | Agama, politik | , , , , , , , , , , , , | 9 Komentar

Noordin dan Jenderal Laskar Istimata

Nama Norordin M Top terdongkrak dengan kasus teroris. Menjadi salah serorang yang paling dicari polisi di republik ini. Dia adalah anggota Jemaah Islamiyah Malaysia. Sebelum Pesantren Luqmanul Hakiem, Johor, dibredel pemerintah Malaysia awal 2000-an, Noordin adalah pemimpinnya. Noordin adalah lulusan Lulusan Universiti Teknologi Malaysia.
Noordin adalah Kepala strategi pemboman Marriott pada 2003, Pemboman Kedutaan Besar Australia pada 2004 dan Bom Bali pada Oktober 2005. Kendati tak memiliki pengalaman perang di Afganistan, tetapi dia pernah mendapat pelatihan militer di Mindanao, Filipina. Pernah juga berada di Ambon saat dilanda kerusuhan.
Berikut ini adalah jaringan Noordin yang terdata dalam daftar kepolisian. Data ini juga ada pada The International Crisis. Di antara jaringan Noordin ini, sesungguhnya ada seseorang bernama Zulkarnaen alias Ari Sumarsono yang dikenal sebagai Jenderalnya para Laskar Istimata. Kepala Operasi Militer Jemaah Islamiyah ini masih berada dalam persembunyian. Baca lebih lanjut

28 Juli 2009 Posted by | Agama, politik | , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

Mengapa Indonesia Membiarkan Pesantren-pesantren Radikal ?

Indonesia melacak dan menindak jaringan terorisme, tetapi membiarkan pesantren-pesantren radikal, demikian berita utama koran NRC Handelsblad. Baca lebih lanjut

26 Juli 2009 Posted by | Agama, politik | , , , , , , , , , , , , , , , , | 2 Komentar

Komisi I Tertawakan Foto SBY Jadi Sasaran Tembak

JAKARTA – Mantan anggota Komisi I DPR RI sekaligus anggota dewan penasehat Partai Gerindra, Permadi, menyesalkan foto-foto yang dipamerkan Presiden SBY berupa gambar dirinya yang menjadi sasaran tembak para teroris. Baca lebih lanjut

22 Juli 2009 Posted by | politik | , , , , , , | 1 Komentar

“Ketuanan Melayu” Politik Rasialis Malaysia

Golden Horde
Sudah setengah abad Malaysia mencapai kemerdekaannya dari Inggris
dan tidak dapat dengan alasan menyebutkannya bahwa politik
rasialisnya sebagai warisan kolonial lagi, karena Malaysia kini sudah
cukup dewasa untuk menentukan kebijaksanaannya sendiri dan bukan
boneka Inggris lagi, mereka bahkan sekarang mengiklankan negaranya
sebagai negara Asia yang murni. (“Malaysia Truly Asia”)

Prinsip kebangsaan Malaysia berlandaskan “Ketuanan Melayu” adalah
sebuah konsep rasial, bahwa bangsa Melayu adalah tuan atau penguasa
Malaysia yang tertuang dalam Pasal 153 Konstitusi Malaysia yang
memberikan jaminan hak-hak khusus kepada etnis Melayu di Malaysia
(Wikipedia), sedangkan kelompok etnis lainnya yang non-Melayu dan non-
Muslim (China dan India) statusnya dianggap bukan sebagai Bumiputera
atau penduduk asli Malaysia (Malay is truly Malaysia) dan harus
mengakui supremasi Ketuanan Melayu.

Konsep ketuanan Melayu biasanya didengungkan oleh politikus-politikus
Malaysia, terutama yang berasal dari Organisasi Nasional Melayu
Bersatu (UMNO) dan “Ketuanan Melayu” ini adalah barang sakral yang
tidak boleh diganggu gugat oleh siapapun.

Ketika menyampaikan pidatonya pada rapat umum tahunan (Annual General
Meeting) UMNO tahun 2005 yang lalu, ketua pemuda UMNO yang
sekaligus juga merangkap Menteri Pendidikan Malaysia Hishammuddin
Hussein menghunus kerisnya dihadapan podium, mengancam dan
memperingatkan kepada siapa saja atau kelompok tertentu yang ingin
mengguggat atau mengubah status quo “Ketuanan Melayu” ini.

“Show of force” dengan Keris ini merupakan peringatan kepada
kelompok etnis non-Melayu seperti dari etnis China dan India yang
mengkritik kebijaksanaan “Ketuanan Melayu” yang diskriminatif dan
merugikan kepentingannya kelompok non-Melayu ini.

Gautama Harsha

6 Desember 2008 Posted by | melayu, politik | 2 Komentar

Andai pak H. Murdhani. Walikota Jakarta Timur.. Hanya sebuah komentar!

Mengomentari
AyomerdekA Walikota Jaktim Harus Pelajari Lagi Pancasila
Berkaitan dengan penyerbuan masyarakat sekitar Kampung Pulo, Pinang Ranti, Jakarta Timur, DKI Jakarta terhadap Sekolah Tingi Teologia SETIA.

Dari sisi hati nurani, memang patut disesali apabila walikota Jakarta Timur, H. Murdhani bersikap demikian.
Nuansa berpolitiknya akan jelas menunjukan kerendahan martabatnya sebagai manusia yang bernurani.
Dari sisi HAM, jelas ia melanggar kaidah, tapi apalah gunanya kalau memang ia dan mayoritas menghendaki demikian.

Andai pak H. Murdhani tengah mencoba memasuki ranah politik dengan memanfaatkan situasi, ya, jelas ia tidak salah, sebab dalam demokrasi, kita, yang dilegitimasi adalah mayoritas.

Lalu, bahwa banyak para politisi kita, sepeti (lagi-lagi) pak H. Murdhani, sepertinya menyadari betul bagaimana kondisi mayarakat sekitarnya, (lalu) mau memanfaatkan itu, sekali lagi, apa salahnya?
Tapi sebenarnya (kembali ke hati nurani) masyarakat kita sebenarnya butuh bimbingan yang benar (HAM). Mungkin seperti tanggung jawab kepala rumah tangga terhadap isteri maupun anak-anaknya, demi kebaikan mereka, adalah bermoral bila kita memarahi atau bahkan menghukum bila mereka (isteri atau anak-anak) melakukan kesalahan, ya, tentu saja bila kita tidak terlibat atau merekayasa kesalahan itu!

Tapi sekali lagi, apalah artinya, PANCASILA, HAM, HATI NURANI dan moralitas-moralitas universal lainnya apabila watak kita telah terjebak dalam prinsip; lu-lu beta-beta, asal beta suka, asal kita untung, yang penting kita menang?

Apalah artinya kalau ego kita telah menjadi allah dalam segala hal?
Apalah artinya lagi NKRI kalau agama telah menjadi Allah itu sendiri? Apa pedulinya?

Saya mau tutup komentar ini hanya dengan kalimat: masih lebih baik HAM menjadi agama atau Allah, karena masih bisa lebih adil bagi semua orang.

Catatan: HAM (Hak asasi manusia) adalah hak-hak yang telah dimiliki seseorang sejak ia lahir dan merupakan pemberian dari Tuhan. Dasar-dasar HAM tertuang dalam deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat (Declaration of Independence of USA) dan tercantum dalam UUD 1945 Republik Indonesia, seperti pada pasal 27 ayat 1, pasal 28, pasal 29 ayat 2, pasal 30 ayat 1, dan pasal 31 ayat 1

Contoh hak asasi manusia (HAM):
* Hak untuk hidup.
* Hak untuk memperoleh pendidikan.
* Hak untuk hidup bersama-sama seperti orang lain.
* Hak untuk mendapatkan perlakuan yang sama.
* Hak untuk mendapatkan pekerjaan.
(http://id.wikipedia.org/wiki/HAM)

19 September 2008 Posted by | Agama, Islam, moral, pancasila, politik | , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 5 Komentar