Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Anas & Andi Jadi Tersangka Bukan Lagi Isu

Kabar bahwa Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum serta Menpora Andi Mallarangeng, akan ditetapkan sebagai tersangka bakal segera terwujud. Baca lebih lanjut

22 Oktober 2012 Posted by | hukum, politik | , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Anas Terpilih Berkat HMI


Anas Urbaningrum

Anas Urbaningrum menyatakan keberhasilannya terpilih sebagai Ketua Umum Partai Demokrat merupakan hasil kerja keras selama lima tahun. Kemenangannya dalam pemilihan suara di Kongres II Partai Demokrat di Bandung kemarin menunjukkan bahwa dukungan tidak bisa didapat secara instan. Baca lebih lanjut

24 Mei 2010 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Agar Brutal, Polisi Kerahkan Preman Untuk Provokasi HMI?

Aksi-aksi demo di Makassar sering berakhir ricuh, bahkan anarkis.
Sebelumnya pada aksi demo anti korupsi sedunia, gabungan berbagai elemen mahasiswa Makassar, saat konvoi, melakukan pelemparan membabi buta terhadap restoran cepat saji Kentucky Fried Chicken (KFC) yang terletak di jalan dr. Sam Ratulangi, Makassar. Akibat lemparan batu dari ratusan mahasiswa itu membuat kaca-kaca restoran itu pecah berantakan. Bahkan sejumlah mobil yang terparkir disana pun tidak luput dari tindakan tidak terpuji dari para mahasiswa yang sebagian mengenakan jaket almamater oranye dan hijau ini. Kasus anarki ini dipastikan tidak ada pemicu sebagai alasan pelemparan itu dari pihak Kentucky Fried Chicken (KFC).
Menyimak kasus bentrokan antara Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Makassar, yang
mengamuk dengan merusaki Pos Polisi, fasilitas umum serta memblokir jalan, apa kata mereka soal aksi brutal tersebut? Baca lebih lanjut

6 Maret 2010 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , | 4 Komentar

Idrus Marham Jadi Ketua Pansus Angket dipandang Sebagai Konspirasi Busuk


Jakarta – Seperti yang sudah diprediksi, akhirnya Idrus Marham terpilih menjadi Ketua Pansus Hak Angket Century. Politisi Golkar itu dipilih melalui mekanisme voting tertutup dengan meraih 19 suara. Sementara inisiator hak angket, Gayus Lumbuun cuma mendapatkan 7 suara, sedangkan Mahfud Siddiq, politisi PKS mendapat 3 suara.
Usai dipilih, Baca lebih lanjut

5 Desember 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , , , | 3 Komentar

DPR Ingin Mematikan KPK

Indra Subagja

DPR dinilai mempunyai rencana sistematis untuk mematikan kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sikap DPR dalam rapat dengar pendapat (RDP), Komisi III dan KPK dinilai sebagai buktinya. “PB HMI menilai DPR melakukan upaya sistematis dan bersama-sama untuk untuk mematikan KPK dan tidak beritikad baik dalam pemberantasan korupsi. Usaha-usaha DPR harus dilawan oleh seluruh elemen masyarakat,” kata Ketua PB Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Syahrul E Dasopang dalam siaran pers, Jumat (8/5/2009). Menurut dia KPK harus mengabaikan tekanan DPR dan diminta untuk tetap menjalankan tugas dan wewenangnya, meskipun ada tekanan dari DPR. Dan juga memberikan dukungan moral sepenuhnya kepada KPK untuk terus berjuang melakukan pemberantasan korupsi. “Penetapan Antasari Azhar sebagai tersangka dalam kasus hukum yang menimpanya jangan sampai membuat KPK berhenti untuk melakukanperang terhadap korupsi di negeri ini. Perang terhadap korupsi harus terus dilanjutkan dan KPK tidak boleh terganggu kinerjanya,” jelas Syahrul.Dia menegaskan kasus hukum yang menimpa Antasari jangan sampai melemahkan KPK dan menyurutkan upaya pemberantasan korupsi yang selama ini telah dijalankan. “Ketiadaan Antasari justru harus memicu 4 pimpinan KPK yang ada untuk bekerja lebih keras guna menjalankan tugas dan wewenang KPK untuk terus menangani berbagai kasus korupsi yang telah menjadi penyakit di negeri ini,” tutupnya.(ndr/gah)

Todung: 4 Pimpinan KPK Konstitusional

Aprizal Rahmatullah
Pasca penetapan Antasari Azhar sebagai tersangka, pimpinan KPK tinggal menyisakan empat orang. Keempat pimpinan tersebut sah menurut hukum dalam memimpin KPK.”Empat pemimpin itu sah secara konstisional,” ujar Koordinator TII Todung Mulya Lubis.Todung mengatakan itu usai memberi dukungan kepada KPK pasca musibah yang menimpa Antasari di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Rabu (6/5/2009). Pasca penonaktifan Antasari, muncul wacana kepemimpinan KPK sekarang tidak sah. Menurut Todung, pendapat justru tidak mendasar.”Itu adalah kesimpulan yang terlalu dipaksakan,” tegasnya.Todung menilai KPK pasti mampu melewati ujian ini. Ini terlihat usai dirinya bertemu dengan pimpinan KPK. “Saya yakin KPK akan bisa melewati ini, ini hanyalah gempa kecil bagi KPK,” pungkasnya.(ape/ndr)

detikcom

9 Mei 2009 Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar