Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Kiai di Jateng Sodomi Puluhan Santri demi Hapus Dosa

Batang – Kata pepatah, banyak jalan ke Roma. Barangkali pepatah ini juga yang menginspirasi seorang kiai di Batang, Jawa Tengah untuk menyalurkan nafsu seksualnya secara “enak-tenan”.
Bagaimana bisa? Tentu saja bisa. Berbekal sebagai seorang kiai -yang cenderung sangat dihormati serta dipercayai oleh seantero santri dari sebuah pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Batang, Jawa
Tengah, dia mempraktekan keinginan seksualnya terhadap puluhan santrinya. Tindakannya, mulai dari memerintahkan para santri memegang alat kelaminnya hingga menyodomi mereka. Alasan melakukan itu, oleh sang kiai, disebutkan sebagai penghapus dosa masa depan bagi para santri.
Sayangnya, sang kiai meremehkan pepatah lain “sepandai-pandainya tupai melompat, suatu saat akan jatuh juga”.
Benar saja, setelah diduga melakukan tindak asusila sejak 2005 terhadap setidaknya 30 santrinya, perbuatan tak senonoh ini akhirnya terkuak juga, ketikan salah seorang korban bercerita ke salah satu pengurus pondok pesantren.
Mengetahui ini, para pengurus ponpes lalu mengarahkan santri-santri korban kiai mesum tersebut ke kepolisian.
Seperti ditayangkan Metro TV, sejumlah santri datang melaporkan sang kiai ke Mapolres Batang.
Para korban yang didampingi pengurus ponpes, kepada polisi, mengaku pelecehan seksual yang diterima mereka mulai dari diminta untuk memegang alat vital hingga disodomi. Para santri itu, mengaku “dipaksa” melakukan karena terdoktrin sang kiai bahwa apa yang dilakukan itu untuk menghapus dosa yang akan datang.
Ada-ada saja sang kiai!

5 Januari 2012 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: