Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Nantang Indonesia, Ribuan Warga Israel Foto Bugil


Lebih dari 1.000 orang yang tampil tanpa busana alias bugil, mengapung di
Laut Mati, sebagai upaya promosi agar laut itu masuk dalam tujuh keajaiban dunia. Photo: AFP

Bila di Indonesia, baru-baru ini Gubernur DKI jakarta, berkaitan dengan fenomena pemerkosaan di angkot, melarang perempuan mengenakan rok mini untuk menghindari aksi pemerkosaan, –mungkin pak Gubernur DKI Jakarta sempat berpikir, secara umum (berkesimpulan? Atau sudah mafhum?) para lelaki disana adalah berkarakter pemerkosa, sehingga menyalahkan atau menekankan para perempuan untuk tak memakai rok mini, (rasanya para TKW Indonesia di Arab Saudi patut bangga dengan Indonesia-nya, karena di Indonesia, DKI Jakarta khusunya, para lelakinya baru memerkosa bila melihat perempuan memakai rok mini, berbeda dengan lelaki Arab Saudi yang masih juga rame-rame perkosa TKW sekalipun berpakaian hingga menutupi wajah serta telapak tangan maupun kaki sekalipun!)–, di Israel sebaliknya, malah rame-rame bugil!

Seperti diberitakan Kompas, lebih dari 1.000 warga Israel
berpartisipasi dalam
hajatan foto bugil bersama di sebuah lokasi rahasia di
Laut Mati, Israel, Sabtu (17/11/2011) pagi.

Proyek tersebut bertujuan
mempromosikan laut yang
berkadar garam
tinggi itu untuk masuk
dalam daftar tujuh keajaiban alam dunia,
November nanti.

Untuk sesi pemotretannya dikerjakan oleh fotografer terkenal AS berdarah
Yahudi, Spencer Tunick,
yang telah berpengalaman mengerjakan beberapa proyek foto bugil rame-rame semacam itu, seperti di lokasi gletser, Swiss dan Sydney Opera
House di Australia.

Sekalipun untuk tujuan wisata, proyek foto bugil massal itu sendiri telah menimbulkan silang pendapat di Israel. Para
politisi Yahudi Ortodoks menolak tegas proyek itu karena dianggap sebagai perilaku “Sodom dan Gomorrah”.
Mereka bahkan mengancam akan mengambil langkah hukum untuk menghentikan pekerjaan Tunick. Sementara tokoh masyarakat setempat telah memperingatkan akan
menelepon polisi untuk
membubarkan kegiatan yang dianggap melecehkan
masyarakat setempat.

Sementara itu, Tunick yang pada jumpa pers sebelumnya memaklumi silang pendapat itu, dia mengungkap kesediaan seseorang dari negara tertentu berfoto bugil menandakan tingkat keterbukaan negara tersebut. “Di beberapa tempat, pekerjaan ini menjadi lebih kontroversial, sementara di beberapa tempat lain proyek ini dianggap sebagai tes tentang kebebasan, keterbukaan, dan penghargaan terhadap hak di negara tersebut,” bertekat akan terus melanjutkan proyek kontroversial tersebut. Walaupun demikian dia tidak mengabaikan ancaman pembubaran dari masyrakat setempat, caranya dengan merahasiakan lokasi serta waktu pemotretan itu sampai saat-saat terakhir.

Namun Tunick telah menetapkan harinya, yakni hari Sabtu, dimana pada hari
tersebut, diperkirakan kaum ortodoks Yahudi bakal tidak mampu berbuat apa-apa, sebab hari Sabtu atau Sabbath, bagi Yahudi ortodok adalah hari libur dari segala aktifitas. Saat itu mereka lebih banyak menghabiskan waktunya di rumah-rumah sembahyang.

“Itu alasan saya memutuskan mengerjakan
proyek ini hari Sabtu, sehingga tak seorang pun akan berada di dekat lokasi dan melihat orang bugil dari
jarak setengah mil dan
merasa dilecehkan,” ujar
Tunick.
Sesi pemotretan itu sendiri, nantinya, direncanakan berlangsung sekitar dua jam, dimana lokasinya diperkirakan tak jauh dari Mineral Beach. Lokasi itupun tak jauh dari lokasi kota Sodom dan Gomorrah.

Ari Frucht, aktivis yang
memprakarsai kampanye
Laut Mati sebagai salah
satu dari tujuh keajaiban
alam dunia, mengatakan
proyek pemotretan Tunick
ini diharapkan bisa
memunculkan kesadaran
masyarakat tentang
kondisi lingkungan di Laut
Mati dan mendorong
pemerintah Israel berbuat
sesuatu.
Kegiatan ini tidak terlepas dari kondisi Laut Mati yang semakin memprihatinkan, karena saban tahun permukaan laut tersebut terus turun sedalam satu meter. Bahkan dibeberapa titik, garis pantainya telah menyusut hingga satu kilometer ke tengah laut.

Menurut para pakar
lingkungan, Laut Mati
terancam kering pada
tahun 2050, kecuali ada
gerakan besar-besaran
untuk menyelamatkan
lingkungan di sekitarnya.

Spencer Tunick mungkin saja belum membaca berita soal fenomena pemerkosaan di atas angkot-nya Indonesia, akibat para lelakinya melihat perempuanya ber-rok mini –sampai-sampai pak Fauzi Bowo larang perempuan memakai rok mini–, kalo dia sempat baca-baca itu berita, dia bakal teriak (sok tau aja), hai Indonesia, lihat nih, di Israel, negara yang di bilang tak bermoral, boleh bilang gitu, tapi tak ada pemerkosaan walau lihat perempuan ber-rok mini, apalagi di angkot, bahkan bugil sekali pun!

Nb.
Saya percaya pak Fauzi Bowo tidak lagi mencari-cari kambing hitam atau memamerkan watak kita sebagai bertemperamen buruk muka cermin dibelah

18 September 2011 - Posted by | lingkungan | , , , , , , , , , ,

3 Komentar »

  1. Israel negara bermoral bung! Tidak ada pemerkosaan massal seperti yang pernah terjadi di Indonesia. Warga Israel juga gentleman, yang berperang tentara resminya dan tidak ada pengecut bodoh kayak kaum muslim yang pura-pura jadi masyrakat sipil, sementara lainnya melakukan berbagai aksi kekerasan, perampokan, pemerkosaan terhadap siapa saja yang dianggap musuh, bahkan sesama islam pun diperkosa!

    Komentar oleh Stab | 30 September 2011 | Balas

  2. jancok,itu semua adalah tipu daya setan yg mngajak umat muslim untuk mencoba hal memalukan…

    Komentar oleh Anonim | 8 Maret 2012 | Balas

  3. jancok,itu semua adalah tipu daya setan yg mngajak umat muslim untuk mencoba hal memalukan…

    Komentar oleh rohim | 8 Maret 2012 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: