Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

AJI Jakarta Desak Polisi Usut Kasus Pemukulan Jurnalis Tempo TV


Jakarta-Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta mengecam keras kasus pemukulan yang menimpa jurnalis Tempo TV Syarifah Nur Aida atau Ipeh, pada Kamis 28Juli 2011. AJI Jakarta meminta polisi mengusut tuntas pemukulan ini dan memproses pelakunya -siapapun itu– ke meja hijau.
“Siapapun yang menghalangi kerja jurnalistik diancam pidana sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999tentang Pers,” kata Ketua AJI Jakarta Wahyu Dhyatmika, Kamis 28 Juli 2011.
Wahyu menjelaskan insiden pemukulan ini terjadi ketika tim Tempo TV yang terdiri dari Mahfud Efendi, Ipeh, Rini (wartawan magang) dan Dimas Priyanto (fotografer freelance) meliput sengketa lahan antara warga dan Pangkalan Udara TNI AU, Atang Sanjaya, di Kampung Cibitung RW 05 Desa Sukamulya, Kecamatan Rumpin, Bogor.
Peliputan sudah dilakukan sejak Senin 25 Juli 2011 dan memasuki hari keempat. Tim Tempo TV tiba di lokasi pada pukul 11.30wib, mengambil gambar dan melakukan wawancara dengan penduduk setempat. Sekitar pukul 14.15 WIB, Tim Tempo TV menghentikan peliputan untuk beristirahat. Ketika itu, seorang lelaki bersepedamotor tampak di sekitar mobil liputan. Pria itu membawa pesawat handy talky. Tapi sebelum mereka sempat berkomunikasi, pria itu berlalu.
Menurut Wahyu, sebelum meninggalkan lokasi, Ipeh meminta ijin berpisah dari tim, untuk mengambil gambar pemukiman di sekitar lokasi tanah sengketa. Sepuluh menit berlalu, Ipeh tidak kembali. Panggilan telepon pun tidak dijawab. Mahfud kemudian berinisiatif mencari dan menemukan rekannya tergolek pingsan di tanah.
Posisi tubuh Ipeh tertelungkup. Belakang kepalanya memar. Tangan kanannya masih memegang kamera, yang sudah dibuka paksa. Kartu memori gambar di dalam kamera itu, hilang. Setelah sadar, beberapa menit kemudian, Ipeh mengaku dipukul dari belakang.
Tak lama setelah insiden itu, seorang petugas dari Lanud TNI AU Atang Sanjaya mendatangi rumah warga yang merawat Ipeh dan meminta identitas semua jurnalis Tempo TV. Tidak jelas darimana petugas itu mengetahui keberadaan para jurnalis di sana.
Atas kasus ini, kata Wahyu, AJI Jakarta menyatakan.
1. Mengecam keras kasus pemukulan dan intimidasi yang menimpa jurnalis Tempo TV, Syarifah Nur Aida atau Ipeh.
2. Mendesak Kapolresta Kabupaten Bogor AKBP Hilman SiK untuk menemukan pelaku pemukulan dan mengusut tuntas kasus ini. AJI Jakarta juga meminta Komandan Pangkalan TNI AU Atang Sanjaya Marsekal Pertama TNI Tabri Santoso bertanggungjawab memastikan keselamatan jurnalis yang sedang bekerja di sekitar wilayahnya. Siapapun yang menghalangi kerja jurnalistik diancam pidana sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
3. Menyerukan segenap lapisan masyarakat untuk senantiasa mendukung dan menghormati kebebasan pers. TEMPO Interaktif

29 Juli 2011 - Posted by | Uncategorized | , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: