Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Anders Behring Breivik sang Teroris Norwegia itu Fundamentalis Kristen?


Pelaku serangan teror Norwegia Anders Behring Breivik dibawa ke hakim penyelidik, Oslo, Norwegia, Senin (25/07).

Orang gila yang berbahaya atau teroris ulung? Pertanyaan itu berutar-putar di seputar kepribadian Anders Behring Breivik, laki-laki di balik serangan Norwegia ini oleh banyak media diungkapkan sebagai fundamentalis Kristen, namun analisa atau penggambaran itu sangat tidak mendasar oleh fakta teksbook Injil. Fundamen Kristen, tersebut ternyata tidak sekalipun berisi anjuran pembunuhan, atau kebencian terhadap sesama manusia, bahkan musuh sekalipun.

Breivik, pasca penangkapan, mengungkapkan secara detil aksinya. Dalam manifesto setebal 1400 halaman, pelaku pemboman dan penembakan Norwegia itu menjelaskan alasan di balik aksi tersebut. Geert Wilders, politisi anti Islam Belanda disebut-sebut di dalamnya.

Manifesto yang bernada kebencian terhadap Islam tersebut ditulis dengan nama samaran Andrew Berwick, mengkritik keras partai-partai politik dan media, yang menurutnya, tidak melakukan apa-apa untuk mencegah islamisasi Eropa oleh para imigran muslim. Karenanya, pria Norwegia itu lalu memandang perlunya mengambil tindakan radikal yang dia kemukakan dalam tiga tahap terhadap mereka yang disebut sebagai ‘multikulturalis marxis’ Eropa seperti kaum sosial-demokrat Norwegia yang kebijakan migrasinya relatif lunak terhadap Islam. Selain Norwegian, manifesto itu juga mengungkap penentangannya terhadap partai-partai Belanda seperti partai liberal konservatif VVD, partai Kristen Demokrat CDA dan partai buruh PvdA, yang disebutnya pengkhianat.

Pujian untuk Wilders

Sikap kebencian terhadap ‘multikulturalis marxis’ Eropa yang dianggap sebagai biang keladi islamisasi Eropa oleh Breivik ini semakin jelas dengan pujiannya terhadap Ayaan Hirsi Ali, Geert Wilders dan mendiang Pim Fortuyn. Ketiga politisi ini dikenal anti Islam. Bahkan dia punya keinginan kuat untuk bertemu Wilders asal Belanda. Negara yang pernah menjajah Indonesia selama 350 tahun ini dia ramalkan akan menjadi korban ‘perang demografis’ Islam.
Menurutnya komposisi masyrakat Belanda akan berubah menjadi 55 persen muslim pada 2070.
Geert Wilders, dalam tanggapannya, menyebut Breivik sebagai psikopat penuh kekerasan. Wilders sejauh ini dikenal anti Islam, namun itu lebih ditujukan untuk ajaran Islam itu sendiri yang termuat dalam Quran, dipandangnya sangat rasis.
Seperti terhadap Wilders, Breivik juga memuji dan ingin bertemu Karadzic bekas pemimpin Serbia, yang dia katakan sangat memahami sikap kejahatan perangnya, karena upaya menghentikan islamisasi Bosnia.

Kedok Perkebunan
Pasca penangkapan, pria berusia 32 tahun itu secara detil menjelaskan bagaimana mempersiapkan aksinya yang sebelumnya sangat dirahasiakan terhadap siapapun. Dia memulai dengan membuka usaha perkebunan sebagai kedok untuk membeli 6000 kilogram pupuk. pupuk tersebut diperlukan untuk membuat bahan peledak untuk serangan bom di Oslo.

Ksatria

Ada kesan Breivik merupakan suatu sel dalam jaringan lebih luas Eropa, yakni aktivis revolusioner Ksatria PCCTS. Nama ini menunjuk pada ksatria perang salib Abad Pertengahan yang berperang melawan invasi Islam di Eropa.
Ini seperti ada keterkaitannya dengan beberapa pelaku bom, antara lain, pelaku bom UNA, Theodore Kaczynski, yang antara tahun 1978 hingga 1995 mengirim sebanyak 16 surat bom, dan Timothy McVeigh yang pada tahun 1995 melancarkan serangan bom di Oklahoma, melihat dirinya sebagai juru selamat.
Para pelaku ini menulis manifesto yang menimbulkan kesan seolah mereka adalah bagian dari jaringan lebih luas.

Peringatan
Kasus pemboman serta penembakan oleh Anders Behring Breivik yang bukan muslim ini telah menimbulkan perdebatan baru.
Pakar hak asasi manusia dan kebebasan beragama Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Heiner Bielefeldt memperingatkan kecenderungan media barat yang dia sebut sebagai memalukan dan penuh prasangka rasial.
“Laporan awal media tentang pembunuhan massal di Norwegia memalukan dan berprasangka,” ujar Bielefeldt seperti dikutip situs PBB.
Sementara lainnya berpendapat bahwa dinas rahasia terlalu banyak mengarahkan perhatian kepada terorisme muslim ketimbang ekstremisme kanan.
Bibi van Ginkel dari Belanda mencoba menjelaskan:
“Itu adalah orang-orang yang tidak mempunyai agenda politik dan tidak termotivasi melakukan kekerasan. Mereka terasingkan dari masyarakat. Kekerasan seperti itu tidak ditujukan terhadap orang-orang atau kelompok-kelompok tertentu. Juga tidak dimaksud untuk menyampaikan pesan tertentu.”
Perdebatan soal itu mungkin semakin panjang. Namun sangkaan Anders Behring Breivik sebagai fundamen Kristen -ungkapan penyetaraan fundamentalis Islam- tak mendasar. Alasannya tak ada teks atau naskah yang berisi perintah pembunuhan terhadap sesama manusia didalam Injil. Seorang pendeta Kristen mengatakan para fundamentalis Kristen wajar mati bagi sesama manusia, bukan sepeti Anders Behring Breivik yang menjadi penjagal sesama manusia. Katanya fakta pengakuan, seperti dalam pemberitaan media massa, menunjukan bahwa setiap fundamentalis Islam akan menunjukan alasan pembunuhan mereka didalam Quran, sementara itu mustahil ada didalam Injil. Benarkah?

27 Juli 2011 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , ,

2 Komentar »

  1. Kristen itu mendasari diri pada ajaran Kristus yang mengajarkan cintai-kasih terhadap sesama manusia. Sementara islam juga mengatakan sebagai agama yang berdasarkan cinta-kasih, namun cinta-kasih mereka hanya pada sesama islam, bukan sesama manusia. Itu bedanya!

    Komentar oleh Kristian | 27 Juli 2011 | Balas

  2. Benar bro, injil itu buku yang penuh cinta kasih, ini berbeda dengan Quran yang berisi perintah pembunuhan serta kebencian terhadap mereka yang bukan islam.

    Komentar oleh Sapto | 29 Juli 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: