Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Wow, Karya Pelukis Indonesia Tembus Satu Juta Euro!

Pusat lelang Christie’s Amsterdam mencatat rekor mengejutkan atas karya aktivis politik dan pelukis Indonesia, Hendra Gunawan (1918-1983). Lukisan Ibu dan Anak-Anak berukuran 195 X 87 cm yang dilukis pada tahun 1974 itu laku dijual 613 ribu Euro -atau hampir 7,5 milyar Rupiah! Tidak hanya itu, karya lainnya Penari Ular (1974, 195 X 87 cm) berhasil dilepas dengan harga 505 ribu Euro -atau sekitar 6,1 milyar Rupiah.

Dikejar pembeli

seperti dilansir RNW, awalnya kedua lukisan tersebut cuma dibandrol 30 ribu sampai 50 ribu Euro. Ternyata setelah ketuk palu lelang, perkiraan tersebut jauh meleset. Ada 15 telepon yang menawar hasil tangan Hendra Gunawan. Para penelpon berasal dari Hongkong, Singapura, dan juga Indonesia.

Si pembeli merahasiakan identitasnya, hanya bersedia disebut sebagai pembeli dari Asia, harus merogoh kocek 1.118.000Euro – sekitar 13 milyar Rupiah.

Kedua karya Hendra tersebut sebelumnya dimiliki sebuah yayasan dari Rotterdam, bernama Yayasan Sahabat Museum Dunia (Wereldmuseum).

Direktur Wereldmusuem, Stanley Bremer, mengatakan, pihaknya fokus pada karya-karya seni non-Barat yang digubah antara sebelum perang dunia pertama dan tahun 1950. Namun beberapa lukisan dari 100 ribu koleksi itu, ada yang tidak memenuhi kriteria. Antara lain dua karya Gunawan.

Stanley yakin 100 persen akan kualitas Hendra Gunawan, namun tahun lahir lukisan membuat pihak museum rela melelangnya untuk mendapat dana tambahan.
“Komisi para ahli dari luar museum menasehati kami untuk menjual, agar mendapat dana tambahan untuk memperkaya koleksi yang sudah ada,” ujarnya, seperti dikutip RNW.

Aktif melukis

Hendra Gunawan adalah seorang pelukis serta penyair yang menjadi partisan komunis, lahir di kota Bandung. Ia belajar melukis dari Affandi (1907-1990) dan Wahdi Sumanta (1917-1996). Masa prakemerdekaan dia ikut gerakan kemerdekaan Poetera, yang dipimpin antara lain presiden pertama Indonesia Soekarno.

Hendra kemudian aktif dalam kegiatan Lekra, organisasi kebudayaan, yang dekat dengan Partai Komunis Indonesia. Ini berbuntut pada pemenjaraan dirinya pasca peristiwa 30 September 1965.

Selama menjadi aktivis politik, sampai dipenjara hingga tahun 1978, ia tetap aktif melukis, tapi hasilnya hampir tak pernah dipamerkan atau dibicarakan.

Umumnya tema lukisan Hendra Gunawan adalah menyangkut kehidupan sehari-hari di pedesaan, seperti menari, makan, duel, memancing dan kumpul-kumpul.

10 Maret 2011 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , ,

1 Komentar »

  1. […] November 1945, dalam Lukisan Karya: SochiebPeresmian Museum BatuanBiografi Affandi Pelukis IndonesiaWow, Karya Pelukis Indonesia Tembus Satu Juta Euro! .wooslider .slider-container,.slider-container .slide { height: 292px!important } .wooslider […]

    Ping balik oleh Marzuki Alie Buka Pameran Tunggal Lukisan Joko Timun | total-sport.me | 1 Juli 2012 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: