Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Kuatir Rusuh, Barat Ingin Mubarak Pimpin Proses Transisi Mesir


Kanselir Jerman Angela Merkel bersama Menlu AS, Hillary Clinton pada Konferensi Keamanan di München

Di tengah tuntutan para demonstran agar Mubarak segera meletakan jabatannya, negara-negara barat sebaliknya. Mereka menguatirkan kerusuhan bakal melanda negara tersebut bila Mubarak meletakan jabatan. Mereka menegaskan peranan kritis Mubarak untuk memandu masa peralihan demi stabilitas Mesir.


Seperti dilaporkan radio Jerman DW, Kanselir Jerman Angela Merkel saat menghadiri Konferensi keamanan di hotel Bayersicher Hof, München, menegaskan tidak akan mendikte bagaimana oposisi Mesir harus bertindak, “kita harus mendengar suara rakyat, yang untuk pertamakalinya bisa mengutarakan pendapatnya dan bukan cuma menunggu apa yang dipikirkan oleh orang lain,” katanya.
Namun dia tegaskan bahwa pemilu Mesir yang telah dipercepat pada September 2011 ini bukan satu-satunya solusi.

“Pemilu yang terburu-buru di awal proses demokratisasi saya anggap sebuah kekeliruan. Kita harus memberikan kesempatan kepada rakyat untuk membangun strukturnya dulu,” tutur Merkel.

Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton yang turut menghadiri Konferensi keamanan itu juga bersuara sama. Menurutnya pemilu bukan satu-satunya solusi yang dapat mendorong proses perubahan di Mesir. Dikatakan pondasi sebuah negara demokratis adalah hukum, pemerintahan yang transparan, kebebasan pers dan partai politik dan oposisi yang kuat.

“Peralihan menuju Demokrasi itu sangat riskan, dalam jangka waktu pendek, bisa berujung pada kekacauan. Negara bisa kembali jatuh ke tangan rejim yang otoriter,” kata Clinton.


Foto: REUTERS
Presiden AS Barack Obama dan PM Kanada Stephen Harper berbicara kepada media di Gedung Putih, Jumat (4/2).

Barack Obama
Presiden Amerika Serikat Barack Obama tidak akan menuntut Presiden Mesir Husni Mubarak agar segera mengundurkan diri. Pernyataan ini disampaikan Obama menanggapi perkembangan terakhir di Mesir. Obama mengaku sejak krisis politik di Mesir dirinya telah dua kali bicara dengan Presiden Mubarak, sambil meyakinkan bahwa cara-cara Mubarak untuk bertahan, sudah tidak berfungsi lagi.

“Penindasan tidak berfungsi, kekerasan tidak berfungsi dan memutus saluran informasi juga tidak berfungsi.”
bagian pidatonya, Obama juga memuji Mubarak sebagai seorang patriot yang mengkhawatirkan keadaan negerinya.

“Saya mengusulkan padanya untuk berkonsultasi dengan anggota pemerintah lainnya. Ia harus mendengarkan aspirasi rakyat untuk kemudian mengambil keputusan. Agar bisa melangkah ke depan dengan baik dan terorganisir” kata Obama, yang sebelumnya melalui jurubicara Gedung Putih, Robert Gibbs, telah mengajukan usulan agar Presiden Mubarak perlu melakukan usaha yang sungguh-sungguh dan syah untuk mencapai persetujuan dengan orang-orang di luar pemerintah. Diingatkan, tanpa langkah kongkrit dan perundingan langsung menuju transisi, kerusuhan kemungkinan besar akan meningkat.

Sementara itu seoran pejabat Amerika mengatakan pemerintah Amerika dan pejabat Mesir sedang mengadakan pembicaraan mengenai usul bagi Mubarak untuk meletakkan jabatan segera dan menyerahkan kekuasaan ke pemerintahan transisi yang dipimpin oleh Wakil Presiden Omar Suleiman dengan dukungan militer Mesir.

Presiden Obama juga berbicara dengan Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan melalui telepon hari Jumat mengenai keadaan di Mesir. Gedung Putih mengatakan kedua pemimpin sependapat mengenai masa depan Mesir harus ditentukan oleh rakyat Mesir.

Mubarak Serahkan Jabatan Ketua Umum
Stasiun televisi Al-Arabiya melaporkan, Presiden Mubarak telah mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Umum Partai Nasional Demokratis yang berkuasa. Namun sejauh ini belum ada keterangan yang lebih rinci seputar perkembangan tersebut.
Al-Arabiya juga melaporkan, putra Musabrak, Gamal Mubarak juga telah menyerahkan jabatannya di dewan pembina partai dan dengan begitu mengikuti langkah semua tokoh pimpinan partai yang sebelumnya juga telah menyatakan pengunduran dirinya.
Sejauh ini, Gamal Mubarak
dikenal sebagai putra mahkota yang tengah disiapkan sang ayah untuk melanjutkan rezim pemerintahan Mubarak.

Sementara itu sebelumnya sebuah stasiun tv pemerintah setempat juga melaporkan pengunduran diri sejumlah pejabat partai itu, namun tidak disebutkan Mubarak mengundurkan diri, “Para anggota komite eksekutif mengundurkan diri dari jabatan mereka. Hossam Badrawi ditunjuk menjadi sekretaris jenderal partai,”
Siaran TV itu menyebutkan President Mubarak, sebagai ketua partai, sudah menerima pengunduran diri tersebut.

Hossam Badrawi
Hossam Badrawi dikenal sebagai seorang reformer dan dokter terkemuka.
Dalam laporan tv pemerintah disebutkan dia kini mengambil alih dua posisi kunci, yaitu Sekretaris Jenderal, menggantikan Safwat al-Sharif dan kepala komite kebijakan yang sebelumnya dipegang putra Mubarak, Gamal.

Wartawan BBC di Kairo, John Leyne, mengatakan Dr Badrawi dianggap sebagai tokoh liberal namun dia dekat dengan keluarga Mubarak.

6 Februari 2011 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: