Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Korupsi Menuju State Capture

Korupsi era SBY-Boediono makin canggih. Dari jenis korupsi administratif menuju state capture, perampokan dan pembajakan negara untuk dikorup melalui pembuatan kebijakan.


Memperingati hari anti korupsi sedunia yang jatuh tepat pada Kamis (9/12) ini, advokat Dr Todung Mulya Lubis mengingatkan, korupsi yang lebih berbahaya dari korupsi konvensional melalui tender barang dan jasa yakni jenis state capture yakni pembajakan negara dan perampokan negara. Contohnya kasus jual obral saham Krakatau Steel (KS).

Kasus itu merupakan bentuk korupsi dengan cara membajak, merampok dan menyandera negara yakni membuat kebijakan jual obral KS demi keuntungan privat melalui privatisasi.

Juga skandal Century, merupakan state capture yakni membobol Bank Century untuk diberi bail out (dana talangan) guna dipakai untuk dana pemilu parpol dan kelompok tertentu.

Dalam pandangan para pakar korupsi, kasus Century dan KS ini merupakan pembajakan dan perampokan negara secara canggih untuk melakukan korupsi dan meraih keuntungan. “KSmay be a shopisticated state capture of corruption of capital gain” ungkap Todung melalui twitter.

Menurut Mulya Lubis, korupsi melalui pembajakan negara tidaklah kelihatan karena dilakukan secara canggih. Kasus ini bisa sebagian, lokal atau nasional, mengorbankan kaum miskin.

“Setiap negara yang kepemimpinan nasionalnya lemah seperti SBY cenderung menderita korupsi dengan cara membajak, merampok dan menyandera negara, internal atau eksternal. Pembajakan negara itu dilakukan demi kepentingan personal, keluarga atau kelompok.”

Untuk mengatasi masalah korupsi maka sangat disarankan agar KPK tidak hanya dijadikan ujung tombak bagi penegakan hukum di Indonesia. Melainkan harus juga memaksimalisasi sistem peradilan, pembenahan sistem dan pelaksanaan hukum (law enforcement) oleh orang-orang yang mengerti celah-celah aturan yang masih semrawut.

Sekretaris Jenderal Transparancy Internasional Indonesia (TII) Teten Masduki mengatakan, pihaknya tidak melihat adanya keberhasilan dalam pemberantasan korupsi dalam lebih setahun pemerintahan SBY-Boediono.

“Justru kami melihat adanya pembiaran pelemahan institusi antikorupsi yang cukup efektif, seperti kriminalisasi lembaga antikorupsi oleh institusi negara sendiri,” kata Teten. Kalau selama ini korupsi banyak dilakukan oleh mereka yang disebut mafia peradilan, maka pembenahan yang paling penting salah satunya justru di wilayah ini.
inilah.com

9 Desember 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , ,

1 Komentar »

  1. Pas untk SBY

    Komentar oleh Anonim | 12 Desember 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: