Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Sekeluarga Tenggak Miras Oplosan, Empat Meregang Nyawa

Kefamenanu -Korban akibat menenggak miras kembali terjadi di Desa Haumeni Ana kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, yang hingga saat ini telah menelan empat nyawa, seorang diantaranya ibu rumah tangga, sementara tiga lainnya masih dalam perawatan intensif RSUD Kefamenanu.


Keterangan yang kami himpun menyebutkan, para korban yang masih bertalian darah menenggak miras bermerek Napoleon, yang diduga dicampur dengan spritus serta sejenis miras tradisional produksi lokal, yang oleh masyrakat setempat dikenal sebagai sopi Timor.

Herman berkanis (30), salah satu korban selamat yang sedang mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Kefamenanu, saat kami temui, Sabtu (4/12) malam, mengatakan, mereka menenggak minuman hasil oplosan spritus dan air.

Herman sempat kehilangan kesadaran beberapa jam sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Umum Kefamenanu dari Puskemas setempat, mereka mulai bermabukan saat baru saja menenggak empat sloki.

“Kami baru minum empat sloki tapi sudah mulai mabuk” ceritanya dengan suara yang lemah dan terputus-putus.
Menurut cerita dia, mereka memang sudah terbiasa minum spritus dicampur air, namun kali ini berbeda rasanya, terasa begitu kerasnya. Istrinya yang mendampingi, bahkan sempat nyeletuk, mungkin ada racun dalam minuman tersebut sehingga baunya sangat menyengat.

“ada yang semaput (pusing, lemas dan kehilangan kesadaran, red) waktu datang tolong mereka” cerita istri Herman.

Sementara Raimundus Feka, salah satu korban yang ibunya juga turut tewas dalam peristiwa itu mengaku minuman oplosan tersebut memang terasa sangat menyengat, sehinggat baru beberap kali tengguk sudah pada mabuk.

Kasus ini bermula saat mereka bersama-sama secara gotong royong melakukan tanam bersama, pada Kamis (2/12) pagi. Setelah selesai menanami kebunnya, mereka lantas membantu Gabrial Mona, paman mereka, yang belum selesai menanam, kebetulan berseblahan kebunnya.

Sudah menjadi tradisi, sebagai ungkapan kegembiraan karena mendapat bantuan, Gabrial Mona, tuan kebun, kemudian menyuguhkan miras bermerek Napoleon sebagai pengantar kerja.

“Di kampung biasa begitu, supaya semangat kerja” nyelutuk salah seorang keluarga korban yang ada diruang inap tersebut.

Disaat itu, tidak ada masalah. Semua berjalan seperti biasa, normal, hingga kembali kerumah sore hari itu.

“Kami minum Napoleon dikebun om Gabrial, tapi tidak apa-apa” cerita Herman.

Malapetaka itu datang justru saat mereka dirumah, minum miras berlanjut. Tapi kali ini dengan cara mencampurkan spritus dengan air dalam sebotol air mineral Aqua. Diceriterakan, sebelum minuman tersebut habis, mereka yang saat itu berjumlah tujuh orang mulai bergelimpangan.

Herman mengaku mereka akhirnya dengan sendirinya menghentikan acara minum tersebut dan dia yang masih sadar, sempat membopong salah satu korban -yang akhirnya tewas- pulang rumah sebelum akhirnya dia pun tergeletak tak sadarkan diri.

Kapolsek Miomaffo Timur yang sempat kami hubungi tidak bersedia memberikan penjelasan lebih jauh, karena kasus tersebut langsung ditangani Polres Kefamenanu.

5 Desember 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: