Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Delapan Napi Mutilasi Remaja di Rutan

Palembang – Eko Adisaputra (18), tahanan kejaksaan yang dititipkan di Lapas
Anak Pakjo, Palembang tewas dibunuh dan
dimutilasi oleh delapan napi penghuni lapas anak,
Senin (22/11/2010) dini hari sekitar pukul 01.00.


Informasi yang dihimpun Sriwijaya Post di
lapangan, Eko baru dua minggu dititipkan di Lapas
Anak Pakjo. Eko yang dihukum atas kasus
pencurian (363 KUHP) menempati sel isolasi
dipindahkan dari sel 2A. Korban beralamat di
Perumahan Jaya Bersama, Talangkeramat, Kenten Laut, Banyuasin, Sumsel.

Sementara itu kedelapan napi yang menganiaya
korban hingga tewas adalah Prayitno (21) yang
dihukum karena kasus pencurian dengan
kekerasan (365 KUHP). Ahmad Habibi (19) yang
terkena kasus pembunuhan, Dedi alias Bangau (21)
karena pencurian kendaraan bermotor, Heru (20) kasus curas (365 KUHP), Aji (19) karena kasus
narkoba, Fikri (21) karena kasus penganiayaan,
Andre (23) karena kasus ranmor dan Iskandar (21)
karena kasus penggelapan kendaraan bermotor.

Di hadapan petugas Polsek IB I, kedelapan napi
mengakui mereka memang menganiaya korban.
Alasannya karena korban bermaksud melarikan
diri dengan cara melubangi plafon ruang tahanan
dengan paku. Sedangkan kedelapan napi ini
menurut pengakuan mereka tidak ingin melarikan diri. Karena tidak terima ajakan itulah maka
mereka sepakat memukuli korban. Menggunakan
sendok yang dipipihkan dengan batu mereka
sepakat menganiaya korban.

Masing-masing pelaku mengambil peranan
memukul dan melukai korban. Pantauan Sripo,
korban yang sudah tak bernyawa itu dipenuhi
luka sekujur tubuhnya. Luka sayat di dada, paha
kanan dan bahu kanan. Luka tusuk di mata kaki
sebelah kiri. Dua daun telinga kiri dan kanan dipotong pun alat kelamin dipotong. Usus korban
pun terburai.

Kalapas Anak Pakjo, Djunaedi SH MH dikonfirmasi
wartawan mengatakan, kasus penganiayaan ini
sepenuhnya diserahkan ke pihsak kepolisian
untuk ditindaklanjuti. “Namun, atas perintah Kakanwil kita juga akan memproses petugas yang
jaga semalam, mengapa sampai terjadi kejadian
ini,” kata Djunaedi, Senin (22/11/2010).

Kapolsek IB I, AKP Tulus Sinaga mengatakan kasus
ini akan dikembangkan lebih lanjut. “Kita akan meneliti kemungkinan ada motif lain, ” katanya.

Adapun barang bukti yang diamankan dari lokasi
adalah kepala sendok yang dipipihkan, batu dan
paku. Bantal untuk membekap mulut korban,
kain sarung dua helai untuk menjerat leher
korban.

23 November 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , ,

1 Komentar »

  1. Napi edaaan….

    Komentar oleh Oni | 24 November 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: