Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Seperti Apa Bentuk Selaput Dara?

Selaput dara merupakan salah satu bagian tubuh wanita yang seringkali diperbincangkan karena selalu dikaitkan dengan keperawanan.

Namun tahukah anda bahwa ternyata, setidaknya ada 4 macam bentuk dari selaput dara ini?.

Selaput dara merupakan bagian dari jaringan yang dalam
perkembangannya bisa menghambat sebagian atau
keseluruhan jalan masuk ke vagina.

Beberapa ilmuwan
mengungkapkan banyak orang belum memiliki pemahaman yang nyata mengenai fungsi dari selaput dara ini.
Seperti dilansi STD.about.com, tidak setiap
perempuan memiliki tipe selaput
dara yang sama. Pada beberapa
perempuan ada yang selaput
daranya menghalangi sepenuhnya
atau sebagian lubang vagina.
Selaput dara memiliki bentuk dan
derajat kelembutan serta fleksibilitas
yang berbeda-beda pada setiap individu.

Berdasarkan penelitian yang
dilakukan oleh Frank H. Netter MD
yang termuat dalam buku The Human Sexuality, bentuk dari
selaput dara ini terbagi menjadi 4
bentuk, yaitu:

1. Annual hymen, bentuk selaput
dara ini melingkari penuh
lubang vagina.
2. Septate hymen, bentuk selaput
dara ini ditandai dengan
beberapa lubang yang terbuka.
3. Cibriform hymen, bentuk
selaput dara ini ditandai
dengan beberapa lubang yang
terbuka, tapi lubang ini lebih kecil dan jumlahnya lebih
banyak.
4. Introitus, pada perempuan
yang sangat berpengalaman
dalam hubungan seksual bisa
saja lubang selaputnya membesar, namun masih
menyisakan jaringan selaput
dara.

Selaput dara seringkali dikaitkan
dengan keperawanan seseorang,
tapi sebenarnya beberapa
perempuan bisa saja kehilangan
selaput daranya melalui kegiatan fisik seperti bersepeda, mencoba bereksperimen seksual sejak dini
atau akibat trauma.

Setiap tubuh perempuan berbeda-
beda, sehingga pengalaman dan
penetrasi seksualnya juga berbeda.
Hal inilah yang membuat selaput
dara tidak bisa menjadi patokan keperawanan seseorang.
Karena tidak selamanya selaput
dara yang robek mengalami
pendarahan saat berhubungan
seksual, hal ini tergantung dari
penetrasinya.
Jika perempuan
merasa rileks, terangsang dan cairan lubrikasinya keluar maka tidak akan terjadi pendarahan.

Ketika melakukan seks untuk
pertama kalinya, ada perempuan
yang merasa sakit pada bagian
vaginanya tapi ada juga yang tidak.
Perbedaan itu terletak pada
seberapa banyak cairan lubrikasi
yang dihasilkan dan seberapa
tegang selaput dara perempuan tersebut saat bersenggama.
Saat ini dokter bedah plastik telah
mengembangkan suatu prosedur
yang dikenal sebagai
hymenoplasty untuk menciptakan operasi selaput dara pada
perempuan yang telah rusak
selaput daranya.
Operasi pemulihan selaput dara ini selalu menimbulkan pro dan
kontra. Namun operasi ini dapat
bermanfaat bagi perempuan yang
hidupnya mungkin dalam bahaya jika tidak memiliki selaput dara.
Selain itu tidak semua perempuan
dilahirkan memiliki selaput dara pada vaginanya. Pada beberapa
penelitian menunjukkan ada
beberapa bayi perempuan yang
lahir tanpa memiliki selaput dara.
Detik

21 November 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: