Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Kekerasan Sara di Bekasi

Insiden kekerasan terhadap dua pemuka gereja HKBP di Bekasi meresahkan warga setempat. Konflik soal ijin membangun tempat ibadah umat gereja HKBP tetap tak terselesaikan.


Peran polisi dalam penyelesaian masalah ini dipertanyakan. Pengacara gereja HKBP, Saor Siagian meragukan sikap netral POLRI.

Polisi plin-plan
Ini pertanyaan besar, katanya. Bagaimana mungkin seorang kapolda sebagai penegak hukum menyimpulkan terjadi tindakan kriminal murni tanpa memiliki bukti hukum. Mereka menangkap dua orang yang akhirnya dikatakan kriminalitas biasa.

Kedua orang ini kemudian dibebaskan karena tidak terlibat kasus ini. Polisi tidak pernah melakukan pencegahan di lapangan. Polisi menulis surat kepada jemaat HKBP supaya tidak mengadakan ibadah di luar karena ada tindakan kekerasan.

Mustinya ada tindakan pencegahan oleh polisi. Polisikah yang sengaja membuat peristiwa ini atau mendesainnya?

Saor Siagian menambahkan langkah hukum yang akan diambil pihak yang dirugikan belum jelas, sudah dilaporkan ke polisi tapi tidak ada tindakan yang memadai. Ternyata mereka mengatakan tidak ada peristiwa, padahal sudah terang benderang ada peristiwa pelanggaran hukum.

Polisi membohongi, akhirnya kriminalitas ini semakin serius. Terjadi kecurigaan terhadap polisi dalam proses penyidikan. Intimidasi dan pengroyokan oleh masayarakat yang menentang gereja HKBP semakin terjadi.

Lapor percuma

Sudah disebutkan beberapa nama kepada pihak yang berwajib. Polisi yang bikin susah sendiri karena tidak bertindak obyektif profesional. Mereka sibuk mengurus izin atau tidak izin untuk membangun gereja ini.

Latar belakang sikap polisi ini kurang jelas, ujar Saor Siagian. Rupanya mereka bermain politik, atau mendukung kepentingan kelompok tertentu. Kesannya polisi melindungi para kriminal ini.

Ketua Umum Forum Kristiani Jakarta, Theophilus Bela, heran kekerasan ini terjadi pada saat Lebaran. Ia melihat alasan lain. Karena insiden kekerasan ini tidak ia perhitungan pada akhir puasa, mungkin hanya kejadian di Amerika Serikat di mana seorang pendeta kristen radikal berniat membakar al Qur’an, yang mengompori situasi panas.

Aksi pembakaran al Qur’an ini bisa berdampak pada Indonesia. Tapi menurut Theophilus Bela teman- teman muslimnya mengutuk keras kejadian kekerasan di Bekasi ini. Misalnya PB NU.

Sebelum puasa ia menegur presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Kalau gereja kristen diserang beliau jangan tidur. RNW

14 September 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , ,

5 Komentar »

  1. […] Kekerasan Sara di Bekasi « Erens's Blog […]

    Ping balik oleh Saya mempunyai Ijin Lokasi Kelapa Sawit di Kalimantan Timur, Luas 6600 Ha? | Indonesia Search Engine | 14 September 2010 | Balas

  2. apapun bentuk dan alasannya kekerasan seharusnya tdk boleh dibiarkan dan tumbuh sumbur di negeri yang menjunjung hukum dan keadilan. pada saat seperti ini dimanakah posisi hukum kita? dan dimana pula para penegak dan hamba hukum, terutama polisi. keadilan dan hukum rasanya hanya sekadar basa basi. penindasan mayoritas terhadap minoritas?

    Komentar oleh ms umbara | 15 September 2010 | Balas

  3. Kawan-Kawan FPI Hentikan Provokasi
    Kekerasan semacam itu sudah sering terjadi. Contohnya di tempat tinggal saya sering terjadi hal ini. Dulu serma saya tegur, terutama teman-teman sebaya sesama remaja masjid karena sering ikut-ikutan FPI untuk membuat suasana ricuh disaat ada kegiatan ibadah dirumah-rumah kristen atau gereja, akibatnya malah saya dimusuhi. Sebenarnya saya iba melihat mereka teman-teman kristen itu diperlakukan seperti itu, disaat ada kegiatan keagamaan diganggu terus menerus oleh sekelompok orang yang dikontrol FPI. Di masjid, saat ada rapat-rapat, bahkan jumatan selalu dihembus isu-isu yanng bagi saya terlalu dibuat-buat untuk menimbulkan sentimen atau kebencian terhadap teman-teman kristen. Jujur, terkadang saya rasa mual melihat ini, apalagi sejauh ini saya melihat teman-teman kristen itu baik-baik kelakuannya. Saya himbau pemerintah untuk jujur menangani ini. Sekalipun dalam khotbah-khotbah jumatan disebutkan membuat para kafir gentar adalah merupakan tindakan yang menyenangkan Alloh SWT, dan memang itu tersurat dalam Qur’an, namun saya sangsi akan hal itu. Saya masih percaya kalau Alloh SWT itu adalah Maha Sempurna adanya, mustahil Dia sepicik itu. Saya mohon kepada kawan-kawan FPI hentikan segala macam provokasi terhadap kami. Biarkan kami hidup berdampingan dengan damai. Ingat, Islam tidak pernah akan baik dengan tindakan-tindakan bejat kalian, sebaliknya akan hancur!.

    Komentar oleh Anonim | 15 September 2010 | Balas

  4. Siapa pun pelakunya harus di hukum berat agar tidak ada lagi aksi kekerasan ‘sara’ di indonesia.
    damai itu indah…..

    Komentar oleh Arek Muslim Suroboyo | 17 September 2010 | Balas

  5. Saudara-ku, dengarkan perintah-NYA;
    “kelak akan Aku jatuhkan rasa ketakutan (teror) ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan sambunglah tiap-tiap ujung jari mereka… Maka bukan kamu yang membunuh mereka, akan tetapi Allah-lah yang membunuh mereka (QS 8:12;17)

    Komentar oleh Abdullah | 20 September 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: