Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Ibu Prancis ini Akui Bunuh Delapan Bayinya


Dominique Cottrez

Dominique Cottrez, seorang wanita asal Prancis utara, boleh jadi merupakan ibu yang paling keji se dunia, setelah terungkap atas pembunuhan atas delapan bayinya yang dilakukan sesaat setelah lahir.


Kasus Cottrez yang tengah ditahan pihak berwajib Prancis itu, menurut pengakuannya, dilakukan antara tahun 1989 dan 2006, tanpa sepengetahuan suaminya.

Sebelumnya Cottrez juga pernah dituntut atas dugaan menyembunyikan mayat yang tidak dilaporkan ke kepolisian.

Kini Cottrez, 47 tahun, menghadapi tuntutan dengan tuduhan pembuhuhan berencana terhadap kedelapan bayinya sendiri.

Mayat bayi-bayi malang itu berhasil ditemukan di desa Villers-au-Tertre, di kawasan Utara kota Lille pada hari Rabu ini.

Dengan menggunakan anjing pelacak, polisi melakukan penggeledahan dua rumah di desa tersebut, setelah sebelumnya seorang pemilik rumah memanggil polisi karena menemukan jenazah di dalam taman mereka.

Rumah itu merupakan kediaman orang tua Cottrez. Dan ketika polisi menggeledah kediaman perempuan tersebut, ditemukan mayat-mayat bayi lainnya.

Cottrez mengaku dia terpaksa membunuh bayi bayi tersebut karena tidak ingin lagi memiliki anak dan juga tidak mau menemui dokter untuk kontrasepsi, demikian penjelasan jaksa penuntut dalam sebuah keterangan pers.

“Kasus ini merupakan tindakan diluar norma kemanusiaan terhadap bayi yang baru lahir”, isi keterangan tersebut.

Tanpa bantuan
Kejaksaan juga mengatakan Cottrez melahirkan sendiri bayi-bayi itu tanpa bantuan dokter atau orang lain sebelum akhirnya membunuh mereka.

Mayat bayi-bayi itu ditemukan di rumah pertama dalam keadaan terbungkus tas plastik, sementara enam mayat lainnya ditemukan didalam garasi rumah kedua didalam plastik kedap udara, tersembunyi dibawah berbagai macam benda lainnya.

Kelahiran dan pembunuhan delapan bayi tersebut disebut berdasarkan pengakuan tersangka berlangsung antara tahun 1989 hingga 2006, namun pihak berwajib akan melakukan tes lanjutan untuk mengetahui secara pasti waktu kelahiran tersebut.

Sementara itu Suami Cottrez yang tidak didakwai dalam kasus itu, mengaku tidak pernah menyadari kehamilan istrinya karena dia tergolong perempuan yang gemuk, dan juga tidak mengetahui kalau istrinya membunuh bayi-bayi tersebut.

Pasangan ini memiliki dua orang anak perempuan yang berusia 21 dan 22 yang juga telah memiliki anak.

Kepada koran lokal La Voix du Nord kalau mereka mengharapkan bantuan psikologis untuk ibunya.

Wartawan BBC Christian Fraser di Paris melaporkan kalau Prancis dalam beberapa tahun terakhir ini menghadapi serangkaian kasus pembunuhan terhadap bayi yang baru lahir.

Di bulan Maret, seorang ibu mengaku telah membunuh enam bayinya yang baru dilahirkan dan menyembunyikannya di dalam gudang bawah tanah di rumahnya di kawasan barat Laut Prancis.

Tahun 1984 sepasang suami istri di Correze, Prancis dipenjara karena membunuh tujuh bayi mereka dalam tujuh tahun terakhir.

Sedangkan di Jerman pada tahun 2006, Sabine Hilschenz dipenjara selama 15 tahun karena membunuh delapan bayi yang baru lahir.
BBC

30 Juli 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , , ,

2 Komentar »

  1. Sadiiiis..!

    Komentar oleh Riyan | 31 Juli 2010 | Balas

  2. Wong edan!

    Komentar oleh Ali | 31 Juli 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: