Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Israel rekayasa video konvoi


Klip video satir juga menyertakan rekaman asli serbuan Israel

Pemerintah Israel meminta maaf setelah kantor persnya mengemailkan video kelakar mengenai konvoi yang mencoba merapat di Gaza.
Video tersebut memperlihatkan orang-orang yang berpakaian seperti aktivis perdamaian. Mereka menyanyikan ”we con the world” (kami tipu dunia” dengan iringan musik lagu We Are the World.
Seorang jurubicara mengatakan video tersebut menyatakan video tersebut idak mencerminkan pandangan pemerintah Israel
Video itu memuat rekaman video serangan Israel terhadap konvoi kapal lalu yang menelan sembilan korban jiwa aktivis.
Dalam klip, yang meniru video yang dibuat untuk lagu amal keluaran tahun 1985 itu, penyanyi mengenakan busana yang mewakili sosok kapten konvoi, aktivis perdamaian Barat, dan orang-orang Arab yang mengenakan keffiyeh.
“There’s no people dying, so the best that we can do, is create the greatest bluff of all (Tidak ada orang yang sekarat, jadi yang paling bisa kita lakukan adalah menciptakan kebohongan terbesar”, demikian kata-kata yang dinyanyikan dalam video tersebut.
“We are peaceful travellers, we’re waving our own knives (Kami pengelana damai, kami lambaikan pisau kami),” demikian lanjut lagu dalam video yang dikirimkan per e-mail tersebut.
Lagu itu kemudian disertai koor ”we con the world, we con the people. We’ll make them all believe the IDF (Israel Defense Forces) is Jack the Ripper (Kami tipu dunia, kami tipu masyarakat. Kami membuat mereka semua yakin IDF (Angkatan Bersenjata Israel) adalah Jack The Ripper.”
Dalam salah satu adegan, penyanyi yang tampil sebagai kapten konvoi menyanyikan bait ”Ithbah al-Yahud” yang berarti ”habisi orang-orang Yahudi” dalam bahasa Arab.
Video tersebut disisipi dengan penggalan rekaman serbuan pasukan komando Israel terhadap Mavi Marmara, kapal Turki yang menjadi pemimpin konvoi bantuan yang berniat menerobos blokade Israel dan Mesir terhadap Gaza pekan lalu.

‘Lucu’

Serdadu Israeli membajak kapal bantuan kemanusiaan untuk Gaza

Sembilan penumpang di kapal itu terbunuh ketika pasukan komando Israel menyerbu kapal sipil tersebut.
Keenam kapal dalam konvoi itu ditarik ke pelabuhan Ashdod dan para aktivis dideportasi.
Mark Regev, jurubicara kantor Perdana Menteri Israel, mengatakan kepada koran Inggris Guardian: “Saya panggil anak-anak saya agar menontonnya, sebab saya rasa ini lucu. Itulah yan dirasakan orang Israel. Namun, pemerintah tidak terlibat di dalamnya.”
Video itu sendiri dibuat oleh situs internet satir Ibrani Latma.co.il, yang dikelola oleh deputi editor koran Jerusalem Post Caroline Glick.
Di situs internetnya, Caroline Glick mengatakan klip menampilkan kapten, kru dan penumpang ”kapal cinta” Turki-Hamas dalam penjelasan musikal mengenai bagaimana mereka menipu dunia.”
“Kami rasa ini kontribus penting Israel dalam diskusi mengenai peristiwa-peristiwa baru-baru ini,” tulis Glick.
Namun, video kelakar itu juga dikecam.
“Video itu usaha memuakkan untuk memanfaatkan dalih Israel mengenai petaka konvoi,” kata Didi Remez dari halaman blog Coteret.

8 Juni 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: