Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Ruben “Si Anak Ajaib” Korban Kecelakaan Tripoli Semakin Baik


Anak laki-laki yang selamat dari kecelakaan pesawat di Libya, Ruben, usia 9 tahun (sebelumnya diberitakan berusia 8 tahun), berasal dari Tilburg, Belanda. Demikian diumumkan Kementerian Luar Negeri Belanda.
Menurut Kementerian,
kondisi Ruben saat ini cukup baik. Anak laki- laki tersebut bisa memberitahukan nama dan tempat tinggalnya.
Ruben menjadi pusat perhatian seluruh dunia setelah terjadinya bencana. Banyak media asing menuliskan; adalah suatu “keajaiban” bahwa Ruben menjadi satu- satunya penumpang yang berhasil selamat. Surat kabar Inggris, Daily Mail, menuliskan “Anak Ajaib (Miracle Boy).” Harian Jerman, Bild, menyebut Ruben sebagai “Keajaiban dari Tripoli.”
70 Korban dari Belanda
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri telah mengumumkan bahwa bencana menewaskan 70orang warga Belanda. Sampai saat ini, Asosiasi Kendaraan Belanda, ANWB, masih mengumumkan 61 orang korban. Di antara korban terdapat 38turis dari biro perjalanan Stip dan 24 wisatawan dari biro perjalanan Kras. Sembilan warga Belanda lainnya mengatur penerbangan sendiri. Demikian pernyataan Kementerian. Jumlah korban tewas didapat dari informasi Stip dan Kras, daftar penumpang maskapai Afriqyah Airways serta daftar bea cukai di Johannesburg.
Pertemuan Hoofddorp
Perdana Menteri Jan Peter Balkenende dan Menteri Maxime Verhagen serta Andre Rouvoet menghadiri pertemuan yang diselenggarakan di Hoofddorp bagi keluarga korban. Lebih dari dua ratus orang hadir di Pusat Pertemuan Claus (Claus Event Centre). Perdana Menteri Balkenende mengatakan keluarga yang telah kehilangan keluarganya akan mendapatkan kontak penghubung masing-masing. Tujuan pemerintah Belanda agar tiap korban bisa mendapatkan semua informasi yang mereka butuhkan sebaik mungkin. Afriqiyah Airways telah menyatakan “simpati yang paling dalam” kepada semua keluarga dan teman-teman dari penumpang dan awak kapal Afriqiyah Airways Penerbangan 771.
Sebab Tak jelas
Total korban dalam kecelakaan pesawat di bandara Tripoli Rabu (12/05) adalah 103 orang. Sebab jatuhnya pesawat Airways Afriqiyah masih belum jelas. Kemungkinan adanya serangan teroris langsung dibantah oleh pemerintah Libya sesaat setelah bencana terjadi.
Menurut media Afrika Selatan, pesawat mendarat lebih cepat sekitar satu kilometer sebelum masuk ke landasan. Seorang saksi mata mengatakan pesawat sempat menabrak beberapa pohon, bangunan dan kendaraan. “Ketika saya sampai di lokasi kecelakaan, ekor pesawat adalah satu- satunya bagian pesawat yang masih bisa dikenali. Badan dan reruntuhan pesawat tersebar di area seluas 800 meter. Tak ada tanda-tanda kehidupan. Sungguh mengerikan. ”
Warga Negara Lain
Airbus A330 dalam perjalanannya dari Johannesburg di Afrika Selatan ke Brussel. Pesawat singgah dulu di Tripoli, Libya. Terdapat 93penumpang dalam pesawat (selain dari Belanda dan Belgia, juga dari Libya, Afrika Selatan, Zimbabwe, Prancis, Jerman, Irlandia, Britania Raya dan Filipina) serta 11 kru, semuanya warga Libya. RNW

14 Mei 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: