Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Dituduh Curi Sepeda, 4 Bocah Dipukuli Belasan Anggota TNI AD

Depok -Empat bocah dipaksa mengaku oleh belasan anggota TNI AD telah mencuri sepeda. Selain dituduh mencuri dan dipaksa mengakui tuduhan itu, empat bocah itu pun mendapat siksaan beramai-ramai oleh belasan anggota TNI AD yang berbadan kekar.
Akibatnya wajah keempat bocah itu pun babak belur jadinya.
Keempat bocah itu, Ucok (10), Yusuf (14), Topik (14) dan Yana (14) diambil paksa dari rumah mereka, RT 2/03 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Minggu (28/3), lalu dibawa ke Markas Kostrad di Cilodong.
“Saya diambil pas lagi di rumah,” ujar Ucok saat ditemui di rumahnya.
Ucok pun mengaku dipukul, ditendang bahkan hingga diikat di tiang untuk mengakui perbuatan itu. Hal yang serupa juga dialami tiga temannya. Memar di paha, mata, serta badan menandakan jelas adanya pemukulan itu.
Usai disitu, mereka berempat digelandang ke Polsek Sukmajaya. Disana, sekalipun tidak disiksa, mereka mesti menandatangani surat pernyataan tidak mengulangi perbuatan serupa lagi. Padahal sejak awal mereka tidak mengakui hal yang dituduhkan tersebut, selain tidak ada pembuktiannya, karena memang itu tidak dilakukan keempat bocah tersebut.

Orang tua menuntut
Fatmawati, orang tua Topik (14), salah satu bocah yang dianiaya belasan anggota Kostrad Divisi I Cilodong, tampak geram. Dia meminta para anggota militer yang telah membuat anaknya babak belur diproses hukum.
“Saya tidak ikhlas anak saya dibeginikan. Coba saja, bapak-bapak tentara itu mau nggak anaknya disiksa kayak begni,” ungkap Fatmawati dengan nada tinggi di rumahnya, RT 2/03 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Sukmajaya, Depok, Selasa (30/3/2010).
Fatmawati yang berstatus janda ini berharap ada keadilan bagi anaknya. Menurutnya, Topik tidak pernah melakukan pencurian sepeda milik salah satu anggota Kostrad.
“Saya mohon ada keadilan bagi anak saya. Orang tua mana yang rela anaknya diperlakukan seperti ini,” tutur wanita yang menggantungkan nafkah sebagai buruh cuci harian ini.
Seperti diwartakan detikcom, saat ditemui, Topik tampak masih trauma. Remaja tanggung itu terlihat tidak banyak bicara saat sejumlah wartawan mencoba bertanya tentang kekerasan yang dialaminya.
Sejumlah luka lebam tampak menghiasi wajah dan anggota tubuh bocah tersebut. Kedua sikut bocah tersebut juga tampak besot seperti habis terseret.

30 Maret 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: