Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Hizbut Tahrir: Amerika Teroris Terbesar

Sebagai wujud tanggung jawab Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, lebih memilih berada di negaranya, daripada mengunjungi Indonesia dan Australia. Rencana kunjungan yang telah dijadwalkan sejak tahun lalu itu sempat mengalami revisi beberapa kali, hingga akhirnya disebutkan bulan Juni sebagai bulan kunjungannya. Alasannya, Obama ingin meloloskan RUU asuransi kesehatan di DPR AS. Ini dianggap sangat penting sebab RUU asuransi kesehatan tersebut adalah sebuah janji dimasa kampanyenya saat lalu, yang bagi dia harus dipenuhi.

Terlepas dari pengunduran itu sendiri, niat ‘pulang kampung’ Presiden Barack Obama ke Indonesia sangat menyita perhatian dunia internasional. Indonesia bahkan menjadi berita utama pada media-media besar dunia, suatu hal yang belum pernah dialami sebelumnya. Fenomena itu pun terjadi di Indonesia. Selain cerita-cerita masa kecilnya, media massa pun penuh dengan pro maupun kontra kedatangan ‘anak Menteng’ ini. Pro kontra itu, juga menjadi headline RNW, pada Rabu (17/3) lalu. Berikut ceritanya yang saya turunkan kembali:

Nahdatul Ulama (NU) menyambut baik kedatangan presiden Amerika yang mengulurkan tangan ke dunia Islam itu. Menurut para tokoh NU, umat Islam dianjurkan Nabi menghormati tamu.
Tapi Hizbut Tahrir berpendapat sebaiknya kunjungan presiden Amerika itu ditolak saja. Karena, menurut organisasi ini, Obama bukanlah tamu yang baik, karena ia masih membunuhi umat Islam seperti di Afghanistan dan Irak.
Menurut Ismail Yusanto, Amerika masih menjajah negara-negara muslim seperti Afghanistan dan Irak. Meski itu diawali oleh Bush, tapi Obama belum mengubah kebijakan pendahulunya itu. Malah ia sudah menambah jumlah tentaranya di Afghanistan.
“Akibat dari invasi itu sejak tahun 2003 ribuan warga muslim terbunuh,” tandas Ismail.
Baik Irak maupun Afghanistan sudah hancur, bukan hanya fisik tapi ekonomi, politik, sosial dan budayanya juga.
“Pertanyaannya siapa yang bertanggungjawab. Tentu Amerika. Dan presidennya adalah Obama, ” ujar Ismail.

Solider terhadap sesama muslim
Organisasi Islam ini menolak kedatangan Obama karena solider terhadap saudara yang dibunuh. Menurut ajaran Islam, tambah Ismail, muslim wajib membantu saudaranya sesama muslim yang tertindas dan terbunuh.
Nyawa seorang muslim itu, menurut Ismail, sangat mahal harganya. Mengutip hadis Nabi ia mengatakan: “Hancurnya dunia lebih remeh di sisi Allah SWT ketimbang terbunuhnya seorang laki-laki muslim.”
Karena Obama masih membunuhi warga muslim terutama di Afghanistan dan Pakistan, maka ia dianggap “orang kafir yang nyata-nyata memusuhi atau memerangi umat Islam”.


Menghormati tamu
NU berpendapat berbeda. Menurut organisasi terbesar di Indonesia ini, Obama harus disambut baik karena Nabi Muhammad saja menyambut musuh.
Tapi Ismail Yusanto tetap bersikukuh bahwa Obama adalah musuh yang tidak perlu disambut. Ia menyamakan Obama ini dengan Abu Sofian yang tidak disambut nabi karena ia pernah berkhianat.
“Tapi tidak semua tamu diterima oleh Nabi. Abu Sofyan ditolak oleh nabi. Karena ia telah melanggar perjanjian Hudaibiyah.”
Karena banyak sekali warga yang mati akibat ulah Amerika, maka Ismail Yusanto menyimpulkan bahwa Amerika adalah teroris terbesar di dunia.

Dengarkan siarannya:


Bookmark and Share

19 Maret 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , ,

2 Komentar »

  1. Artinya Ismail Yusanto juga memastikan Kapolri serta jajarannya Densus 88 maupun Brimob sebagai teroris yang mesti diberantas karena telah membunuh Dulmatin dkk yang muslim? Ismail Yusanto, apakah anda juga berniat membunuh SBY karena pemerintahannya telah membunuh Imam Samudra dkk juga?
    Ismail Yusanto, andalah yang sebenarnya teroris karena telah mendorog masyrakat bawah untuk berlaku jahat sekaligus juga merusak citra Islam. Anda itu sangat berbahaya sudah semestinya semua orang muslim menangkap dan darah anda halal untuk ditumpahkan!

    Komentar oleh Karim | 19 Maret 2010 | Balas

  2. Ternyata Allah Islamnya Muhammad sangat egois dengan menerapkan standar ganda! Ini standar ganda yang paling mengerikan di jagad ini, sangat tidak manusiawi dan kejam pada pihak no muslim. Untung Tuhan agama lain tidak seperti itu, kalo tidak wah berabe!

    Komentar oleh Mist | 19 Maret 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: