Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Menyusul Pembantaian Wanita dan Anak-anak Kristen, Nigeria Kerahkan Tentara


Penduduk pilih mengungsi setelah bentrok antar agama kembali pecah

Pejabat Presiden Nigeria Goodluck Jonathan memerintahkan militer negeri itu untuk mencegah masuknya senjata api ke wilayah kota Jos.

Perintah ini dikeluarkan setelah sebuah kerusuhan berdarah terjadi di kawasan ini Minggu dini hari. Saksi mata mengatakan sekelompok orang bersenjata tajam menyerang sejumlah desa yang penduduknya mayoritas pemeluk Kristen.
Akibat serangan bersenjata ini, lebih dari 100 orang – sebagian besar anak-anak dan perempuan – dinyatakan tewas.
Bentrokan antara pemeluk Kristen dan Islam sudah pecah sejak awal tahun ini di kota Jos dan menewaskan sedikitnya 200 orang. Pemerintah Nigeria menerapkan jam malam di Jos sejak Januari lalu untuk mengurangi korban.

Kerahkan militer
Kejadian itu terjadi hari Minggu dini hari, saat sekelompok orang sambil membawa parang menyerang dan membunuh penduduk desa Dogo-Nahawa. Seorang penduduk desa bahkan mengatakan para penyerang juga menembakkan senjata api saat memasuki desa.

Dataran Tinggi Jos

Kerusuhan berdarah pada 2001, 2008 dan 2010.
Kota Jos terbagi antara wilayah Kristen dan Islam.
Pembagian juga terjadi antara penduduk asli dan pendatang.
Suku Hausa yang Muslim sudah puluhan tahun tinggal di Jos namun masih dianggap sebagai pendatang.
Pendatang kesulitan menentukan posisi saat pemilu.
Pembagian juga muncul dalam partai politik: warga Kristen mendukung partai berkuasa PDP sementara warga Muslim lebih mendukung partai oposisi ANPP

“Tembakan itu untuk memaksa warga desa keluar dari rumah mereka. Dan saat semua orang sudah keluar maka mereka mulai menggunakan parang untuk membunuh mereka,” kata seorang penduduk bernama Peter Jang seperti dikutip Reuters.
Seorang pekerja sosial dari Yayasan Stefanus, Mark Lipdo mengatakan sedikitnya 100 orang tewas dalam serangan hari Minggu itu.
Kepada BBC, Lipdo mengatakan, Minggu pagi itu dia mengunjungi desa Zot dan Dogo-Nahawa dan dia mencatat nama 77 orang korban dan menambahkan dia masih melihat lebih dari 20 jenazah lagi di desa itu.
“Kebanyakan korban tewas adalah mereka yang sangat tidak berdaya seperti anak-anak dan orang tua yang tak mampu menyelamatkan diri. Mereka inilah yang dibantai,” kata Lipdo.
Sementara, tambah dia, hampir seluruh penduduk desa Zot tewas.
Saksi mata lain menceritakan mereka juga melihat sekitar 100jenazah. Sementara itu, pernyataan resmi pemerintah kawasan Dataran Tinggi kepada Reuters mengatakan lebih dari 300 orang tewas.
Seorang dokter di Rumah Sakit Jos mengatakan para penyerang tidak hanya membacok korban tapi juga membakar mereka.
Militer yang sudah dikerahkan di kota Jos langsung dikirim ke desa Nogo-Dahawa.
“Presiden sudah menempatkan militer di kawasan Dataran Tinggi dan pasukan di negara-negara bagian di sekitarnya disiagakan penuh untuk mencegah konflik ini menyebar ke luar perbatasan Nigeria,” demikian pernyataan resmi kantor kepresidenan seperti dikutip Reuters.
Selain menyiagakan pasukan, Goodluck Jonathan juga meminta agar dalang peristiwa ini segera ditemukan.
Para pengamat mengatakan, serangan ini nampaknya merupakan kelanjutan bentrokan Kristen dan Islam bulan Januari lalu yang mengakibatkan sedikitnya 200 orang tewas serta ribuan lainnya menjadi pengungsi.
Sementara itu, Palang Merah Internasional mengatakan ribuan orang meninggalkan Jos setelah peristiwa penyerangan itu.
Juru bicara Komisi Palang Merah Internasional, Robin Waudo kepada BBC mengatakan para sukarelawan palang merah saat ini tengah menolong korban luka akibat serangan Minggu dini hari itu. BBC

8 Maret 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: