Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Pameran Pedang Nabi Bidik 30 Ribu Pengunjung


Pedang Nabi Muhammad SAW

Pameran Pedang Nabi yang digelar di Thamrincity, Jakarta, menarik banyak pengunjung. Para pengunjung yang datang, mulai dari anak-anak hingga orang tua.
Sebagaimana terlihat sesaat setelah acara pembukaan, pameran yang akan digelar hingga 6 April ini langsung diserbu pengunjung yang terbagi dalam beberapa gelombang.
Pameran pedang nabi ini merupakan pelaksanaan untuk kedua kalinya di Jakarta. Sebelum digelar di Thamrincity, acara ini sebelumnya telah digelar di Blok M Square.
Dalam pelaksanaan kali ini, pihak panitia menargetkan pengunjung sebanyak 30 ribu orang. Angka ini, sama dengan jumlah pengunjung saat pelaksanaan pertama di Blok M Square. “Saya prediksi akan lebih banyak lagi, karena selain tempatnya cukup mudah diakses, juga masih banyak masyarakat yang tertarik dengan pameran ini,” kata Chief Operation Officer Thamrincity Mualim Wijoyo usai membuka pameran di Thamrincity, Jakarta, Minggu 7 Maret 2010.
Dia optimistis target pengunjung itu tercapai. Pasalnya, Mal Thamrincity sendiri juga banyak pengunjungnya. “Pengunjung Thamrincity 15 ribu per hari. Jika 10 hingga 15 persennya mendatangi pameran, target itu pasti terpenuhi dalam sebulan pelaksanan pameran ini,” kata dia.
Pameran ini diselenggarakan dari 7 Maret hingga 6 April. Dalam pameran ini dipamerkan 15 benda peninggalan para nabi. Dari 15 benda bersejarah peninggalan para nabi yang dipamerkan tersebut, enam di antaranya berupa pedang.
Ada pedang Al Battar yang pernah digunakan Nabi Daud AS untuk memerangi Raja Namrud. Pedang ini juga disebut sebagai ‘Pedang Para Nabi’ karena secara turun temurun digunakan oleh Nabi Daud, Nabi Yahya, Sulaiman, Isa dan Muhammad SAW. Selain itu juga terdapat pedang Nabi Muhammad SAW yakni, Al Ma’thur yang terbuat dari Emas dan dihiasi oleh ratusan batu alam.
Selain benda bersejarah tersebut, juga dipamerkan jejak telapak kaki kiri Nabi Muhammad SAW saat melakukan Isra’ Mijrad, serta sepasang sandal nabi yang terbuat dari kulit unta.
Tak hanya itu, dari pameran ini pengunjung juga dapat melihat secara langsung busur panah Nabi Muhammad SAW yang diberikan oleh salah satu kaisar dari Cina.
Namun demikian, benda-benda ini bukanlah benda asli peninggalan nabi. Benda ini merupakan duplikasi atau tiruan yang dibuat seperti aslinya. “Ini kita ambil langsung dari museum di Turki melalui kedutaanbesarnya di Indonesia,” kata ketua penyelenggara dari Piramid Comunication, Gledi Mulianda.
Dalam mendatangkan benda peninggalan para nabi ini, Thamrin City bekerjasama dengan Piramid Communication dan didukung penuh Kedutaan Besar Turki di Jakarta.
Untuk menyaksikan secara langsung benda-benda peninggalan para nabi ini, para pengunjung hanya dipungut biaya masuk Rp 15.000 untuk hari biasa dan Rp 20.000 untuk hari Sabtu dan Minggu.
Ruang pameran terdiri dari tiga ruangan. Ruang pertama, pengunjung disuguhi film yang menceritakan sejarah Salahudin Al Ayubi, yaitu salah satu tokoh Islam yang sangat disegani di zamannya, baik dalam kalangan muslim atau pun agama lainnya. Salahudin adalah salah seorang yang berjasa dalam mengumpulkan benda-benda peninggalan para nabi.
Di ruang kedua, pengunjung akan melihat secara langsung benda-benda peninggalan para Nabi zaman dahulu kala. Selain dapat menyaksikan benda-benda peninggalan secara langsung pengunjung juga dapat membaca literatur-literatur tentang asal-usul mengapa benda-benda tersebut bisa sampai ke Turki.
Ruang terakhir adalah ruang foto, dalam ruangan ini pengunjung dapat berfoto dengan latar belakang pedang Al Qadib dan Al Ma’thur. Vivasnews

7 Maret 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , ,

1 Komentar »

  1. Ngaco saja, sejak kapan Yesus mempergunakan pedang? Atau bahkan memegang pedang? Jangan asal bunyi ya!

    Komentar oleh Hartanto | 7 Maret 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: