Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Media Dunia Menulis Tentang Kemenangan Gert Wilders…


“Negara yang dahulu ingin menunjukkan diri sebagai pendukung kaidah toleransi.” Demikian media internasional melukiskan Negeri Belanda, sekarang.
Kemenangan partai anti-imigrannya Geert Wilders pada pemilihan daerah, Rabu 3 Maret tidak luput sorotan media asing. PVV, Partai untuk Kebebasan milik Wilders meraih kemenangan sangat besar
di dua kota Den Haag dan Almere, yang mereka ikuti untuk meraih kursi di DPRD.
Partai anti islam ini melancarkan kampanye dengan memperingatkan bahaya ‘islamisasi’ di Belanda, dan mengangkat isu-isu keamanan. PVV ingin membentuk sebuah ‘banser kota’ untuk ‘menjaga keamanan di jalan-jalan’. Apa yang sebenarnya terjadi di Belanda, bunyi pertanyaan pers internasional. Berragam tanggapan dari terperanjat, terbelalak sampai dengan ucapan selamat.

Bom
‘Bom pirang meledak di Belanda’ tulis Times. ‘Dan bom itu sekarang menuju Inggris mencari preman tukang pukul’. Koran itu mengarah pada kunjungan pemimpin PVV, Geert Wilders ke Majelis Tinggi Inggris memenuhi undanganuntuk mempromosikan “Fitna” film anti-islamnya.
‘Belanda bergeser ke kanan’, demikian judul di media-media Jerman. De Münchner Merkur lebih jauh lagi memilih judul: ‘Wilders si ekstrimis kanan menghindar untuk berdiskusi tentang topik-topik yang berkaitan dengan islam dan tetap saja menggugah ‘Fremdenhass’ kebencian pada orang asing.
Koran ini memilih nuansa keras: “Seolah Belanda sedang membela diri menghadapi ancaman gerombolan abad pertengahan. Dia memanfaatkan rasa takut dan prasangka bodoh di masyarakat, dan ia terus-terusan melakukan itu. Wilders selalu menggunakan argumen yang terbelakang.”

Xenofobia
De Deense krant Politiken schrijft dat extreem rechts in democratisch Europa een even grote uitdaging vormt als dogmatisch links in de jaren 70. En volgens het Spaanse El Pais is “xenofoob rechts” aan een opmars bezig in Nederland.
Harian Denmark, Politiken menulis bahwa ekstrim kanan dalam demokrasi Eropa merupakan tantangan utama seperti dogmatis kiri di era 1970an. Dan El Pais di Spanyol menilai “xenophobia kanan” sedang gencar di Belanda.
Situs bahasa Arab Al Jazeera juga menyorot popularitas PVV:”Muslim Belanda harus berbuat maksimal untuk menentang undang-undang anti-islam.”, tulis seorang bernama Jamal. Sementara Omar memberikan tanggapan lebih tenang: “Ini hanya sebuah badai dalam cangkir saja, Wilders tidak mendapat dukungan luas di Belanda. Dia harus mendapat pengawalan, di negerinya sendiri, itu sudah pertanda.”
Kemenangan Wilders ini harus dipandang sebagai imbas dari fakta bahwa semakin banyak sekelompok orang Belanda yang sudah muak dengan kaum pendatang, demikian tulis the New York Times. “Rasa takut kepada orang asing, membantu Wilders meraih hasil maksimal.”

Menutup mata
“Pembenci islam menghantam keras pada pemilihan umum Belanda”, judul di Berner Zeitung Swiss. Di negeri itu baru-baru ini juga menyerukan larangan mendirikan menara mesjid, terkesan menyalahkan Belanda yang pernah menjadi ‘pusat kebebasan’ terlalu lama menutup mata dan membuka lebar untuk imigrasi besar-besaran. Den Haag dipandang tidak menyadari ada sekelompok besar imigran pendatang yang tidak bersedia berintegrasi, demikian analisa di Zürcher Neue Zeitung.
TV Belgia RTBF memandangnya : “Wilders, si radikalis kanan dan pembenci orang asing, telah memanfaatkan era ekonomi yang sulit”.
Tetapi ucapan selamat juga datang dari negara yang sama.”Belanda adalah sebuah negara percontohan bagi mereka yang ingin menjadi tuan di negeri sendiri”, demikian situs berita dari Belgia Skynet mengutip Filip Dewinter, pemimpin partai nasionalis-kanan Vlaams Blok.
Belanda menggelar pemilu parlemen 9 Juni nanti. Menurut berbagai jajak pendapat, PVV pimpinan Geert Wilders akan meraih kemenangan besar. Dan salah satu jajak pendapat meramalkan PVV menjadi partai terbesar di Belanda. RNW

7 Maret 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , ,

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: