Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Karadzic sebut Perang Bosnia melawan Muslim adalah Suci dan Mulya


Radovan Karadzic menyebut Perang Bosnia suci dan mulia

”Saya akan membela bangsa kami dan tujuan itu suci dan mulia,” kata Radovan Karadzic, bekas pemimpin Serbia dalam sidang pengadilan kejahatan perang di Den Hag, Belanda.

Karadzic yang menjadi pemimpin warga Serbia Bosnia dalam perang tahun 1990-an mengatakan dari dulu hingga sekarang ada sekelompok Muslim Bosnia yang menginginkan kekuasaan seratus persen untuk diri mereka sendiri.

Karadzic yang bersikukuh bahwa warga Serbia hanya berusaha membela diri, juga menyatakan dirinya tidak bersalah atas 11 tuduhan kejahatan dalam Perang Bosnia antara 1992-95, termasuk genosida dan kejahatan perang serius lain.

Bukan membela diri
Karadzic yang sebelumnya menboikot persidangan, akhirnya hadir di pengadilan bersama pengacaranya ketika pengadilan dimulai Senin (01/03/10) setelah sebelumnya mengalami penundaan sejak November lalu, nampak santai, tertawa dan bercanda dengan tim pengacaranya.
Bekas pemimpin Serbia Bosnia itu memulai pembelaannya dengan gaya khasnya yang flamboyan.

Dengan tetap duduk ia mulai membangun pembelaannya. Ia kadang berbicara dengan cepat sehingga hakim utama O-Gon Kwon harus memintanya untuk memperlambat agar penterjemah tidak kesulitan mengikutinya.
Dia bersikeras bahwa warga Serbia di Bosnia menjadi sasaran warga Muslim.
”Kelakuan mereka menjadi pemicu kami dan itulah yang terjadi, 100 persen seperti itu.” ujarnya.
”Saya akan membela bangsa kami dan tujuan itu suci dan mulia,” lanjut Karadzic di Pengadilan Kriminal Internasional untuk bekas negara Yugoslavia.
”Saya berada disini bukan untuk membela diri saya sendiri yang hanya mahkluk fana ini, tetapi membela satu bangsa kecil di Bosnia-Hercegovina, yang selama 500 tahun harus menderita dan menunjukkan kegigihan untuk bertahan hidup,” katanya kepada pengadilan.
”Kasus kami ini kuat. Kami punya cukup bukti.”
Setelah pidato pembukaannya selesai, Karadzic mulai memberikan rincian mengenai awal pecahnya Perang Bosnia.
Ia ingin menunjukkan bahwa di pihak Serbia tidak ada rencana, rekayasa, ataupun kelompok khusus untuk melakukan genosida dan pembersihan etnis. Dia berulangkali menegaskan bahwa Serbia di Bosnia hanya membela diri dari agresi kaum Muslim.

Tipuan perang
Karadzic menunjuk satu peristiwa yang sangat menentukan yang terjadi saat pengepungan Sarajevo selama 44 bulan.
Ia menunjukkan bagaimana peristiwa itu sebetulnya sebuah tipuan belaka untuk mendiskreditkan Serbia.
Sebuah serangan atas sebuah pasar di Sarajevo tahun 1994 menyebabkan hampir 70 orang tewas.
Karadzic memperlihatkan foto pasar yang kosong yang menurutnya diambil hanya beberapa saat sebelum serangan terjadi dan kemudian mempertanyakan darimana datangnya ratusan orang ketika serangan terjadi kalau bukan diatur.
Ia diperkirakan akan menggunakan waktu dua hari untuk membeberkan pembelaannya sebelum jaksa menghadirkan saksi pertamanya.

Karadzic menghadapi dua tuduhan genosida -termasuk pembunuhan lebih dari tujuh ribu bocah dan laki-laki dewasa di Srebenica– serta sembilan tuduhan lain termasuk pembunuhan, pembumihangusan, dan deportasi paksa.
Jaksa penuntut mengatakan ia memimpin pembersihan etnis terhadap warga Muslim dan Kroasia di Bosnia Timur untuk mendirikan negara ethnis Serbia di Bosnia.
Dalam dakwaan pembukaannya Oktober lalu, jaksa Alan Tieger mengatakan Karadzic ”memupuk rasa nasionalisme, kebencian dan ketakutan untuk mewujudkan visi akan sebuah Bosnia yang terbelah oleh etnisitas.”
Karadzic kemudian memboikot persidangan dengan alasan memerlukan waktu untuk menyusun pembelaann.
Pada bulan November pengadilan menunjuk pengacara Inggris Richard Harvey untuk mengambil alih pembelaan kalau Karadzic terus memboikot persidangan.

Penampilan Karadzic waktu tertangkap di Beograd
Karadzic ditangkap di Beograd 2008 setelah hampir 13 tahun dalam pelarian.

Ia menjadi presiden dari negara yang diproklamirkan sebagai Republik Bosnia Serbia dan menjadi panglima perang selama konflik Bosnia yang menyebabkan sedikitnya 100 ribu orang tewas.
Ia menjadi tokoh tertinggi yang menghadapi pengadilan perang untuk bekas Yugoslavia setelah bekas presiden Yugoslavia Slobodan Milosevic meninggal karena serangan jantung tahun 2006 sebelum pengadilannya terselesaikan.

2 Maret 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , ,

2 Komentar »

  1. perang kok suci dan mulia sih…fuihh…. :-)

    @ julianusginting, tentu, bisa juga perang itu suci, misalnya memerangi nafsu diri sendiri..

    Komentar oleh julianusginting | 2 Maret 2010 | Balas

  2. Mana ada maling ngaku maling. Dia pantas dihukum gantung. Pengadilan harus hati2 dgn para pembunuh berdarah dingin..

    Komentar oleh Anonim | 30 Mei 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: