Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Dugaan Kasus Pajak, Polisi Siap Panggil Setya Novanto


Jakarta -Mabes Polri masih menunggu hasil laporan Dirjen Pajak atas kasus dugaan pengemplangan pajak yang dilakukan Setya Novanto. Jika nanti ditemukan bukti yang cukup, Ketua Fraksi Partai Golkar asal daerah pemilihan Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut akan segera dipanggil.
“Masih kita cari bukti-bukti. Kalau sudah (ditemukan) akan dipanggil,” ujar Kabareskrim Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi sebelum Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Mabes Polri dengan Komisi III DPR, Senayan, Jakarta, Senin (22/2/2010).
Ito menjelaskan, pihaknya hingga kini masih terus menunggu berkas dari Ditjen Pajak. Sebelum ada bukti baru, Mabes lebih memilih diam. “Biar Dirjen (Pajak) dulu yang menangani,” tegasnya.
Laporan terhadap Setya Novanto dilakukan oleh Induk Koperasi Unit Desa (INKUD). Anggota DPR sekaligus pengusaha yang sering disebut-sebut kaitannya dalam pertambangan mangan di Timor NTT itu dituding terlibat dalam tindak pidana menerima dan menjual beras impor selundupan dan mengemplang pajak senilai Rp 122 miliar.
Setya Novanto sebagai Komisaris Utama PT Hexatama Finindo dilaporkan bersama dengan Gordianus Setyo Lelono yang merupakan Direktur Utama-nya. Namun Setya telah membantah menjadi komisaris utama perusahaan tersebut. Setya menduga laporan ini terkait dengan intensitas politik yang semakin tinggi akhir-akhir ini. Detik

22 Februari 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , ,

1 Komentar »

  1. “Ini pukulan telak bagi MA, karena dari awal MA mengatakan tidak ada masalah (dalam kasus Gayus). Tidak ada pelanggaran dan tidak ada suap, tapi ternyata buktinya ada. Ini menunjukan praktek mafia hukum masih eksis sampai sekarang,” ujar peneliti hukum ICW Febri Diansyah di Kantor ICW, Kalibata, Jakarta Selatan, Minggu (18/4/2010).

    Febri menyatakan, klaim MA telah melakukan pembersihan terhadap mafia hukum, harus diuji lagi. “Kalau begini terkesan MA memberikan perlindungan terhadap pihak bermasalah dengan mengatakan tidak ada masalah,” katanya.

    Febri menyangsikan polisi dapat menyeret aktor utama kasus Gayus Tambunan. Hal ini disebabkan polisi merupakan bagian dari kasus Gayus.
    Selain itu kejaksaan tidak jelas dalam menanggani masalah ini.

    “Jalur konvensional seperti ini pasti akan gagal dalam kondisi yang kita sebut darurat mafia ini. Sebaiknya diserahkan ke KPK agar lebih baik,” katanya.

    Komentar oleh makelarkasus.com | 5 Mei 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: