Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Ratusan Orang Serbu Gereja Bekasi

Sekitar 200an orang menyerbu rumah ibadah di Pondok Timur Indah, Bekasi. Mereka meminta ummat nasrani tidak lagi menggunakan rumah tinggal sebagai gereja.
Massa mulai mengepung sejak pukul 07.00 hingga 08.30. “Mereka mengatasnamakan penduduk sekitar, tapi saya lihat tidak hanya masyarakat sekitar. Saya tidak kenal mereka,” kata pendeta Luspita Simanjuntak saat berbincang dengan VIVAnews, Minggu (7/02/2010).
Luspita mengatakan, konflik masyarakat sekitar dengan jemaat yang ia pimpin sudah terjadi sejak 19 tahun lalu. Rumah ibadah yang mereka gunakan selalu jadi sengketa. Puncaknya pada 2004, saat mereka mendirikan bangunan, paginya dirobohkan warga.
“Kami mendirikan bangunan di tanah kami yang akan digunakan sebagai gereja,” katanya.
Dia mengakui bila tempat ibadah yang ia gunakan tidak memiliki izin. Namun bukan tanpa usaha, Luspita dan jemaatnya sudah mengajukan izin pembangunan gereja pada tanah itu. “Kami sudah mendapat tanda tangan 200 warga,” katanya. “Tapi setelah dibangun pada 2004, malah dirobohkan.”
Sedangkan pada rumah ibadah yang diprotes sekarang, yang tepatnya berada di Jalan Puyuh, Pondah Timur Indah ini, menurut Luspita, baru digunakan sejak tiga tahun lalu. “Jadi sampai sekarang belum ada izin.”
Akibat kejadian ini, sekitar ratusan jemaat tidak bisa beribadah di tempat itu. Vivanews


Bookmark and Share

7 Februari 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , ,

5 Komentar »

  1. weleh…
    koq polisi nggak “keliatan” yah?

    Komentar oleh alfons | 7 Februari 2010 | Balas

  2. Kalau dulu kekejama-kekejaman seperti ini selalu kita arahkan ke Partai Komunis Indonesia (PKI).
    Saat ini sudah tidak ada lagi, tapi kekejama-kekejaman seperti itu kian bertambah sadisnya. Saya heran mengapa itu ada. Ironisnya ada agama seperti itu ajarannya. Rumah orang yang tidak seiman dilempar, tempat ibadahnya dihancurkan, ibadah orang di halang-halangi, izin dipersulit dll. Perbuatan-perbuatan mereka layak manusia bar-bar. Lebih layak mereka digolongkan ke dalam jenis binatang yang berwujut manusia. Mereka lebih pantas disebut babi, anjing atau serigala saja.

    Komentar oleh Andreas | 7 Februari 2010 | Balas

  3. Kkkk.. Benar bung Andreas. Bisa diperkirakan siapa dibalik itu. Paling juga FPI sebagai dalangnya. Lihat saja tampang serta sorot mata mereka, walau belum persis iblis tapi mirip serigala, betul ya pak Andreas?

    Komentar oleh Tony | 7 Februari 2010 | Balas

  4. Sotoy loe

    Komentar oleh Kristen oon | 7 Februari 2010 | Balas

  5. Pelaku-pelaku kejahatan HAM semacam ini sudah menjadi rahasia umum adalah kaum muslim. Walau tidak semua. Tapi sangat minim sekali kaum muslim ‘yang baik’ melakukan perlawanan terhadap para perusak citra islam ini. Seperti Gus Dur misalnya, dia cukup berani menentang para teroris semacam fpi yang kerab menjahati sesama anak bangsa. Tapi kami heran, negara, dalam hal ini adalah pemerintah sby membiarkan kejahatan-kejahatan seperti yang dilakukan front pembela islam atau fpi ini di depan hidung dia, mengapa?

    Komentar oleh Komang | 8 Februari 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: