Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Pembobol Bank di Bali Mungkin Orang Dalam

JAKARTA -Kepala Bareskrim Mabes Polri, Komisaris Jenderal Ito Sumardi mengatakan, hasil penyelidikan sementara tehadap kasus raibnya ratusan juta rupiah dari beberapa rekening nasabah empat bank di Bali mengarah ke orang dalam.

“Indikasi orang luar belum ada. Sementara ini indikasi ada insider atau orang dalam,” ucap mantan Kadensus 88 ini, seperti yang dilansir Kompas hari ini, Kamis (21/01/10).
Ito yang dihubungi semalam oleh Kompas, merujuk hasil sementara dari tim yang diterjunkan Mabes Polri, Rabu kemarin. Tim itu dipimpin Direktur II Ekonomi Khusus Komjen Raja Erizman serta Poltabes Denpasar, Bali, telah melakukan penyelidikan sejak kemarin .
Penyelidikan itu menyusul akumulasi laporan 16 nasabah dari bank BCA, Mandiri, BNI, dan Permata atas kehilangan sejumlah uang tabungan mereka ke Poltabes Denpasar.
Lebih lanjut, Ito menjelaskan, orang dalam yang dimaksud bisa petugas bank yang kemungkinan mencuri data digital kartu ATM nasabah. Pelaku pencuri data biasanya kemudian memindahkan data digital itu ke kartu ATM palsu. “Kok (pelaku) bisa tahu. Kartu ATM tanpa tahu kode-kode nggak mungkin (bisa dipakai). Kami sedang dalami dengan pihak bank dan tim kami,” ucapnya.
“Insider itu bisa orang dalam bank. Tentunya kami harus mencari kemungkinan ke sana. Kami harus audit dulu sistem keamanan bersama-sama dengan pihak bank. Tapi bisa juga teman dekat nasabah,” lanjut Ito.
Apakah mungkin pelaku memasang alat di mesin ATM untuk mencuri data kartu ATM nasabah? “Kami menyelidiki sama-sama pihak bank,” jawabnya.
Dari sekitar 16 nasabah yang melapor kehilangan uang di tabungan secara misterius, katanya, semua nasabah itu sebelumnya mengambil uang melalui mesin ATM. “Kami masih pelajari karena angka yang dibobol tidak signifikan. Sementara ini kami lihat modusnya sama, dia gunakan PIN kita,” tutur jenderal bintang tiga itu.
Modus yang digunakan pelaku dengan mencuri data kartu ATM nasabah, ujarnya, merupakan modus lama. “Itu (modus) lama. Biasanya ada prosedur, setelah ambil uang di ATM, lalu diacak lagi nomor PIN. Tapi kadang kita lupa,” ujarnya.
Sidik sindikat internasional
Ito tidak membantah ketika ditanya mengenai pernyataan pihak bank yang menjadi korban pembobolan bahwa polisi sedang menyelidiki sindikat internasional pembobol bank yang melibatkan warga Rusia dan Indonesia. Menurut Ito, pihaknya mencoba mengaitkan sindikat internasional itu dengan kasus di Bali.
“Itu (penyelidikan sindikat internasional) sudah lama. Kami coba kaitkan dengan pembobolan ATM, apakah ada keterkaitan. Kami harus menganalisis dari berbagai kemungkinan. Tetapi, sementara ini masalahnya pada prosedur pencairan uang di ATM,” jawabnya.
Pelaku diperkirakan berapa? ” Melihat modusnya, kemungkinan lebih dari satu orang,” katanya. Apa kemungkinan sindikat? “Bisa saja. Banyak cara pelaku memanfaatkan kelemahan sistem,” ujar Ito.

21 Januari 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , ,

2 Komentar »

  1. good news
    http://mobil88.wordpress.com

    Komentar oleh mobil88 | 21 Januari 2010 | Balas

  2. Kejahatan memang, tapi korbannya segelintir orang dengan sedikit uang, tapi jauh lebih jahat lagi yang dilakukan koruptor, bisa miliaran dan milik jutaan rakyat

    Komentar oleh Angga | 21 Januari 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: