Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Langgar Kode Etik, 11 Jaksa dipecat

JAKARTA- Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Hamzah Tadja, menyatakan sudah ada 11 nama jaksa yang akan diproses untuk pemecatan terkait pelanggaran kode etik.
“Disposisinya sudah ditanda-tangani oleh Jaksa Agung
tapi belum diadakan Sidang Majelis Kehormatan Jaksa (MKJ). Sekarang masih di kejakasaan beberapa daerah,” jelas Hamzah di Kantor Kejaksaan Agung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (20/1/2010).
Hamzah menambahkan, seluruh jaksa itu hanya menduduki jabatan-jabatan fungsional dan tidak struktural.
“Semuanya terkait pelanggaran kode etik, ketidakprofesionalan dalam menangani sebuah perkara. Itu artinya sangsinya berat, berupa pemberhentian,” paparnya.
Meski belum menyebut identitas secara terpeirinci, Hamzah menyebutkan jaksa-jaksa itu tersebar di wilayah Indonesia, seperti Wonosobo dan Merauke. Rencananya Kejagung akan merilis nama-nama mereka hari ini.
Pada Senin lalu Kejagung menyatakan ada tujuh jaksa yang akan dipecat. Namun jumlah tersebut bertambah menjadi empat Selasa kemarin.

Berikut Inisial Nama 11 Jaksa yang Dipecat
walaupun pihak Kejagung masih tertutup dalam menginformasikan ke 11 jaksa dimaksud, namun Kapuspenkum Kejagung Didik Darmanto masih mau memberi sedikit bocorannya.
“Kami belum bisa menyebutkan nama lengkap kesebelas jaksa itu, karena ini masih dalam proses yang akan diajukan ke Majelis Kehormatan Jaksa (MKJ). Jadi kesebelas nama itu hanya bisa kami beri inisialnya,” ujar Didik saat jumpa pers di Kejagung, Jalan Sultan Hasanuddin, Jakarta Selatan, Rabu (20/1/2010).
Inisial kesebelas jaksa itu adalah RB (NTT), CD (Sumut), NH (Kalsel), B (Kejagung), ENH (Jabar), EP (Sumut), ET (Riau), ES (Papua), SP (Papua), JS (Papua), dan KI (Jambi).
Didik juga menambahkan ada 270 pegawai yang dikenakan hukuman disiplin yaitu berasal Golongan I (1orang), Golongan II (57), Golongan III (157), dan Golongan IV (55).
Didik menambahkan berdasarkan pelanggaran, ada tiga jenis hukuman disiplin yang kenakan, yaitu tingkat ringan, sedang, dan berat.
“Tingkat ringan sebanyak 49 orang, dengan perincian TU 9 orang dan jaksa 40 orang. Untuk tingkat sedang 128 orang, perinciannya TU 32 orang dan jaksa 96 orang. Sedangkan untuk tingkat berat sebanyak 93 orang, dengan perincian TU 47 orang dan jaksa 46 orang,” jelasnya.
Didik menambahkan khusus untuk tingkat berat, ada tiga hukuman, yakni,
Pertama, berupa pemberhentian secara hormat sebagai pegawai negeri sipil PNS yaitu TU 5 orang, jaksa 3.
Kedua, pemberhentian secara tidak hormat sebagai PNS, dengan rincian TU 12 orang, dan jaksa 2 orang.
Ketiga, penurunan pangkat kepada pangkat yang setingkat lebih rendah selama satu tahun dengan rincian TU 30 orang dan jaksa 20 orang.

20 Januari 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , ,

1 Komentar »

  1. Jaksa-jaksa pelanggar kode etik yang mana nih? Yang tidak setor ke atasannya ya?

    Komentar oleh Khim | 21 Januari 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: