Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Setelah Rebonding, Kini ‘Naik’ Ojek pun Haram

Kiprah Forum Musyawaroh Pondok Pesatren Puteri se-Jawa Timur (FMP3) dalam memproduksi fatwa haram kian menanjak. Entah sengaja menandingi kiprah MUI dalam bidang ini, atau menyaingi birokrasi-nya birokrat, atau mungkin sengaja mengisi kekosogan kala musim hujan, Forum Musyawaroh Pondok Pesatren Puteri se-Jawa Timur yang barusan mengeluarkan fatwa haram rebonding ini kembali mengeluarkan beberapa keputusan yang diharamkan.
Salah satunya adalah perempuan yang berprofesi sebagai tukang ojek maupun naik ojek dan foto pranikah (pre-weding).
Seperti yang dilansir Okezone, Senin (18/1/2010), dasar hukum asalnya (naik ojek dan wanita yang menjadi tukang ojek) adalah bersinggungan badan dan berduaan di tempat sepi.
“Dasar hukum asalnya (naik ojek dan wanita yang menjadi tukang ojek) adalah bersinggungan badan dan berduaan di tempat sepi. (Pengharaman) ini diputuskan untuk menghindari kemaksiatan yang bisa ditimbulkan,” ujar juru bicara FMP3 Nabil Haroen.
Sementara mengenai perempuan yang berprofesi sebagai tukang ojek, lanjut Nabil, pada dasarnya sama, yakni menghindari persentuhan badan. “Jadi boleh-boleh saja naik ojek asal bisa menghindarai persentuhan badan selama dalam perjalanan,” imbuhnya.
Lebih jauh Nabil melanjutkan, naik ojek juga boleh dilakukan selama tidak ada transportasi lain selain naik ojek maupun tidak ada pekerjaan lain selain perempuan berprofesi sebagai tukang ojek.
Mengenai pre-wedding, Nabil menjelaskan, latar belakang keputusan haram dari kegiatan tersebut adalah sering adanya adegan pelukan dalam prosesi awal pernikahan itu.
“Yang kita tahu kan dalam pre-wedding itu sering kali ada pelukan atau bahkan ciuman. Ini yang tidak boleh. Sedang mengenai fotografernya, kenapa diharamkan, karena pengambilan gambar saat terjadinya kemaksiatan,” terangnya.
Sang fotografer, dinilai Nabil, sudah menyetujui berlangsungnya kemaksiatan dalam adegan foto pre-wedding tersebut.

Tentu saja fatwa haram naik ojek oleh Forum Musyawaroh Pondok Pesatren Puteri se-Jawa Timur (FMP3) ini tidak salah, sebab ‘naik’ ojek (ojek?) bukanlah sesuatu yang lumrah, apalagi bila pengojeknya perempuan, bisa berabe. Bukan itu saja, perempuan ‘naik’ ojek (ojek?) pun sebenar sudah tidak lazim juga! Masalahnya ‘naik’ ojek (ojek?) bisa menimbulan konotasi macam-macam. Tentu saja, tak perlu kita capek-capek ‘naik’ ojek (ojek?), cukup menumpanginya saja. Ya, Forum Musyawaroh Pondok Pesatren Puteri se-Jawa Timur (FMP3) benar-benar benar!


Bookmark and Share

18 Januari 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , ,

6 Komentar »

  1. Haa, naik ojek? Naik tangga aja susah apalagi naik ojek?!

    Komentar oleh Hana | 18 Januari 2010 | Balas

  2. Anda benar, mereka memang kumpulan orang-orang zaman purba yang kerjaannya hanya komat-kamit melafal Al-Quran saban hari, mana tau kebutuhan masyrakat yang sesungguhnya?

    Komentar oleh Amir | 19 Januari 2010 | Balas

  3. Makan ayam goreng halal atau haram? Tentulah belum tentu, karena jika ayam curian, ya haram. Kalau seseorang mentraktir makan ayam goreng sementara teman yang ditraktirnya hanya dikasih makan tempe, lain lagi hukumnya. Makan ayam goreng secara demonstratif di depan orang berpuasa malah bisa haram, bisa makruh, bisa sunnah. Haram karena menghina orang beribadah. Makruh karena bikin ngiri orang berpuasa. Sunnah karena ia berjasa menguji kesabaran orang berpuasa.Mari kita lebih membumi di dunia yang sementara ini. ;-)

    Komentar oleh miphz | 20 Januari 2010 | Balas

  4. Sayangnya belum ada lembaga-lembaga kemasyarakatan yang menggugat secara clash action terhadap lembaga-lembaga keagamaan yang asal bunyi seperti ini ya?

    Komentar oleh Butet | 21 Januari 2010 | Balas

  5. Emang benar-benar kurang kerjaan!!

    Komentar oleh Udin | 22 Januari 2010 | Balas

  6. Indonesia memang negeri haram

    Komentar oleh Anonim | 22 Januari 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: