Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Menyelamatkan Diri, SBY Mengeksekusi Sri?


JAKARTA – Prediksi mengorbankan Sri Mulyani yang dikemukakan para pengamat, politisi maupun bukan saya, kian tampak kenyataannya, setelah beberapa waktu lalu beredar isu bakal didepaknya menteri yang sangat “dimusuhi” partai-partai tengah ini dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Kabar itu menyebutkan pencopotan itu dilakukan pada Februari mendatang.
Isu pencopotan tersebut ditargetkan sebagai antiklimak dari akumulasi kasus Bank Century yang kian memanas
dan mulai menyentuh RI 1.
Seperti yang Okezone beritakan, salah satu penggagas gerakan Petisi 28, Haris Rusli mengungkapkan, pencopotan terhadap Sri Mulyani meski baru sebatas isu sudah terprediksi. Kendati demikian, walau akhirnya pencopotan ini benar terjadi, tidak akan menyelesaikan masalah.
“Saya melihat itu langkah penyelamatan diri yang dilakuan Presiden SBY. Ini sudah diprediksi,” katanya seperti yang dilansir okezone, Senin (18/1/2010).
Menurut Haris, kuatnya tekanan politik terhadap SBY akibat imbas bola liar kasus Bank Century yang tengah diusut Pansus Century DPR memposisikan SBY mendelegasikan persoalan ini kepada para menterinya dalam hal ini Sri Mulyani.
Dia menilai, pemecatan terhadap Sri Mulyani bukan tindakan tegas dari SBY, meski banyak pihak menuntut Menteri Keuangan ini turun dari jabatannya. Pasalnya, publik melihat Sri Mulyani bersama Boediono paling bertanggung jawab terhadap kebijakan pengucuran dan penyelamatan Bank Century sebesar Rp6,7 triliun.
“Dalam kasus Century ini apakah semata-mata akibat kebijakan Menteri Keuangan atau justru kebijakan negara dibawah pemerintahan SBY?” kata Haris.
Seandainya pengucuran dana penyelamatan Century ini adalah kebijakan pemerintah, tentunya SBY harus bertanggung jawab. “Kalau dalam masalah Century ini SBY tidak tahu, itu justru kelalaian sebagai kepala negara. Kenapa sampai tidak tahu kebijakan yang diambil bawahannya?” papar dia.
Sebelumnya, Seorang elit Partai Golkar menyebutkan, ada kesepakatan antara Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk melengserkan Sri Mulyani.
Bahkan disebutkan juga, Kepala Badan kebijakan Fiskal Depkeu Anggito Abimnayu akan menggantikan Sri Mulyani. Padahal pekan lalu, Anggito batal dilantik menjadi Wakil Menkeu.
Sumber lain menyebutkan Anggito dinilai dekat dengan Ical dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa. Disebutkan juga, Presiden SBY kecewa atas keputusan Sri Mulyani menyetujui dana bailout Bank Century senilai Rp6,7 triliun.
Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal, Sri Mulyani sempat mengungkapkan penilaiannya bahwa Ical tidak senang dengan dirinya. Hal itu diduga berkaitan dengan persoalan tunggakan pajak perusahana milik Ical, PT Bumi Resources Tbk senilai Rp2,1 triliun.

18 Januari 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , ,

3 Komentar »

  1. siapa yang bangga udah nyontreng partai demokrat, ayo angkat tangan tinggi !!

    Komentar oleh alfons | 18 Januari 2010 | Balas

  2. Gak ada yg angkat tangan mas Alfons, ini pada tiarap semua.. Takut dikata-katai koruptor kali?

    Komentar oleh Suto | 19 Januari 2010 | Balas

  3. Apa boleh buat, terpaksa!!

    Komentar oleh Khim | 21 Januari 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: