Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Kasus Foto Bugil, Ayu Mengaku Pernah ditawari


Kasus foto bugil Ayu Oktasari, Ayu, pemenang The Best Couple Take Me Out Indonesia (TMOI) Season 1, ia mengaku memang pernah mendapat tawaran untuk foto bugil
, namun ditolaknya. Lantas benarkah foto bugil yang beredar di internet belakangan ini yang ramai dibicarakan itu adalah dirinya? Seperti yang dia akui kepada Kompas, bahwa dia tidak pernah melakukan foto telanjang itu. Menanggapi kasus yang menimpa dirinya saat ini, Ayu hanya berusaha menjadikan sebagai pelajaran dan mengambil hikmahnya dan kasus itu ia serahkan sepenuhnya ke Fremantle selaku managemen TMOI.
Kasus foto telanjang ini sebenarnya dapat diproses secara hukum. Panji Prasetyo, lawyer dari Hermawan, Prasetyo & Juniarto Law Firm, mengatakan kepada Kompas Female bahwa pihak yang merasa dirugikan dan merasa benar, serta memiliki bukti yang menguatkan, sebaiknya melapor ke pihak kepolisian. Tentang kasus Ayu, Panji menyarankan pihak yang merasa dirugikan tidak hanya diam, dan semestinya segera melapor ke unit khusus cyber crime Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Polri membuka ruang untuk perlindungan bagi korban, yang merasa diri dan reputasinya telah dirugikan, baik secara moral maupun materi.
Panji menyayangkan pihak mana pun, dalam hal ini Ayu, hanya diam dan tidak mencari perlindungan atas dirinya. “Masyarakat harus tahu bahwa ada perlindungan, terkait dengan cyber crime,” jelas Panji, sambil menambahkan bahwa pelaku (orang yang membuat atau memanipulasi foto telanjang sehingga terkesan milik seseorang) bisa dijerat dengan UU ITE dan UU Pornografi.
Menurut Panji, Ayu memiliki hak untuk memproses kasusnya secara pidana, karena memiliki bukti kuat dan keyakinan bahwa foto tersebut tidak ada. Ayu juga bisa meminta pihak kepolisian untuk mencari pelaku dan pihak yang menyebarluaskan foto syur tersebut.
“Ayu pun bisa menuntut secara perdata dan meminta ganti rugi, jika ternyata terbukti foto tersebut tidak ada, dan jika dampak dari pencemaran reputasi ini mempengaruhi pekerjaannya. Misalkan Ayu kehilangan kontrak kerja dengan munculnya berita foto yang tidak terbukti kebenarannya tersebut,” jelas Panji.
Panji lebih jauh menuturkan, besaran ganti rugi materi dalam kasus perdata, bergantung pada seberapa besar nilai kerugian korban akibat dari pemberitaan yang tidak benar dan merusak reputasi. “Demi reputasi sebaiknya kasus semacam ini dilaporkan,” tegas Panji sekali lagi.
Meskipun demikian, Ayu juga berhak memilih untuk tidak melaporkan. Jika mengutip Panji, pihak yang dirugikan bisa mengukur sejauh mana isu tak menyenangkan ini bisa mempengaruhi karirnya. Apakah kemudian akan merebak semakin tak menyenangkan, atau hanya isu sesaat yang kemudian hilang tanpa bekas. Dengan begitu, korban akan memposisikan dirinya lebih tepat, melapor demi reputasi, atau mendiamkan saja karena berpikir kasus semacam ini hanya akan dianggap isapan jempol belaka. Kompas

6 Januari 2010 - Posted by | Uncategorized | , , ,

1 Komentar »

  1. Mana foto bugilnya? Aku pingin lihat punya dia bentuknya kayak apa gitu

    Komentar oleh NN | 6 Januari 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: