Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Mahkamah Agung Malaysia Izinkan Penggunaan Kata Allah Oleh Non Muslim

Mahkamah Agung Malaysia mencabut larangan pemerintah bagi warga non Muslim untuk menggunakan kata Allah.
Mahkamah Agung memutuskan bahwa publikasi Katolik boleh menggunakan kata Allah. Ditambahkan, Departemen Dalam Negeri Malaysia keliru ketika melarang publikasi non Muslim menggunakan kata itu.
Publikasi utama Gereja Katolik Malaysia, The Herald, memimpin upaya hukum melawan larangan itu, atas nama berbagai agama dan kelompok komunitas di Malaysia.
Menurut undang-undang Malaysia, menteri dalam negeri berwenang memberlakukan pembatasan terhadap publikasi. Dalam kasus The Herald, kata Allah dilarang, tampaknya atas dasar keamanan nasional, untuk menghindari kebingungan dan kesalahfahaman di kalangan Muslim.
Hampir 60 persen dari 27 juta penduduk Malaysia adalah etnis Melayu dan beragama Islam. Sebagian besar sisanya adalah warga Cina atau India, yang umumnya beragama Budhha, Hindu atau Kristen. VOA

1 Januari 2010 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , , , , , , , , ,

1 Komentar »

  1. Apakah Malaysia tidak tau bahwa mempercayai satu Tuhan itu bukan datang dari Arab, melainkan dicomot dari kepercayaan Yahudi? Apakah mereka juga tidak tau kalau banyak isi Quran yang dicomot mari kepercayaan Yahudi dan Kristen, lalu dirubah seenaknya, dan itu pun tidak ditindak oleh sumbernya, sebagai pemilik sah?

    Komentar oleh Josep | 1 Januari 2010 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: