Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Papua Siaga I, Pasca Tewasnya pimpinan OPM Kelly Kwalik

Situasi di Papua tegang. Di Kota Jayapura, sejak Rabu malam (16/12) pasukan polisi dibantu dengan aparat TNI melakukan penjagaan di beberapa tempat.
Informasi yang terhimpun menyebutkan suasana Papua terasa tegang pasca penembakan itu sejak Rabu sore (16/12). Beberapa pusat pertokoan di Kota Jayapura sudah ditutup sejak sore.

Begitu juga dengan kantor pemerintahan dan beberapa kawasan perumahan. Pengamanan oleh polisi dan tentara ditingkatkan. Ratusan aparat berjaga-jaga dengan senjata lengkap. Berbagai rumor beredar, meski belum bisa disebutkan sumbernya.
Mabes Polri sendiri, pagi ini, Kamis (17/12) akan memberangkatkan tim dokter kepolisian ke Timika, Papua, untuk mengidentifikasi mayat pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM), Kelly Kwalik. Ini dilakukan untuk mengetahui secara pasti apakah pria yang tewas tertembak polisi itu benar merupakan Kelly Kwalik, anggota OPM yang telah lama diburu itu.
“Tim Dokpol (dokter kepolisian) telah berangkat ke TKP,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen (Pol) Nanan Soekarna, di Mabes Polri, Rabu (16/12).
Pimpinan OPM itu ditembak di Mile 26, Timika, Papua, sekitar pukul 03.00 Wit, dini hari tadi.
Penembakan itu bermula dari upaya penyergapan yang dilakukan tim khusus polri yang beranggotakan Brimob, Intelkam dan Detasemen Khusus 88 anti teror. Dalam penggerebekan itu, pria yang menjadi satu dari lima DPO (daftar pencarian orang) di Papua itu melakukan perlawanan.
Dia melawan aparat dengan senjata revolver. Dalam baku tembak itu Kelly terkena
peluru. Kelly, disebut polisi terjatuh dengan revolver masih dalam genggaman. “Tersangka KK (kelly Kwalik) dibawa ke Rumah Sakit namun meninggal dunia,” terang Kadiv Humas.
Kelly, menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 09.00 WIT, di RS Kuala Kencana, Papua setelah sempat mendapatkan perawatan darurat.
Bersama dengen Kelly, polisi juga menangkap lima warga yang ditemukan di lokasi penggerebekan. Mereka adalah Jeep Murif, Noni Sanawarme, Martimus Katarame, Yosep Kwantik dan Yorni Murip. “Kelima orang tersebut kemudian dibawa ke Polres Mimika,” tambah Kadiv Humas.
Selain memeriksa lima warga itu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi penangkapan.
Bukti itu antara lain dokumen OPM, tiga butir peluru kaliber 5,56, 28 butir peluru Revolver kaliber 38, serta satu pucuk Revolver jenis S&W. Selain itu ditemukan juga sebilah celurit beserta busur dan anak panah.
Sejak Rabu malam (16/12), Kota Jayapura, terutama di RS Jayapura, dijaga ketat. Jenazah Kelly dibawa ke tempat itu.
Beredar rumor bahwa yang ditembak bukan Kwalik. ”Ya, tadi ada yang melihat jenazah itu dan meragukan bahwa itu Kelly,” kata seorang warga yang sempat mendatangi rumah sakit kepada INILAH.COM, Kamis pagi (17/12).
Suasana Papua tegang sejak 2002. Sejumlah warga Indonesia dan warga asing menjadi korban penembakan. Catatan kepolisian menyebut 31 Agustus 2002 penembakan pertama terjadi di Mile 62, di kawasan PT Freeport.
Saat itu 14 orang warga tertembak, tiga di antaranya meninggal dunia termasuk Ricky Lynn Spier, warga negara Amerika Serikat.
Serangkaian penembakan berikutnya terjadi sepanjang Juli-November 2009 dengan korban delapan orang meninggal dunia. Korban terdiri dari lima warga Indonesia dan tiga warga asing. Sementara korban penembakan yang mengalami luka-luka sebanyak 37. Dari 37orang ini 14 diantaranya merupakan petugas. Inilah

17 Desember 2009 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , ,

7 Komentar »

  1. hukhum pemerinta adalah perubahan perubahan maka huhum Allah tidak berubah anda tetap berbicar di surga karena ?anda adalah melangkar 10 hukhum itu bukan huhum manusia namun anda langkar huhum Allah

    Komentar oleh helukasem | 20 Desember 2009 | Balas

  2. Mkanya pjabat hrs tw diri, indonesia akan hancr bila pejabtnya rakus, bupati pd pake mobil mewah. Contoh iran dong.

    Komentar oleh Andy | 15 Januari 2012 | Balas

  3. Iran negara maju tp pejabat tinggi hidup sederhana, di indo pejabat rendahan sj kalau ndak pake mobil mewah…!?

    Komentar oleh Andy | 15 Januari 2012 | Balas

  4. Wajar mereka ingin lepas dari NKRI, kekayaan di kuras mereka ndak di perhatikan

    Komentar oleh Andy | 15 Januari 2012 | Balas

  5. Rakya menangis, menjerit tapi siapa peduli. DPR juga bajingan semua. negara kok kayak mafia, pjbtnya pd perkaya diri

    Komentar oleh Andy | 15 Januari 2012 | Balas

    • Kita juga ikut merasakan itu Andy, semoga SBY mau memberikan bukti nyata soal pemberantasan korupsi. Itu pun kalau SBY tidak terkait dengan kasus-kasus korupsi disekitarnya ya?

      Komentar oleh erensdh | 16 Januari 2012 | Balas

  6. NGOMONG SIH GAMPANG, NKRI HARGA MATI…tp lihat dulu mereka2 yg jd pejabat, kacian TNI….

    Komentar oleh Andy | 15 Januari 2012 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: