Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Yudi Latief: Serangan Balik Ical Jangan Sampai Sebagai deal Politik Pribadi

Jakarta, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical) mendukung Wakil Presiden (Wapres) Boediono dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani untuk nonaktif selama proses pemeriksaan Pansus Century DPR berlangsung. Hal itu merupakan serangan balik Ical atas statemen Sri Mulyani, demikian pendapat Yudi Latief.
“Barangkali tadinya Ical mencoba ingin menyikapi kasus ini dan membiarkannya dalam mekanisme konstitusional di DPR, tapi Sri Mulyani melakukan serangan personal kepadanya,” ujar Direktur Reform Institute Yudi Latief, seperti yang dilansir detikcom, Jumat (11/12/2009).
Oleh karena Sri Mulyani melakukan hal demikian, lanjut Yudi, Ical pun akhirnya melakukan hal serupa. “Maka Ical melakukan balik posisi,” ucapnya.
Serangan balik ini, kuat dugaan saat diwawancara The Wall Stree Journal edisi Kamis (9/12/2009), Sri Mulyani menyebutkan jika Ical tidak menyukainya. Ketegangan antara dirinya dan Ical berawal tahun lalu ketika dirinya menolak menutup perdagangan saham saat harga saham BUMI Resources milik Bakrie mengalami kejatuhan.
Juga pada Kamis kemarin, Ical juga menyatakan mendukung Boediono dan Sri Mulyani nonaktif. “Kalau memang diperlukan nonaktif, kenapa tidak? Kalau pemerintahan kotor, ya, perlu kita ganti,” ujar Ketua Umum Partai Golkar ini.
Lebih lanjut Yudi menyatakan, kasus Century harus diletakkan dalam kerangka besar membasmi korupsi demi kemaslahatan negara. Yudi menyayangkan jika pernyataan Ical tersebut diletakkan untuk kepentingan kolektif. “Jangan sampai pernyataan itu sekadar untuk memancing arah deal-deal politik yang sifatnya personal,” jelasnya.
Menurutnya, kasus Century memang sarat banyak kepentingan personal. “Jalan terbaik bagaimana kelompok masyarakat sipil mengawal sehingga jangan sampai keluar mulut harimau dan masuk mulut buaya,” ucapnya.

11 Desember 2009 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , ,

1 Komentar »

  1. Gawat, kalau menjadi deal politik, untuk keperluan seperti ini, kebenaran bisa hilang. rakyat akan makin bingung.

    Komentar oleh Singal | 11 Desember 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: