Ayah Tega Bunuh Tiga Putrinya Karena Tidak Islami
Ketika putrinya mulai berpacaran, bahkan mulai membuka kerudungnya, bagi . Hamed Shafia, ini adalah memalukan dan tidak islami. Ayah yang mesti melindungi anak-anak ini justru mengambil langkah yang menghebohkan, membunuh para putrinya sendiri!
![]()
Mohammad Shafia dan Hamed Shafia digiring polisi
Baca selebihnya »
Lagi, Wartawan Dianiaya
Wartawan Detik.com, Taufiqqurahman (24), dipukuli pengendara sepeda motor di perempatan Pintu Besi, Jalan Gunung Sahari Raya, Senin (7/12) pukul 10.15. Akibatnya, pipi kiri korban lebam akibat pukulan pelaku dan hidung mengeluarkan darah. Baca selebihnya »
Rumah Ibadah Yahudi Dicoreti Swastika
Sebuah sinagoga atau rumah ibadah kaum Yahudi di Dresden Jerman dirusuhi oleh orang tak dikenal. Pada tembok bangunan ibadah itu digambari tanda swastika, simbol Nazi.
Insiden itu terjadi malam hari menjelang perayaan Malam Kristal. Perayaan tersebut bertujuan mengenang awal pembantaian kaum Yahudi di Jerman yang dimulai pada 1938. Baca selebihnya »
Gila..!! Bocah 9 Tahun Perkosa Bocah 8 Tahun

Seorang bocah berusia sembilan tahun diadili, Senin (28/9), karena ikut memperkosa bocah delapan tahun di Liberia. Bocah bandel itu adalah satu dari empat terdakwa yang memperkosa korban.
Polisi mengatakan, para pelaku membujuk korbannya datang ke sebuah gudang di kompleks apartemen di Phoenix, Baca selebihnya »
Hahaha… Selingkuh kok Kayak Sembako?

Bagi Ny. Harti, 40, agaknya selingkuh dianggap macam sembako saja, bagian dari 9kebutuhan pokok. Ketahuan gendakan dengan suami tetangga, malah mengancam. Baru mau pulang, kalau keluarga siap menikahkan dengan Darto, 46. Lalu suami yang masih meger-meger (hidup) ini dianggap apa? Baca selebihnya »
Keluarga Noordin Telah Terima Kabar Kematian
JAKARTA – Setelah penyergapan oleh Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri di sebuah rumah di Kampung Kepoh Sari, Mojosongo, Jebres, Solo, Jawa Tengah, sejak Rabu (16/9) malam, gembong teroris Noordin M Top diduga kuat menjadi salah satu dari empat korban tewas. Baca selebihnya »
WNI Asal Aceh divonis Gantung Mati Oleh Malaysia
Kuala Lumpur – Seorang warga negara Indonesia (WNI) asal Aceh, divonis hukuman gantung sampai mati oleh pengadilan Shah Alam, Selangor, karena terbukti memiliki ganja 906 gram dan terbukti sebagai pengedar.
Hakim Pengadilan Negeri Shah Alam Su Geok Yiam menjatuhkan vonis hukuman gantung sampai mati, Senin (14/9) kepada Hendra Gunawan (29 tahun) Baca selebihnya »
Kasus Senapan SS-1 V1 buatan PT Pindad

Senapan SS-1 V1 buatan PT Pindad dipesan oleh pemerintah Mali
Pihak berwenang Filipina masih menyelidiki kejanggalan-kejanggalan berkaitan dengan pengiriman 100 senjata laras panjang dan 10 pucuk pistol buatan PT Pindad.
Pengiriman senjata itu, menurut pihak Indonesia,adalah untuk tujuan Filipina dan Mali. Baca selebihnya »
Protes di Xinjiang Tewaskan 5 Orang

Pihak berwenang Tiongkok mengatakan 5 orang tewas dan 14 lainnya terluka dalam berbagai protes minggu ini mengenai keamanan di kota Urumqi. Baca selebihnya »
Noordin masih ada di Jawa
Tersangka teroris Noordin Mohammad Top diyakini masih berada di pulau Jawa.
Hal ini disampaikan Kepala Desk Koordinasi Pemberantasan Terorisme Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Ansyaad Mbai. Baca selebihnya »
Sadis..!! 17 Pasien Dijajar Lalu Diberondong Peluru
CIUDAD JUAREZ – Sekelompok pria bersenjata menyerbu klinik rehabilitasi narkoba dan menewaskan 17 orang di kota Ciudad Juarez, Meksiko utara, Rabu (2/9).
Baca selebihnya »
Pembebasan Martenus Bere oleh Timor Leste di Kecam PBB
Bekas pemimpin milisi Indonesia ini ditahan terkait pembunuhan di Gereja Suai sepuluh tahun silam, yang menewaskan 200 warga Timor Leste.
Baca selebihnya »
Penganiayaan TKI oleh Polisi Malaysia Segera Diusut
JEMBER – Kabar mengenai peredaran video dugaan penganiayaan terhadap seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) oleh polisi Malaysia ditanggapi menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Erman Suparno. Baca selebihnya »
Hasil Koroner Tetapkan Kematian Michael Jackson sebagai Pembunuhan


Laporan resmi dari penyidik kesehatan di Los Angeles menyimpulkan bahwa kematian legenda pop Michael Jackson adalah karena pembunuhan.
Baca selebihnya »
Identitas Pengebom Marriot Gelap, Belasan Tes DNA Nihil
JAKARTA – Hampir tiga pekan, tapi polisi belum menemukan identitas pengebom JW Marriott
dan Ritz-Carlton. Bahkan,
belasan kali tes DNA yang sudah dilakukan belum juga
menunjukkan hasil. Karena itu, Baca selebihnya »
Video Penistaan Agama Resahkan Warga Madura
BANGKALAN – Agama yang sering dikatakan sebagai pembentuk watak yang mulya ternyata seperti tong kosong yang nyaring bunyinya. Mungkin ini memang fakta yang tidak bisa dianggap kebetulan, dengan berbagai kejadian selama ini bahwa kasus-kasus yang berlatar belakang agama lah sebagai penyumbang berbagai alasan dalam melakukan pelanggaran-pelanggaran hak-hak dasar manusia dalam berinteraksi dengan sesama manusia lain. Setidaknya kita bisa melihat pada beberapa kasus yang kuat melekat dalam pikiran kita, antara lain kasus Poso, kasus Ambon, kasus Ketapang, kasus Kupang, kasus bom Bali, kasus bom Kuningan, kasus Tibo cs, kasus penyerangan AKKBB di silang Monas dan masih banyak lainnya. Bila mau jujur, kasus-kasus tersebut sebenarnya sangat brutal, sangat tidak manusiawi. Tapi inilah faktanya, brutalisme justru mencuat dari kepentingan agama. Bila perseteruan masuk dalam ranah agama bisa jadi hal yang sangat sepele bisa berkembang menjadi hal yang luar biasa besarnya dan sangat sulit terkontrol. Ini sulit dimengerti dan menjadi tidak masuk akal untuk sekedar berpikir dengan keluguan belaka. Tapi itulah faktanya.
Berikut ini news dari Okezone:

Video Penistaan Agama Resahkan Warga MaduraBelakangan ini beberapa warga yang ada di Pulau Madura,khususnya Kabupaten Bangkalan, dibuat resah dengan beredarnya video yang berisi tentang penistaan terhadap agama. Kini, video yang berjudul Otang Martabat (Hutang Martabat) tersebut diduga kuat telah beredar di khalayak umum.
Rekaman video tersebut pertama kali ditemukan Kholil AG Institute, di sebuah situs youtube. Dalam tayangan yang berdurasi sekitar 45 menit, secara garis besar berisi tentang
aktivitas umat muslim mulai dari salat jamaah, mengaji, hingga ceramah agama.Bila dilihat sepintas, dalam tayangan yang terdiri dari
empat seri itu, lebih
menampakkan ritual ibadah umat muslim. Namun, bila disimak hingga tuntas, ternyata berisi tentang ajaran agama lain (Kristen)
yang sengaja disisipkan di bagian ceramah agama.
Bahkan, secara jelas juga menggabarkan tentang nabi dan kitab Injil.Demikian juga salah satu orang yang ditokohkan, dia
memakai surban dan
songkok, layaknya seorang ustadz. Namun, di salah satu adegan yang dimainkan, justru sering kali sang ustadz menyebut
Nabi Isa dan menunjuk tiga titik yang ada di bagian
tubuhnya, sama dengan saat penganut agama
Kristen yang sedang
beribadah.“Ini jelas-jelas ada unsur penistaan agama, yang
diduga kuat telah disisipkan oleh penganut agama lain,” ujar Direktur Kholil AG
Institute, KH Imam Bukhori Kholil, di Madura, Rabu (5/8
/2009).Akibat maraknya video yang berlatar Arek Lancor, ikon Kabupaten Pamekasan, emosi warga Madura pun terpicu. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, akhirnya
Imam memilih untuk
melaporkan temuan
tersebut ke Polres
Bangkalan, dengan harapan agar segera diusut tuntas.Bila tidak segera dilakukan tindakan lebih konkrit,
Imam khawatir akan
mengundang kemarahan warga Madura yang mayoritas muslim. Dia menilai tidak ada alasan untuk tidak melakukan pengusutan, karena dalam laporannya telah disertai dengan barang bukti (BB) berupa satu keeping VCD yang berisi video Otang
Martabat. “Sebelum ulama Madura merespons lebih
lanjut, ada baiknya pihak kepolisian untuk segera
mengusut tuntas,” tambah Imam.Pengasuh pondok
pesantren Ibnu Kholil
Bangkalan ini menjelaskan, pelaku yang menyebarkan
video penistaan agama, diduga kuat merupakan orang yang paham akan
kultur Madura. Itu bisa dilihat dari setting lokasi, budaya dan bahasa yang digunakan, terlihat sangat kental nuansa Madura.
“Kalau perlu tidak hanya pemeran yang ada dalam video itu yang ditangkap.
Aktor intelektualnya juga harus disikat tuntas,” terangnya.
Apa yang anda pikirkan?
TNI AD Aktifkan Lagi Satuan Anti Teror
TNI Angkatan Darat membentuk kembali satuan anti teror yang sempat
dinonaktifkan. Upaya ini
dilakukan untuk membantu
kepolisian memerangi terorisme.
Baca selebihnya »
Ratna: Ibunda Manohara Diburu Interpol
Ratna Sarumpaet mengaku akan serius membantu Shaliha Lanti yang melaporkan Daisy Fajarina yang tak lain ibunda Manohara ke polisi.
Ratna mengatakan Daisy adalah buronan internasional.
Baca selebihnya »
Gawat, di Polres Metro Jakarta Timur Siksa dan Peras Tahanannya?
Polres Metro Jakarta Timur dikatakan telah melakukan pemerasan terhadap tahanannya. Hal ini sesuai dengan pengaduan Baca selebihnya »








