Mahasiswa UGM Temukan Obat Diabetes
Mahasiswa Indonesia, sejauh ini telah cukup terkenal prestasinya. Terlebih seperti yang sering ditunjukan para mahasiwa di Makassar, yang cukup menonjol prestasinya, terutama sikap-tindak anarkismenya. Lihat saja kala berdemo, perusahaan-perusahaan asing berbau barat sering menjadi korban lemparan batu. Tentu saja ini bagian dari kesuksesan pendidikan budi pekerti berasaskan kedengkian, kebencian serta iri hati yang berhasil ditanamkan di hati para mahasiwa tersebut, rasanya patut kita beri jempol empat bagi mereka!
Baca selebihnya »
Rebutan Jamaah, Dua Ustad Saling Bacok
Tangerang – Gara-gara rebutan jemaah mengaji, seorang ustad yang bekerja sebagai guru mengaji di kampung Cikasungka, kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, nekat membacok guru mengaji lainnya. Baca selebihnya »
Studi: Pria Suka Berpelukan, Wanita Menginginkan Seks
The Kinsey Institute for Research in Sex, Gender, and Reproduction mengeluarkan laporan terbaru tentang seksualitas. Lembaga itu mengungkapkan pria suka berpelukan dan wanita lebih menginginkan hal yang nyata, yaitu seks.
Anggapan lama menyatakan wanita selalu ingin dipeluk. Tapi, itu hanyalah mitos. Menurut Kinsey Institute, mencium dan memeluk lebih penting untuk kebahagiaan laki-laki daripada perempuan.
Laki-laki yang sering mencium atau memeluk pasangan mereka rata-rata 3 kali lebih bahagia dengan hubungan mereka dibandingkan pria yang jarang melakukannya. Bagi wanita, tindakan yang menunjukkan kelembutan itu tidak memiliki banyak dampak pada kepuasan hubungan.
Subyek Kinsey adalah mereka yang berusia setengah baya dan lebih tua di 5 negara, yaitu Jepang, Brasil, AS, Jerman, dan Spanyol. Mereka adalah 1.009orang yang telah menikah untuk rata-rata 25 tahun. (Saat itu, pria juga melaporkan melakukan seks di luar perkawinan mereka, memiliki disfungsi ereksi, atau keduanya.)
Penelitian ini juga mengungkapkan beberapa informasi menarik tentang budaya kepuasan hubungan. Sebagai contoh, sementara pasangan Jepang secara keseluruhan lebih bahagia dibanding pasangan di Amerika Serikat, pria Jepang hampir 3 kali lebih puas dibanding pria di Amerika Serikat.
Menurut laporan studi yang dipublikasikan dalam Archives of Sexual Behavior itu, faktor utama yang memprediksi kepuasan dalam hubungan untuk perempuan adalah durasi hubungan dan fungsi seksual yang sehat.
Korelasi ini konsisten dengan studi lain yang menunjukkan bahwa kepuasan seksual perempuan meningkat sejalan dengan usia dan lamanya hubungan. Tapi, hasrat seksual laki-laki juga menimbulkan harga diri seorang wanita, memperkuat perasaannya akan daya tarik.
“Mungkin perempuan menjadi lebih puas dari waktu ke waktu karena harapan mereka berubah, atau kehidupan berubah dengan pertumbuhan anak-anak,” kata Julia Heiman, Direktur Kinsey Institute dan penulis utama studi tersebut. “Di sisi lain, mereka yang tidak begitu bahagia secara seksual mungkin tidak akan menikah begitu lama.”
Untuk pria, panjang hubungan serta kesehatan fisik mereka yang baik, fungsi seksual, dan kepuasan seksual pasangan, berkaitan dengan kepuasan hubungan yang tinggi. (tempointeraktif)








