Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Dicekoki Miras, Siswi SMA Trenggalek Digilir Teman Sekelas

TRENGGALEK -Pendidikan buruk dari rumah serta lingkungan bisa jadi penyebab utama prilaku buruk anak, terutama abg serta pemudanya, apalagi didukung oleh lingkungan terutama orang tua serta guru maupun tokoh masyrakat yang doyan menyalahkan pihak lain alias suka cari kambing hitam, maka kejahatan seperti pelecehan seksual, kekerasan terhadap penganut agama lain maupun korupsi menjadi tradisi bangsa.


Seperti kasus pemerkosaan tiga pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) Munjungan, Kabupaten Trenggalek ini, mengaku terinspirasi tontonan film porno lalu enteng saja memperkosa teman sekelasnya.

Ketiga Anak Baru Gede (ABG) ini adalah DA, alamat Desa Munjungan, SB alamat Desa Bendoroto, dan SR, 17 beralamat Desa Masaran -Kecamatan Munjungan, Trenggalek- akhirnya ditangkap pihak berwajib dan dijebloskan ke dalam jeruji besi kepolisian.

Dari keterangan sementara yang berhasil dihimpun menyebutkan perbuatan tercela tersebut berlangsung siang hari di rumah Supiyah (47) bibi DA yang beralamat di Desa Tawing, Munjungan, yang kebetulan dalam keadaan kosong untuk tindak kejahatan tersebut.
Dimulai dari persiapan miras arak jowo (arjo) 1,5 liter yang dibeli secara patungan, lalu berikutnya berupaya mendatangkan korban, sebut saja Melati, teman sekelasnya.

Sosok Melati yang bongsor, ditambah tubuh yang padat, membuat ketiga pelaku, seperti pengakuan mereka, kerap terangsang setiap kali berinteraksi di dalam kelas. Apalagi ketiga ABG ini telah mengakrabi tontonan film panas. Mereka membayangkan pesta akan semakin meriah ketika Melati ikut di dalamnya.
“Pengakuan itu disampaikan para pelaku dalam pemeriksaan,” terang Kasubag Humas Polres Trenggalek Ajun Komisaris Polisi Siti Munawaroh kepada wartawan, Minggu (20/2).

Upaya mendatangkan Melati dengan cara mengajaknya datang ke lokasi tersebut sempat ditampik Melati yang hendak main ke rumah Dian (17), tetangganya.

Namun niat seksual yang kuat membuat ketiganya tak putus asa.
DA, dengan mengendarai sepeda motor mendatangi Melati di rumah Dian.
Setelah melalui perjuangan bujuk dan rayu, DA berhasil membonceng Melati menuju rumah bibinya.
Disana sang korban yang mulai terperangkap, lalu diajak minum miras. Mula-mula korban memang menolak, namun akhirnya ikut menenggak hingga tiga gelas yang membuatnya teler berat, mendekati kehilangan kesadaran.

Setelah korban yang terbaring tidak berdaya, DA lah yang mula-mula mengajak korban masuk ke dalam kamar lalu menyetubuhi korban setelah terlebihdahulu memakai kondom yang telah mereka persiapkan sebelumnya.

Setelah puas menyalurkan hasratnya, SB lalu keluar untuk selanjutnya digilir DA dan SR, yang juga mengaku menggunakan kondom agar perbuatan mereka -bila saja tidak ketahuan- tidak berbuah malapetaka akibat kehamilan kelak.
Setelah puas melampiaskan nafsu hajatnya, korban diantar pulang.

Disinilah awalnya kasus pemerkosaan itu terkuak, saat kepulangan itu, orang tua korban yang melihat anaknya berjalan sempoyongan disertai aroma alkohol langsung curiga. Setelah ditanya, korban pun langsung berterus terang bila telah diperkosa oleh temannya.

Kontan saja, mendapat pengakuan seperti itu, orang tua korban langsung berang dan melaporkan kasus itu ke kepolisian.

Polisi kemudian menangkap ketiga pelaku masing-masing rumahnya. Selain ketiga pelaku, ikut diamankan sebotol arak, sarung pelaku, kondom bekas serta pakaian dan celana dalam korban untuk dijadikan barang bukti.

“Ketiga pelaku dijerat dengan pasal 81 Ayat I UURI Tahun 2002 tentang perlindungan anak, sub pasal 285 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 14 tahun penjara,” terang Siti.

21 Februari 2011 - Posted by | Uncategorized | , , , , , , ,

4 Komentar »

  1. hukuman pancung yg pantas buat mereka semua

    Komentar oleh bono | 4 Mei 2011 | Balas

  2. busuk
    bagaiman nasib ank muda trenggalek kaslau semuanya seperti ini
    malu q melihat

    Komentar oleh Anonymous | 24 Desember 2011 | Balas

    • akibat doyan miras yaa begini fikiran tak waras

      Komentar oleh Anonymous | 6 April 2013 | Balas

  3. Bohonglah itu itu amoy emang peminum, klok bukan peminum ya tak maulh di ajak main krumh plaku

    Komentar oleh Anonymous | 1 Februari 2014 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: