Erens's Blog

Cuma Berekspresi doang!

Video Penistaan Agama Resahkan Warga Madura

BANGKALAN – Agama yang sering dikatakan sebagai pembentuk watak yang mulya ternyata seperti tong kosong yang nyaring bunyinya. Mungkin ini memang fakta yang tidak bisa dianggap kebetulan, dengan berbagai kejadian selama ini bahwa kasus-kasus yang berlatar belakang agama lah sebagai penyumbang berbagai alasan dalam melakukan pelanggaran-pelanggaran hak-hak dasar manusia dalam berinteraksi dengan sesama manusia lain. Setidaknya kita bisa melihat pada beberapa kasus yang kuat melekat dalam pikiran kita, antara lain kasus Poso, kasus Ambon, kasus Ketapang, kasus Kupang, kasus bom Bali, kasus bom Kuningan, kasus Tibo cs, kasus penyerangan AKKBB di silang Monas dan masih banyak lainnya. Bila mau jujur, kasus-kasus tersebut sebenarnya sangat brutal, sangat tidak manusiawi. Tapi inilah faktanya, brutalisme justru mencuat dari kepentingan agama. Bila perseteruan masuk dalam ranah agama bisa jadi hal yang sangat sepele bisa berkembang menjadi hal yang luar biasa besarnya dan sangat sulit terkontrol. Ini sulit dimengerti dan menjadi tidak masuk akal untuk sekedar berpikir dengan keluguan belaka. Tapi itulah faktanya.

Berikut ini news dari Okezone:


Video Penistaan Agama Resahkan Warga Madura

Belakangan ini beberapa warga yang ada di Pulau Madura,khususnya Kabupaten Bangkalan, dibuat resah dengan beredarnya video yang berisi tentang penistaan terhadap agama. Kini, video yang berjudul Otang Martabat (Hutang Martabat) tersebut diduga kuat telah beredar di khalayak umum.

Rekaman video tersebut pertama kali ditemukan Kholil AG Institute, di sebuah situs youtube. Dalam tayangan yang berdurasi sekitar 45 menit, secara garis besar berisi tentang
aktivitas umat muslim mulai dari salat jamaah, mengaji, hingga ceramah agama.

Bila dilihat sepintas, dalam tayangan yang terdiri dari
empat seri itu, lebih
menampakkan ritual ibadah umat muslim. Namun, bila disimak hingga tuntas, ternyata berisi tentang ajaran agama lain (Kristen)
yang sengaja disisipkan di bagian ceramah agama.
Bahkan, secara jelas juga menggabarkan tentang nabi dan kitab Injil.

Demikian juga salah satu orang yang ditokohkan, dia
memakai surban dan
songkok, layaknya seorang ustadz. Namun, di salah satu adegan yang dimainkan, justru sering kali sang ustadz menyebut
Nabi Isa dan menunjuk tiga titik yang ada di bagian
tubuhnya, sama dengan saat penganut agama
Kristen yang sedang
beribadah.

“Ini jelas-jelas ada unsur penistaan agama, yang
diduga kuat telah disisipkan oleh penganut agama lain,” ujar Direktur Kholil AG
Institute, KH Imam Bukhori Kholil, di Madura, Rabu (5/8
/2009).

Akibat maraknya video yang berlatar Arek Lancor, ikon Kabupaten Pamekasan, emosi warga Madura pun terpicu. Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, akhirnya
Imam memilih untuk
melaporkan temuan
tersebut ke Polres
Bangkalan, dengan harapan agar segera diusut tuntas.

Bila tidak segera dilakukan tindakan lebih konkrit,
Imam khawatir akan
mengundang kemarahan warga Madura yang mayoritas muslim. Dia menilai tidak ada alasan untuk tidak melakukan pengusutan, karena dalam laporannya telah disertai dengan barang bukti (BB) berupa satu keeping VCD yang berisi video Otang
Martabat. “Sebelum ulama Madura merespons lebih
lanjut, ada baiknya pihak kepolisian untuk segera
mengusut tuntas,” tambah Imam.

Pengasuh pondok
pesantren Ibnu Kholil
Bangkalan ini menjelaskan, pelaku yang menyebarkan
video penistaan agama, diduga kuat merupakan orang yang paham akan
kultur Madura. Itu bisa dilihat dari setting lokasi, budaya dan bahasa yang digunakan, terlihat sangat kental nuansa Madura.
“Kalau perlu tidak hanya pemeran yang ada dalam video itu yang ditangkap.
Aktor intelektualnya juga harus disikat tuntas,” terangnya.

Apa yang anda pikirkan?

6 Agustus 2009 - Posted by | Agama | , , , , , , , , , , , , , , ,

3 Komentar »

  1. Bakal ada pembakaran gereja lagi ya KH Imam Bukhori Kholil?? Karna dari nada bicara anda mengarah kesana. Kalo saya jadi polisi (tentu saja polisi yang cerdas) yang pertama kali saya curigai dan wajib diperiksa adalah anda. Bodoh sekali bila saya tidak mencurigai anda, sebab ada beberapa pertimbangan rasional untuk itu: pertama anda punya kepentingan untuk hal ini. Sebab kasus-kasus seperti inilah yang membuat anda tetap eksis ditengah-tengah umat yang rendah intelektualnya. Yang kedua, orang bodoh pun tau agama-agam lain tidak seperti agama yang anda anut, tentu saja kecuali punya niat jelek seperti anda, baru bisa percaya! Yang ketiga indikasi keterlibatan (rekayasa) nampak dari secara langsung anda telah mengucapkan “Ini jelas-jelas ada unsur penistaan agama, yang
    diduga kuat telah disisipkan oleh penganut agama lain,” anda tau dari mana bahwa penganut agama lain yang lakukan itu? Apakah ada budaya agama lain yang suka mencari-cari kesalahan seperti budaya kepercayaan anda itu? Apakah anda tau bahwa agama lain (kristen) tidak pernah mengklaim penistaan agama dengan upaya dan fakta pembelokan cerita-cerita (sejarah) kristen yang tidak sesuai kontekstual injil yang dikutip dan diajarkan Alquran? Yang ke empat kengototan anda juga bisa jadi indikasi kuat untuk itu, toh bukti sepihak sepeti itu mudah dibuat, saksi-saksinyapun bisa direkayasa demi agama? Sekali lagi hanya orang bodohlah yang mudah termakan provokasi anda apalagi yang tidak tau fundamen ajaran kristen yang tidak menghalalkan segala cara!
    Terimakasih buat admin bila tidak memblokir comment saya ini.

    Komentar oleh Sam G. | 6 Agustus 2009 | Balas

  2. Masuk akal juga itu Sam, sepeti juga kata adminnya, kita sependapat. Tokoh-tokoh agama semacam Ibnu Kholil itu memang akan eksis kalau masyrakat kita ini diobok-obok. Saat suasana keruh tak menentu itulah mereka bisa tampil untuk mempengaruhi masyarakat serta memperoleh dukungan serta memanfaatkan kebodohan masyrakat untuk tujuan-tujuan mereka. Aku sekuju sama Sam. Masyarakat mestinya waspada dengan tokoh-tokoh semacam mereka itu. Percayalah, ujung-ujungnya masyrakatlah yang susah, itu pasti!

    Komentar oleh Dika | 11 Agustus 2009 | Balas

  3. polisi silahkan mengusut dan menangkap karena memang sudah menggunakan agama lain utk menyebarkan agamanya..bila memang isi video itu begitu..

    saya setuju..dgn sam..

    teknik para radikal selalu dengan membenturkan umat muslim dengan agama lain sehingga mereka bisa menjadi pemimpin bagi umat muslim..halangan mereka sebenarnya bukan non muslim..hambatan mereka adalah muslim yg toleran..tapi mereka tau klo umat muslim dibenturkan dgn non muslim mereka akan dijadikan pemimpin karna lebih paham agama..(cenderung org klo masalah agama tidak percaya diri dan lebih manut sama yg hafal Qur`annya lebih khatam)

    Komentar oleh mantab | 1 November 2009 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: