Pembunuhan Domi Rubu Tahun 1999 Diadukan keKomnas HAM

Kefa, Keluarga almarhum Dominikus Rubu akhirnya mengadu ke Jhon Nelson Simanjuntak, anggota Komnas HAM, Rabu (24/6), berkaitan dengan mengendapnya kasus kematian Dominikus Rubu yang ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa pada ruas jalan Kartini, tepat pada perempatan pasar lama, Kefa Tengah, 20 September 1999, 10 tahun lalu.
Dalam pengaduannya, wakil keluarga almarhum Dominikus Rubu, Yane Rubu serta Yerum Hausufa mengungkapkan kekecewaan mereka sehubungan dengan kinerja aparat polisi dalam menangani kasus pembunuhan saudara mereka yang sangat tidak wajar. Dikeluhkan bahwa dalam penanganan kasus itu oleh Polres TTU sepertinya hilang begitu saja seiring dengan pergantian Kapolres serta pejabat-pejabat dilingkungan Polres TTU.
“Pernah kami ke Polres, setelah empat puluh hari, menanyakan perkembangan kasus kematian saudara saya, tapi apa kata Kasatserse saat itu bahwa pengungkapan kasus saudara kami itu ibarat mengubah bubur jadi nasi,” ungkap Yane. Menurut Yane jawaban itu sangat mengecewakan dan membingungkan keluarganya, sebab harapan mereka adalah pengungkapan kasus kematian tidak wajar itu justru mengalami hambatan serius oleh aparat penegak hukum. “Jawaban Kasat Serse seperti itu membuat kami kehilangan tumpuan harapan. Karena polisi yang kita harapkan untuk tangani proses hukum kematian saudara kami justru memberikan jawaban yang tidak menyejukan,” lanjutnya.
Menanggapa pengaduan tersebut, Jhon Nelson Simanjuntak mengarahkan keluarga almarhum Dominikus Rubu agar membuat laporan resmi secara tertulis kepada Komnas HAM, yang nanti akan dijadikan referensi dalam memperjuangkan penyelesaian kasus dimaksud pada tingkat nasional, usai pilpres 8 Juli mendatang.
Lebih lanjut dia juga mengarahkan keluarga agar jangan bosan dan terus mempertanyakan perkembangan kasus tersebut kepada Polres TTU. “Ini hak keluarga korban yang dijamin oleh undang-undang,” tandasnya kepada keluarga almarhum Dominikus Rubu.

Satu Tanggapan

  1. Kasus pembunuhan saja sudah seperti ini, bisa dibayangkan penanganannya seperti apa pada kasust-kasus kecil ? Ini adalah fakta seperti apa gambaran Polri di Indonesia.

Tinggalkan Balasan